Urutkan
Hilman H
22 September 2022 11:43
1
Aisha P
22 September 2022 11:43
2
Silmi H
22 September 2022 11:42
15
Bani N
22 September 2022 11:42
1
Hilman H
22 September 2022 11:42
1
Bani N
22 September 2022 11:42
1
Hilman H
22 September 2022 11:42
2
Silmi H
22 September 2022 11:42
1
Silmi H
22 September 2022 11:42
11
Bani N
22 September 2022 11:42
4
Kutipan artikel berikut untuk soal nomor 1 –5
Mencipta Lebih Banyak Unicorn
Istilah unicorn tiba-tiba populer. Sebagian besar masyarakat belum tahu istilah unicorn. Istilah ini merujuk pada perusahaan rintisan (startup) yang telah memiliki aset di atas satu miliar dolar AS; Jadi, tidak banyak perusahaan yang bisa menyandang status unicorn. Di dunia ada sembilan unicorn, empat di antaranya di Indonesia yaitu GO-JEK, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.
Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan selalu menyampaikan akan menciptakan lebih banyak unicorn. Namun, ambisi tersebut tidak mudah. Di Indonesia masih kekurangan wirausaha, apalagi kategori unicorn. Menurut data Kementerian Koperasi dan UKM pada 2018, hanya terdapat 3,1 persen wirausaha di Indonesia. Walaupun melebihi standar intemasional, yaitu 2 persen, angka ini masih jauh di bawah Malaysia (5 persen) dan Singapura (7 persen).
Ada beberapa faktor yang memengaruhi jumlah wirausaha di Indonesia yang belum banyak. Salah satu faktor tersebut adalah sulitnya memulai usaha. Dalam Indeks Kemudahan Berbisnis Bank Dunia, Indonesia menempati posisi ke-72 dari 190 negara pada tahun 2018.
Untuk menciptakan unicorn baru diperlukan beberapa faktor. Faktor tersebut adalah sumber daya manusia (SDM). Selain SDM, faktor lain yang memengaruhi penciptaan unicorn baru adalah infrastruktur telekomunikasi (tol langit) yang melengkapi tol darat dan laut. Tol langit adalah pembangunan serat optik sepanjang 36.000 kilometer. Pembangunan serat optik kemudian dibagi-bagi dalam lingkar-lingkar kecil per wilayah yang kemudian dikenal dengan nama Palapa Ring (PR).
Menciptakan unicorn tidaklah mudah. Unicorn membutuhkan jumlah wirausaha yang banyak. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia menciptakan sumber daya manusia dan melengkapi infrastruktur telekomunikasi agar tercipta unicorn baru.
Disadur dari: http://www.koran-jakarta,com/mencipta-lebih-banyak-unicorn/, diunduh 26 Februari 2019
Pemyataan yang sesuai dengan bagian pembuka artikel tersebut adalah...
2
5.0
Konjungsi perlawanan terdapat pada kalimat nomor ....
2
4.6
Apa yang dimaksud dengan alur regresi?
2
5.0
Bacalah teks berikut!
Memandangi koran, melahap foto doktor termuda Indonesia, I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi W.S, 27 tahun, mataku tidak berkedip. "Cantik, badannya bagus, senyumnya memesona," gumamku memuji. "Kalau aku masih muda aku akan datang kepadamu dan langsung melamar."
Ami yang sejak tadi di belakangku nyeletuk, "Begitu ya? Bagaimana kalau ditolak?" Aku mengangguk. "Ditolak, diusir, bahkan diinjek-injek pun aku malah senang. Aku kagum di Indonesia ini masih ada perempuan yang belum kepala tiga sudah jadi doktor. Sudah jadi bintang di malam gelap bagi pelaut yang sesat. Gila"
(Rasa, Putu Wijaya)
Karakter tokoh aku dalam kutipan cerpen tersebut adalah . . . .
4
3.0
Jelaskan keteladanan dari tokoh Jokowi tersebut!
6
3.0
Apakah negosiasi tersebut mencapai keberhasilan? Jelaskan!
1
5.0
Proposal kegiatan dipergunakan dengan tujuan...
1
5.0
Bacalah teks berikut!
"Apabila kita biarkan Monang kuliah dan pergi meninggalkan kita, berarti kita membiarkan tanah leluhur kita telantar dan suatu saat akan dikuasai orang lain. Aku ingin terus hidup dan mati di sini sebagaimana juga aku menghendaki Monang hidup serta mati di kampung ini," ucap Ayah dengan suara tinggi.
Apa perbedaan nilai etika dan nilai estetika?
3
5.0
Bacalah teks berikut!
"Apabila kita biarkan Monang kuliah dan pergi meninggalkan kita, berarti kita membiarkan tanah leluhur kita telantar dan suatu saat akan dikuasai orang lain. Aku ingin terus hidup dan mati di sini sebagaimana juga aku menghendaki Monang hidup serta mati di kampung ini," ucap Ayah dengan suara tinggi.
Apa yang dimaksud dengan nilai moral?
4
5.0
Bacalah teks berikut!
Waktu lampu dipadamkan, aku menjadi gelisah. Aku tidak bisa tidur. Malam terasa hening dan suara-suara malam terdengar lebih nyaring. Suara-suara itu menambah runcingnya kengerian yang sedang menganggu pikiranku. Dengkur Toshihiko seperti langkah-langkah teratur dan suatu makhluk gaib yang makin mendekati tempatku. Dan potret Koichi Hosaka, prajurit Jepang yang kubunuh itu, terasa menusukkan pandangannya ke ubun-ubun kepalaku. Aku merasa ruh Koichi Hosaka sedang menunggu di dekatku. Mungkin, ia sedang menanti saat untuk membalas dendam, membunuh aku di rumah sendiri.
("Potret Seorang Prajurit", M. Diponegoro)
Permasalahan yang terjadi dalam kutipan cerita tersebut adalah . . . .
1
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia