Roboguru

SMP Bahasa Indonesia: Pertanyaan, Jawaban, Latihan Soal & Pembahasan

Urutkan

Analisis teks di atas! Tulis hasilnya dalam format tabel berikut ini!

 

Analisis Hasil Analisis
Judul  
Struktur

Orientasi paragraf....

Komplikasi paragraf....

Resolusi paragraf....

Koda paragraf....

Jenis Cerita  
Tema  
Penokohan
  1. Watak
  2. Watak
  3. Watak
  4. Watak
  5. Watak
Latar
  1. Tempat:
  2. Waktu:
  3. Suasana:
Alur  
Amanat  
Kata ganti yang digunakan  
Kata cerapan pancaindera  
Pilihan kata bermakna  
Konjungsi/kata hubung  
Kalimat ungkapan keterkejutan  
Kalimat langsung/dialog  
 

Pembahasan:

Dalam sebuah cerita, tentu saja terdapat berbagai macam unsur yang membentuk cerita itu sendiri.

Oleh karena itu, dapat kita analisis beberapa unsur yang terdapat pada cerita fantasi tersebut pada tabel bawah ini.

Analisis Hasil Analisis
Judul Pilt, Monster yang Tak Menyeramkan
Struktur

Orientasi paragraf 1-14

Komplikasi paragraf 15-33

Resolusi paragraf 35-41

Koda paragraf 42-44

Jenis Cerita Cerita fantasi total
Tema Persahabatan
Penokohan
  1. Aku: Bersahabat
  2. Pilt: Baik hati
  3. Artur: Pemberani
  4. Jeni: Patuh
  5. Warga: Diskriminatif
Latar
  1. Tempat: Lembang dan gua di Afrika
  2. Waktu: Siang-sore-malam
  3. Suasana: Santai dan heroik
Alur Maju
Amanat Bertemanlah dengan siapa saja tanpa memandang latar belakang
Kata ganti yang digunakan Aku, dia, mereka, kamu, dan kami
Kata cerapan pancaindera Melihat, merasa, menjerit, mengusap, berkata
Pilihan kata bermakna Makhluk, monster, nenek moyang
Konjungsi/kata hubung Lalu, kemudian, kini, mulanya, setelah itu, akhirnya
Kalimat ungkapan keterkejutan Wah!, Aaaaa! Jangan takut!, Kini Artur berada di sarang monster!
Kalimat langsung/dialog

''Temanku? Maksudmu, Artur?" tanyaku berdebar-debar.

"Halo, monster tampan," sapa monster berkepala naga, "Rupanya kau bawa teman lagi?"

"Apa aku bisa keluar dari tempat ini?" tanyaku kemudian.

 

0

Roboguru

Tuliskan ringkasan teks tersebut.

Pembahasan:

Ringkasan adalah penyajian karangan dalam bentuk yang lebih singkat dan efektif.

Cara membuat ringkasan adalah sebagai berikut:

  1. Membaca teks secara keseluruhan.
  2. Menulisan gagasan-gagasan utama yang terdapat di dalam setiap paragraf.
  3. Membuat kerangka berdasarkan gagasan utama yang telah ditemukan.
  4. Menyusun ringkasan berdasarkan gagasan utama yang telah ditulis.

Teks tersebut berisi mengenai fenomena phubbing, penelitian mengenai phubbing, beberapa penyebab, serta akibat adanya phubbing.

Ringkasan dapat ditulis berdasarkan gagasan pokok tiap paragraf. Berikut merupakan gagasan pokok tiap paragrafnya:

  1. Phubbing bisa diartikan sebagai perilaku lebih memilih melihat ponsel dari pada memedulikan lawan bicara.
  2. Phubbing yang dimaksudkan untuk komunikasi jarak jauh melalui media sosial atau SMS justru dapat mengganggu hubungan yang sedang berlangsung dengan orang lain di hadapan kita.
  3. Beberapa penelitian menunjukkan phubbing membuat interaksi tatap muka menjadi kurang berarti.
  4. Hal yang perlu dipahami mengenai phubbing adalah kenyataan bahwa hal tersebut dapat dijadikan alasan untuk menjauhkan diri dari lawan bicara dengan sengaja. 
  5. Jika phubbing terjadi dan terlalu sering dimaklumi, akan ada efek jangka panjang yang dialami orang yang melakukannya.
  6. Melakukan phubbing membuat orang lain merasa dikucilkan.

Dengan demikian, ringkasan dari teks tersebut adalah Phubbing merupakan perilaku lebih memilih melihat ponsel dari pada memedulikan lawan bicara. Aktifitas ini bukanlah suatu hal yang positif karena dapat mengganggu hubungan yang sedang berlangsung dengan orang lain yang ada di hadapan kita. Beberapa penelitian menunjukkan phubbing membuat interaksi tatap muka menjadi kurang berarti. Bahkan, adanya ponsel di dekat kita, meski tidak digunakan selama percakapan, dapat mengurangi kualitas hubungan. Phubbing dapat dijadikan alasan untuk menjauhkan diri dari lawan bicara dengan sengaja. Jika phubbing terjadi dan terlalu sering dimaklumi, akan ada efek jangka panjang yang dialami orang yang melakukannya. Karen M Douglas dalam artikelnya yang berjudul The Effects of Phubbing on Social Interaction menyatakan bahwa phubbing mengancam empat kebutuhan dasar manusia, yaitu rasa memilki, harga diri, keberadaan, dan kendali yang bermakna. Melakukan phubbing membuat orang lain merasa dikucilkan. Bahkan, orang akan merasa diremehkan atau dicela saat seseorang melakukan phubbing kepadanya. 

0

Roboguru
12

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved