Urutkan
Andy D
15 Januari 2023 22:36
5
Juliana I
15 Januari 2023 22:36
1
Juliana I
15 Januari 2023 22:35
1
Juliana I
15 Januari 2023 22:35
1
Fadelia B
15 Januari 2023 22:35
10
Rini P
15 Januari 2023 22:35
6
Andy D
15 Januari 2023 22:35
1
Juliana I
15 Januari 2023 22:35
2
Rini P
15 Januari 2023 22:35
1
Andy D
15 Januari 2023 22:35
1
|
(1) Diskursus soal daftar pemilih tetap (DPT) berkembang dan berubah dalam ekstrem yang berbeda. (2) Sebelum hari pemilihan 11 Juli sejumlah tim sukses mempersoalkan DPT yang kelebihan pemillih karena adanya dugaan pemilih ganda, pemilih yang sudah meninggal, dan pemilih yang sebenarnya tak berhak memilih, tetapi masuk dalam DPT. (3) Dua hari menjelang pilkada, KPU Jakarta bahkan mencoret lebih dari 20.000 pemilih dari jumlah pemilih mencapai 6,9 juta. (4) Pada hari pemilihan dan setelah pemilihan, diskursus yang berkembang justru berbeda. (5) Pemilih protes karena nama mereka tidak tercantum dalam DPT. |
Tujuan penulis dalam kutipan tersebut adalah...
2
4.5
|
Selama ini Anisa menjadi ... keluarganya. Ia harus ... guna memenuhi kebutuhan keluarga. Ayahnya sebagai ... sudah tidak mampu mencapai mencari nafkah. Tubuhnya yang tua renta dan sakit-sakitan tidak sanggup lagi bekerja. |
Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah...
3
3.6
|
Topik : Upaya menanamkan rasa cinta terhadap kesenian tradisional di kalangan remaja |
Kalimat latar belakang yang sesuai dengan topik tersebut adalah...
7
3.4
Cermati penjelasan berikut!
Kumpulan cerpen Hujan kepagian terdiri atas enam buah cerita. Cerpen tersebut mengisahkan kesaksian tentang revolusi kemerdekaan. Tidak banyak karya sastra menampilkan kisah-kisah revolusi, yang kisahnya dialami sendiri oleh pengarangnya. Perang yang dicerikatan dalam cerpen tidak hanya dilihat dari sudur peristiwa yang berkaitan dengan tindakan-tindakan serbaheroik para pelakunya. Dalam buku Hujan Kepagian ini bisa dilihat banyak sisi yang lebih manusiawi. Pengarangnya sendiri juga terlibat langsung dalam perjuangan kemerdekaan saat menjadi anggota tentara pelajar. Pengalaman-pengalaman selama revolusi ini sangat menarik.
Dalam buku ini, antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya terdapat keterkaitan. Isi ceritanya sangat unik dan menarik. Bahasa yang digunakan pengarang sederhana, tetapi memikat. Kalimat-kalimat dalam paragraf disusun secara runtut sehingga mudah dipahami.
Disadur dari: http://candycoffin.blogspot.co.id/2014/09/contoh-resensi-buku.html, diunduh 8 Februari 2018
Kalimat resensi yang tepat menyatakan keunggulan isi buku sesuai penjelasan tersebut adalah ...
1
4.3
Bacalah kutipan cerita rakyat berikut!
Pada zaman dahulu di daerah pedalaman Kalimantan Barat, hiduplah lak-laki yang gagah perkasa. Laki-laki itu bernama Bujang Beji. Ia buan saja seorang yang gagah perkasa, melainkan juga memiliki kesaktian yang luar biasa dari segala kemampuan yang dimiliki oleh manusia biasa yang juga gagah berani.
Bujang Beji keturunan Batara Puyanggana, yaitu makhluk perkasa penguasa bumi. Jika akan mengerjakan ladang, suku Dayak pedalaman ini akan memohon pertolongan Batara Puyanggana ini dengan cara memberikan sesajian yang oleh penduduk disebut Pedarak Pegelak.
Walaupun Bujang Beji gagah perkasa dan keturuna Batara, Ia memiliki tingkah laku yang tidak terpuji. Sifat yang menonjol pada dirinya adalah sifat kecemburuan sosial yang melampaui batas. Ia paling tidak suka melihat orang lain senang dan bahagia, walaupun kesenangan itu diperoleh dengan cucuran keringat. Karena sifatnya yang kurang baik ini, ia diusir dari keluarganya dan turun ke dunia ini dengan menjelma menjadi laki-laki gagah. Setelah ia turun ke dunia, sifatnya tidak berubah, bahkan semakin menjadi-jadi.
dikutip dari: Syahzaman, "Bujang Beji dan Tumenggung Murubai" dalam Cerita Rakyat dari Kalimantan Barat, Jakarta, Grasindo, 1994
Keterkaitan isi cerita rakyat dengan kehidupan saat ini dalam kutipan tersebut adalah ...
10
4.2
|
Di sebuah hujan yang lebat, ketika kami seperti biasa, bermain sepak bola, juga bermain kristal-kristal lembut di punggung- punggung daun pandan ibu-ibu warga desa. Sebuah peristiwa telah berhasil membuatku diam bagai batu, tetapi tidak ada setetes air pun yang mengalir di atasku. Hujan itu, air berlarian, mengombak di parit-parit depan rumah di pinggir jalan raya. “Agh ... kak ..., tolong ... to ...,” suara Ujo, adik kembarku setengah berteriak. “Ujo ..., “ ucapku berteriak. Terasa sebongkah kerikil menutup kerongkonganku. Namun, tidak banyak yang dapat kulakukan. Kakiku gemetar, ... (Hujan dan Seikat Seruni, Nurul Hasa, Horison IV/2010) |
Kalimat kritik yang menyatakan kelemahan sesuai dengan kutipan tersebut adalah...
3
5.0
|
“Ya Allah, Gusti Allah, Bude,” Surastri terisak, “Kami semua mengira Bude sudah meninggal, ternyata Bude Humaini masih hidup. Alhamdulillah.” Para mahasiswi yang kost di rumah sewa itu akhirnya tahu. Ternyata selama ini Astuti menyimpan bebannya sampai rapat. Tempat mengadunya hanya satu, Tuhan di atas sana. Mengaji membaca Al-Quran setiap malam yang dilakukan sampai menangis adalah cara yang dipilihnya dalam memohon Tuhan mengembalikan ibunya. Segenap penghuni rumah kost itu tehenyak ketika mereka membayangkan, bagaimana kira-kira yang mereka rasakan jika merekalah yang mengalami peristiwa itu. (Ratu Kecantikan, Langit Kresna Hariadi) |
Amanat yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah...
5
4.5
Bacalah teks berikut!
Celengan ayam itu kutimang-timang. Terasa berat di tanganku. Mungkin sudah ada beratus-ratus uang logam dan lembaran ribuan di dalamnya. Mungkin isinya sudah cukup untuk membeli playstation impianku. Tapi, kembali terngiang ucapan ibu tadi siang. "Yan, bagaimana menurutmu kalau celengan ayammu tidak usah kau gunakan untuk membeli playstation" ucap ibu lirih.
Nilai moral yang terdapat pada teks tersebut adalah ....
2
5.0
Bacalah teks berikut!
Sepulang sekolah, dia mengikuti jejak temannya mengantar koran harian sore. Seperti saat itu, Memed ngambil koran harian sore dan mengantarkan ke rumah para pelanggannya.
Selesai mengantar koran sore, Memed langsung pulang. Namun, sebelum sampai di rumah, hujan turun dengan deras. Dia berteduh di emperan toko. Saat itu ia melihat ada anak yang tergelincir dan masuk ke selokan. Memed menolong anak itu dan membawa ke rumah sakit.
"Siapa namamu?" tanya Memed.
''Namaku Doni," jawab anak itu.
Sesampainya di rumah sakit, Memed membawa Doni ke ruang gawat darurat.
Tindakan terpuji tokoh Memed adalah ....
1
4.2
Menurut buku ini, pendidikan merupakan kegiatan yang hanya dilakukan manusia yang mencakup semua pengalaman serta pemikiran manusia tentang makna dari pendidikan. Pendidikan sebagai suatu praktik dalam kehidupan, sama halnya dengan kegiatan-kegiatan lain. Seperti kegiatan ekonomi, agama, hukum, dan lain-lain. Selain itu, kita sebagai manusia juga dapat mempelajari pendidikan secara akademik, baik itu secara empiris yang bersumber dari pengalaman seseorang maupun dengan jalan perenungan-perenungan.
Hal yang dapat kita peroleh apabila membaca buku seperti itu adalah ....
1
4.3
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia