Urutkan
Yudhistira Y
07 September 2022 11:02
1
Nakula N
07 September 2022 11:02
1
Arjuna A
07 September 2022 11:02
3
Suropati S
07 September 2022 11:02
1
Yudhistira Y
07 September 2022 11:02
1
Vincenzo V
07 September 2022 08:09
4
Cassano C
07 September 2022 08:01
6
Vincenzo V
07 September 2022 08:01
3
Paul P
07 September 2022 08:00
1
Cassano C
07 September 2022 07:59
1
Bacalah kedua kutipan novel berikut!
Kutipan Novel 1
Mereka orang-orang wajar selayaknya di desa-desa lain. Seperti kebanyakan orang, baik dalam pergaulan, sembahyang ke masjid, ngobrol di warung kopi. Bekerja bakti bersama membangun rumah, jalan atau perhelatan. Mereka adalah manusia biasa, rukun, dan saling rnenolong satu sama lain.
Kutipan Novel 2
“Kita sholat maghrib, yuk” pinta Anna sambil menutup gorden “Ayuk” Iqbal masuk kamar mandi wudhu bergantian dengan Anna. Setelah itu mereka shalat berjamaah. Anna adalah istri yang sabar, kebiasaan itu selalu dilakukan setiap hari.
Perbedaan latar sosial kedua kutipan novel tersebut adalah ....
1
5.0
|
Harga BBM di dalam negeri beberapa tahun terakhir ini, mengalami beberapa kali kenaikan yang cukup besar. Karena itu, sudah sewajarnya jika jasa transportasi, baik angkutan penumpang maupun barang menyesuaikan tarifnya ... |
Kalimat yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang pada paragraf sebab-akibat tersebut adalah ...
2
3.0
Buku ini dapat menuntun remaja perempuan zaman sekarang untuk bisa mengubah diri ke jalan yang benar sesuai dengan tuntunan agama. Bahasa buku ini mudah sekali untuk dipahami. Bahasanya merupakan bahasa yang populer dan gaul. Jilidnya juga sangat menarik dengan kartun yang lucu dan penuh warna yang menambah nuansa keistimewaan buku ini.
Cuplikan itu berisi tentang ....
1
3.3
Perhatikan kedua kutipan puisi berikut!
Puisi Lama
Bapak tani menanam tebu,
pembeli datang bertanya harga
Wai ananda hormati Ibu
karena Ibu jalan ke surga
Puisi Baru
Api Unggun
Diam tenag kami memandang,
api unggun menyala riang
menjilat meloncat menari girang,
berkilat-kilat bersinar terang
...
dikutip dari: Sutan Takdir Alisjahbana, Puisi Baru, Jakarta, Dian Rakyat, 2008
Perbedaan antara kedua puisi tersebut adalah...
1
4.0
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Kata Ki Lurah, harga sudah ditetapkan oleh pimpinan proyek dari pusat, jadi tidak bisa diganggu gugat lagi. Namun, Pakde Karto tidak bisa mempercayainya begitu saja. Apalagi sebelum pembayaran uang gusuran kepada rakyat, Ki Lurah membeli mobil baru. Ini yang membuat Pakde Karto curiga.
Tapi lagi-lagi Pakde Karto tidak bisa berbuat banyak dengan ulah Ki Lurah. Pakde Karto hanya bisa dia dan memilihi untuk tidak mengikuti rapat warga. Mungkin Pakde Karto merasa tidak enak membantah kata-kata Ki Lurah, sebab Pakde telah banyak makan jasa dan belas kasihan darinya.
"Yang namanya wong cilik, kalau mau hidup selamat harus nurut kata atasan," jelas Pakde Karto ketika aku bertanya.
Dikutip dari: Muhammad Sukri, "Pakde Karto" dalam Kucing Tiga Warna Kumpulan Cerita Pendek, Bandung, Asy Syaamil, 2002.
Konflik dalam kutipan cerpen tersebut adalah ...
1
5.0
Cermati paragraf berikut!
Rumah sehat harus memiliki ruang tamu, ruang makan, ruang tidur dan kamar mandi. Tiap-tiap ruangan ini memiliki fungsi yang berbeda. Ruang tamu berfungsi sebagai tempat menerim atamu yang datang ke rumah. Ruangan ini mendukung keluarga untuk bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Ruang tamu diusahakan agar selalu dalam keadaan bersih dan tertata rapi. Dengan demikian, ruang tamu akan tampak indah dipandang mata dan tamu yang datang akan merasa nyaman.
Kata ini dalam kalimat kedua pada paragraf tersebut mengacu pada....
1
5.0
| Novel I | Novel II |
|---|---|
| Ingin rasanya aku berteriak mendenganr pertanyaan bodoh adikku ini. Biasanya aku akan bilang, “Ya enggak gitu, bodoh!” Tapi mama sudah melarangku mengatakan kata itu lagi. Katanya, anak baik tidak boleh berkata kasar. “Priska tidak bodoh, Vin. Dia ingin pintar seperti kamu,” kata Mama. | Ah, mau tak mau, ia harus pergi ke warung bu Rustam. Ia tak mau menolak permintaan ibunya. Warung itu berjarak dua rumah dari rumah Abah. Tanpa terasa, kini Difa berada di depan gang. Siang itu tambah sepi. Mungkin anak-anak di sekitar Blok II belum pulang. |
Perbedaan karakteristik kedua kutipan novel tersebut adalah ...
1
5.0
Cermati paragraf berikut!
1) Sikap penerima telepon mencerminkan citra lembaga di benak penelpon. 2) Apabila penelpon mendapat perlakuan baik dari orang yang menerima teleponnya, dia cendering mengganggap citra lembaga itu positif. 3) Sebaliknya, jika penelpon mendapat perlakuan buruk dari orang yang menerima telepon, dia menganggap citra lembaga itu negatif. 4) Inilah satu hal yang harus Anda sadari sebagai customer service. 5) Untuk dapat membangun citra positif lembaga, Anda perlu memperhatikan etiket bertelpon secara benar.
Disadur dari: Akhmad Khoerul Fahmi dan Hendrawan Prasetyo, Etiket Bertelepon dan Menggunakan Faksmile, Klaten, Saka Mitra Kompetensi, 2013
Kalimat utama paragraf tersebut terdapat pada kalimat nomor ....
3
5.0
Kutipan berikut untuk soal nomor 22 dan 23.
1) Tahun 2008 dicatat sebagai tahun puncak dari sebuah fenomena di dunia sastra Indonesia. 2) Salah satu karya sastra fenomenal yang mampu menggebrak dunia sastra ke layar lebar yaitu Laskar Pelangi. 3) Dalam novel Laskar Pemimpi, ada banyak teori, data, dan fakta yang dengan tegas membantah semua isu modernitas. 4) Namun, sebagai bangsa yang berkembang, kita tidak dapat mengadopsi mentah-mentah segala teori tentang modernitas yang terdapat dalam novel tersebut tanpa mempertimbangkan kebudayaan asli kita. 5) Apabila seperti ini, tentu saja kita akan tetap menjadi bangsa yang mengekor.
Disadur dari: http:lidaenggassing.com/7p 245, diunduh 10 Februari 2018
Masalah pokok yang dibahas dalam kutipan tersebut adalah...
2
1.8
Cermati kutipan esai berikut!
Saadawi, seorang novelis sekaligus feminis kontemporer Mesir yang radikal dan revolusioner. Beliau menggunakan strategi kultural, melalui tulisan-tulisannya untuk menyuarakan keberpihakannya pada perempuan. Karya beliau sering menimbulkan kontroversial. Karya beliau dianggap mengusir kekuasaan yang berpihak pada laki-laki. Beliau juga sangat kritis terhadap realitas kehidupan masyarakat Mesir.
Dikutip dari: Endriani Dwi Susanti, Perempuan di Tini Nol, Perlawanan Perempuan Melawan Tatanan Konservatif dalam Jurnal Perempuan untuk Pencerahan dan Kesetaraan, Jakarta, Yayasan Jurnal Perempuan, 2003
Masalah yang diungkapkan dalam kutipan esai tersebut adalah Sadawi....
9
3.5
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia