Urutkan
Ahn H
07 September 2022 13:52

1
Paul P
07 September 2022 13:52
1
Cassano C
07 September 2022 13:52
2
Vincenzo V
07 September 2022 13:52
1
Ahn H
07 September 2022 13:09
1
Paul P
07 September 2022 13:09
4
Cassano C
07 September 2022 13:09
1
Vincenzo V
07 September 2022 13:09
1
Ahn H
07 September 2022 13:09
1
Paul P
07 September 2022 13:09
1
Bacalah kutipan puisi berikut!
Angin Hutan Cemara
Angin hutan cemara
[...]
Buru-buru bangkit
Menyongsong petani
yang bergegas naik
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi puisi tersebut adalah ....
11
4.7
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Waktu saya masih kecil, setiap Galungan, orang tua saya membelikan saya baju baru. Kedatangan Galungan buat saya jadi istimewa. Saya elu-elukan sejak masih dini. Tak jarang saya berdoa agar hari-hari cepat berlalu dan Galungan yang ditunggu-tunggu segera hadir di depan mata. Bahkan saya berkhayal tentang mungkinkah setiap hari menjadi Galungan.
Waktu itu orang tua saya menjawab.
"Tidak mungkin anakku," katanya, "tidak mungkin Galungan itu datangnya setiap hari. la sudah ditetapkan hanya enam bulan sekali. Jadi, dua kali dalam setahun. Kalau lebih dari itu tidak akan bagus."
Saya tidak tahu apa yang dimaksudnya dengan tidak bagus.
Kini saya sudah tua. Punya anak dan tanggungan tidak kepalang tanggung. Kalau hari Gabungan sudah mendekat, kepala saya pusing. Bagaimana caranya bisa melaksanakan berbagai upacara yang sudah menjadi tugas saya. Di samping itu, bagaimana upaya untuk mendapatkan uang agar para anggota keluarga bisa saya belikan baju baru, masing-masing satu stel.
Dikutip dari: Putu Wijaya, "Galungan" dalam Zig Zag, Jakarta Pustaka Firdaus, 2003
Nilai sosial budaya dalam kutipan cerpen tersebut adalah....
3
4.5
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Pada suatu hari, anak-anak Agus mengadakan rapat. Agus diminta hadir. Di dalam rapat dihitung secara teliti, berapa tahun Agus sudah merawat masing-masing anak itu. Berapa jumlah yang sudah dikeluarkannya. Kemudian, dikompensasikan berapa rupiah yang sudah dikembalikan oleh anak-anak itu. Ternyata hasilnya sudah klop.
"Jadi, mulai sekarang kami berhenti untuk membiayai Bapak dan lbu. Semuanya sudah lunas," kata anak-anak itu.
Agus terkejut.
"Lho kalian jadi tidak akan menunjang bapak dan ibumu lagi?"
"Betul.Tapi tidak hanya itu. Mulai besok kami menjual rumah, mobil, dan semua isi rumah Bapak. Dan pembelinya adalah kami-kami ini semua karena penawaran kami meskipun lebih rendah, itu jauh lebih efisien daripada dibeli orang lain. Hasil penjualan itu akan kami masukkan ke bank atas nama Bapak dan lbu. Lalu Bapak dan lbu akan kami kirim ke rumah jompo."
Agus terbelalak.
"Lho kenapa? Kenapa mesti rumah jompo, kalian kan masih sanggup untuk merawat kami ini, lagi pula kami masih kuat."
Anak-anak Agus menjawab dingin dan yakin
"Itu jelas akan lebih ekonomis."
Agus langsung pingsan.
Dikutip dari: Putu Wijaya, "Binatang" dalam Zig Zag, Jakarta, Pustaka Firdaus, 2003
Penyebab konflik dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
1
5.0
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Langit Jakarta sore ini diselimuti awan mendung. Sepertinya akan memasuki musim penghujan. Aku mempercepat langkahku menuju kontrakan. Hari ini bus Trans Jakarta sedikit terlambat sehingga aku terpaksa harus menunggu kurang lebih satu jam. Jarak dari halte Setia Budi dan kontrakan kurang lebih 350 meter. Jika hujan turun sekarang, tentu aku akan basah kuyup karena tak membawa payung. Beberapa bocah berlarian membawa payung. Jika sebagian orang menghindari hujan, bagi mereka hujan adalah anugerah, sumber pundi-pundi rupiah. Begitulah kehidupan di lbu Kota ini. Dulu aku sering prihatin dan membandingkan mereka dengan bocah di tanah kelahiranku yang sebagian besar tak tahu-menahun soal mencari nafkah di usia mereka.
Dikutip dari: Amateur Writes Indonesia, "Penantian Berharga" dalam Penantian Berharga, Jakarta, One Peach Media, 2018
Latar sosial dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
5
4.5
Bacalah paragraf berikut! Pada umumnya batik yang berasal dari keraton memiliki warna cenderung gelap. Pemakaian warna seperti hitam, merah tua, dan cokelat menjadi warna yang mendominasi. Ciri ini yang kemudian membedakan batik keraton dengan batik daerah pesisir. Batik daerah pesisir memiliki warna dasar yang cerah, seperti biru, hijau, dan merah. Dalam bentuk motif, batik pesisir atau Rusmi menggunakan motif yang berhubungan dengan keadaan sekitar, seperti motif udang, ikan, dan bunga. Disadur darl: htps://www.indonesiakaya.comjelajah-indonesia/ detail/batik-cirebon-batik-yang-selalu-lekat-dengan- motif-mega-mendung, 27 November 2018 Gagasan utama paragraf tersebut adalah....
1
5.0
jakarta dengan seabrek beban saat ini menyandang sekian cap kurang menyenangkan di dunia, diantaranya tercatat di urutan pertama dari 10 kota termacet. kota-kota sekeliling jakarta, seperti Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bogor, pun jadi tujuan pedagang baru. selain bogor, arus urbanisasi ke tangerang, bekasi, dan depok tak kalah cepat dibanding jakarta. kota-kota itu niscaya jadi rekan penyangga dampak urbanisasi di jakarta. disaat kita peduli dengan arus urbanisasi dan masa depan kota semacam smart city untuk jakarta, saatnya kita membuka kembali wacana soal masa depan kota jakarta. pada saat yang sama, kita ingatkan kembali perlunya memberi perhatian lebih pada pembangunan desa.
pihak yang dituju oleh penulis dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah....
9
5.0
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Penyakit adalah kendala yang sangat ditakuti pembudi daya lele. Penyakit menjadi faktor utama penyebab kematian lele dan kegagalan panen. Kemunculan penyakit pada lele disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya air yang kotor atau jarang diganti, ..] pakan berlebih, benih yang sakit sejak dibeli, fasilitas budi daya yang tercemar penyakit, dan kesalahan penanganan. Disadur darl: Surya Gunakan, Kupas Tuntas Budi Daya dan Bisnis Lele, Jakarta, Penebar Swadaya, 2014 Kata yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah....
2
3.0
Perhatikan paragraf rumpang berikut!
Sejumlah ratusan miliar uang rakyat telah dikeluarkan demi [...] pesta [...] untuk mewujudkan kepemimpinan yang dapat mengayomi rakyat. Semua [...] yang maju dalam pemilu telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk memenangkan pesta lima tahunan ini
Kata serapan yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang tersebut adalah...
1
5.0
Bacalah teks berikut!
Di penambangan pasir sudah tak ada lagi pedati, kecuali milik Sabar satu-satunya. Walaupun merasa tersisih oleh hadirnya truk-truk, tetapi Sabar tetap bertahan. Dengan kemahirannya mengendalikan pedati, semua masalah dapat diatasi, termasuk yang dilakukan Sabar saat ini, menaiki tanjakan yang berpasir. Bila tidak berhati-hati, pedatinya bisa tergelincir dan menggelinding mundur. Selama dia masih mengendalikan pedati berarti keluarganya tidak akan kelaparan. Sabar paham benar hal itu.
Nilai moral yang terdapat pada teks tersebut adalah...
1
3.0
Perhatikan kalimat berikut!
Aku pergi ke pasar, kemudian aku pergi ke rumah teman untuk bermain sepak bola.
Perbaikan kalimat tersebut yang tepat adalah...
8
4.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia