Iklan
Pertanyaan
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Langit Jakarta sore ini diselimuti awan mendung. Sepertinya akan memasuki musim penghujan. Aku mempercepat langkahku menuju kontrakan. Hari ini bus Trans Jakarta sedikit terlambat sehingga aku terpaksa harus menunggu kurang lebih satu jam. Jarak dari halte Setia Budi dan kontrakan kurang lebih 350 meter. Jika hujan turun sekarang, tentu aku akan basah kuyup karena tak membawa payung. Beberapa bocah berlarian membawa payung. Jika sebagian orang menghindari hujan, bagi mereka hujan adalah anugerah, sumber pundi-pundi rupiah. Begitulah kehidupan di lbu Kota ini. Dulu aku sering prihatin dan membandingkan mereka dengan bocah di tanah kelahiranku yang sebagian besar tak tahu-menahun soal mencari nafkah di usia mereka.
Dikutip dari: Amateur Writes Indonesia, "Penantian Berharga" dalam Penantian Berharga, Jakarta, One Peach Media, 2018
Latar sosial dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
anak-anak bermain-main air ketika hujan turun
anak-anak membantu membawakan payung
anak-anak yang hidup dengan keprihatinan
anak-anak mencari nafkah ketika hujan turun
anak-anak belajar mencari pengalaman hidup
Iklan
M. Rozalina
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Jambi
5
4.5 (2 rating)
Donna Oktaviana arty
Makasih ❤️
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia