Urutkan
Vincenzo V
14 September 2022 11:23
2
Ahn H
14 September 2022 11:23
2
Paul P
14 September 2022 11:23
9
Cassano C
14 September 2022 11:23
4
Vincenzo V
14 September 2022 11:23
44
Ahn H
14 September 2022 11:23
10
Paul P
14 September 2022 11:22
6
Cassano C
14 September 2022 11:22
5
Vincenzo V
14 September 2022 11:22
7
Ahn H
14 September 2022 11:22
3
Bacalah kutipan novel sejarah berikut!
Dengan ragu Supratman melangkah ke meja yang ditunjuk. Laki-laki yang ada di balik meja hanya meliriknya sekilas. Dia Abdul Muis, laki-laki berkacamata dengan rambut sedikit awut-awutan.
"Maaf?" tanyanya, menanyakan kepentingan Supratman.
[......]
Abdul Muis mendengus. "Maaf, kami tidak sedang mencari orang. Kalau kami mencari, kami pasti membuka lowongan."
Tapi, Supratman sudah telanjur meletakkan surat-surat lamarannya di depan laki-laki itu. "Mohon dipertimbangkan. Sejak beberapa tahun terakhir di Makassar, saya banyak membaca Kaum Muda. Jadi, besar harapan saya bekerja di sini.
(Dikutip dari: Yudhi Herwibowo, Sang Penggesek Biola: Sebuah Roman Wage Rudolf Supratman, Tangerang Selatan, Imania, 2018)
Kalimat yang sesuai untuk melengkapi kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
2
5.0
Perhatikan teks berikut!
Ubur-Ubur Laut
Ubur-ubur adalah hewan karnivor yang hidup di laut dan jenisnya amat beragam, dari yang berukuran kecil hingga berukuran raksasa. Ubur-ubur yang sangat umum dijurnpai di laut adalah dari kelas Scychozba (Scyphomedesae). Jenis ubur-ubur ini diperkirakan ada 200 jenis.
Ubur-ubur Scyphozoa (Scyphomedusae) mempunyai ciri antara lain tubuhnya berbentuk payung atau genta yang disertai dengan umbai-umbai berupa tentakel. Bagian payung sebelah atas berbentuk cembung dan disebut eksumbrela (exumbretia). Bagian bawah berbentuk cekung subumbrela (subumbrella). Di antara keduanya terdapat mesoglea yang mempunyai lendir yang sangat kental. Di tengah subumbrela terdapat bukaan mulut.
Ubur-ubur ini dicirikan dengan adanya sel-sel penyengat yang disebut nematosis (nematocyst) yang mengandung racun. Nematosis hampir terdapat di sekujur tubuhnya. Namun, nematosis yang terbanyak terdapal di bagian lengan atau tentakelnya yang berguna untuk menangkap mangsanya. Bentuk nematosis ini sangat beragam menurut jenisnya. Akan tetapi, pada umurnnya nematosis ini berupa kantong kecil atau kapsul yang berisikan sel yang mirip panah harpun.
Pada saat-saat tertentu populasi ubur-ubur dapat meledak hingga memenuhi permukaan air laut. Populasi yang meledak tersebut terlihat seotah-olah laut penuh dengan ubur-ubur dan tampak seperti cendol ubur-ubur. Bila hal ini terjadi, dapat menimbulkan kerugian bagi kegiatan pariwisata pantai, perikanan, dan industri yang menggunakan air laut sebagai pendingin.
(Disadur dari: https://www.scribd.com/doc/199934462/Ubur-Ubur. Aurelia-Aurita, diunduh September 2018.)
Simpulkan teks laporan basil observasi tersebut!
1
5.0
Darman mengangguk-angguk. Ia bukan orang Mandar. Tidak seperti Sabang dan Kakek Songkok. Ia tak pernah menikmati kebersamaan memindah rumah panggurig beramai-ramai. Kebersamaan yang menyatukan warga kampung. Di tanah Mandar, masyarakat biasa saling bantu saat akan memindahkan rumah. Dari kampung sebelah pun ikut mengangkat rumah panggung itu ke tempat baru.
Tawa riuh rendah bercampur masam bau keringat serta teriakan semangat ·selalu menyemarakkan pemindahan rumah. Semua lelaki kampung turun tangan, rumah dipindah dalam sekali waktu, bersama-sama, Setelah rumah pindah, masyarakat menikmati makanan ringan, seperti loka yanno, plsang goreng gurih sedap disantap selagi hangat, dan bubur kacang hijau yang disuguhkan oleh si empunya rumah. Kebersamaan itu mengikat masyarakat kampung. Sabang suka sekali membantu pemindahan rumah, ia akan bersenda gurau dengan pemuda kampung yang ikut serta. Apalagi ayahnya, Kakek Songkok. ditunggu-tunggu pemuda kampong karena selalu memberi guyon sernangat saat akan memindahkan rumah. Hari-hari Sabang kecil riuh oleh semangat dan kebersamaan warga.
Dikutip dari: Lina R. W., “Rumah Batu Kakek Songkok” dalam Kasur Tanah Cerpen Pilihan Kompas 2017, Jakarta, Kompas, 2018.
Berikan pendapat Anda mengenai sikap warga Mandar!
1
5.0
Vegetasi Pantai
Vegetasi pantai atau hutan pantai merupakan tutupan vegetasi yang tumbuh dan berkembang di pantai berpasir di atas garis pasang tertinggi wilayah tropis. Kondisi hutan pantai umumnya terbuka, berpasir, dengan ketinggian vegetasi rendah, dan bersemak. Hutan pantai tumbuh pada kondisi pasir yang kering, umumnya terhindar dari pasang air laut. Hutan pantai disebut juga vegetasi litoral yang berkernbang di wilayah pasang-surut pesisir berperairan masin dangkal dengan substrat air atau karang.
Ekosistem hutan pantai didominasi oteh lamun dan ganggang laut. Berbeda dengan kondisi pantai kering, terdapat terna (herba) yang didominiasi oleh Ipomoea pes-caprae yang bercampur dengan tumbuhan merayap lainnya seperti Canavallia maritima dan Vigna marina. Di hutan pantai terdapat pula rumput lschaemum muticum dan Spinifex littoreus serta teki-tekian Cyperus pedunculatus.
Hutan pantai digunakan sebagai tempat saltlick oleh berbagai spesies binatang, khususnya mamalia besar. Saltlick merupakan aktivitas binatang memperoleh garam mineral untuk memelihara keseimbangan tisiologis cairan tubuhnya. Beberapa fauna yang sering tercatat berada di hutan pantai adalah rusa, kelelawar, biawak, dan Iutung.
Hutan pantai secara khusus menjadi habitat dan lokasi peneluran penyu- Di Jawa dan Bali, misalnya, tercatat ada tiga spesies penyu yang secara teratur berkunjung ke hutan pantal untuk bertelur. Spesies penyu tersebut di antaranya penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu belimbing (Dermochelys coriacea). Satwa lainnya yang mudah dijumpai adalah berbagai spesies burung, seperti elang laut perut putih dan elang bondoi. Tutupan hutan yang relatif terbuka juga memudahkan kila mengamati burung air yang berkunjung, seperti bangau, cangak, kuntul, dan bebek. Beberapa spesies burung laut, seperti cikalang dan dara laut, juga dapat ditemukan dalam kelompok yang besar.
(Dlsadur dari: http://www.mongabay.co.id/hutan-pantai, diunduh 8 September 2018)
Tentukan ide pokok tiap paragraf teks laporan hasil observasi tersebut!
1
4.5
Darman mengangguk-angguk. Ia bukan orang Mandar. Tidak seperti Sabang dan Kakek Songkok. Ia tak pernah menikmati kebersamaan memindah rumah panggurig beramai-ramai. Kebersamaan yang menyatukan warga kampung. Di tanah Mandar, masyarakat biasa saling bantu saat akan memindahkan rumah. Dari kampung sebelah pun ikut mengangkat rumah panggung itu ke tempat baru.
Tawa riuh rendah bercampur masam bau keringat serta teriakan semangat selalu menyemarakkan pemindahan rumah. Semua lelaki kampung turun tangan, rumah dipindah dalam sekali waktu, bersama-sama. Setelah rumah pindah, masyarakat menikmati makanan ringan, seperti loka yanno, plsang goreng gurih sedap disantap selagi hangat, dan bubur kacang hijau .yang disuguhkan oleh si empunya rumah. Kebersamaan itu mengikat masyarakat kampung. Sabang suka sekali membantu pemindahan rumah, ia akan bersenda gurau dengan pemuda kampung yang ikut serta. apalagi ayahnya, Kakek Songkok. Ditunggu-tunggu pemuda kampung karena selalu memberi guyon sernangat saat akan memindahkan rumah. Hari-hari Sabang kecil riuh oleh semangat dan kebersamaan warga.
Dikutip dari: Lina R. W., “Rumah Batu Kakek Songkok” dalam Kasur Tanah Cerpen Pilihan Kompas 2017, Jakarta, Kompas, 2018.
Jelaskan nilai kehidupan yang terkandung dalam kutipan cerpen tersebut!
1
5.0
Sebutkan langkah-langkah menyimpulkan nilai kehidupan dalam cerpen!
6
4.0
Apa yang dimaksud dengan nilai moral dalam karya sastra?
1
4.3
Jelaskan pengertian bahasa kias menurut Abrams!
4
3.5
Jelaskan pengertian cerpen menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia!
2
2.3
Apa perbedaan novel dan puisi?
3
4.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia