Urutkan
Farhan C
08 Februari 2023 07:20
1
Farhan C
08 Februari 2023 07:20
2
R N
08 Februari 2023 07:20
1
Toni K
08 Februari 2023 07:20
1
R N
08 Februari 2023 07:20
1
Toni K
08 Februari 2023 07:20
2
Sara K
08 Februari 2023 07:20
1
R N
08 Februari 2023 07:19
1
Sara K
08 Februari 2023 07:19
1
R N
08 Februari 2023 07:19
1
Tuliskan usur-unsur proposal.
2
4.3
Perhatikan kutipan esai berikut ini!
Sepanjang sejarah, persoalan visi dalam bersastra memuat banyak perbedaan. Ada yang menggunakan sastra sebagai salah satu alat bagi tujuan perubahan sosial. Ada juga yang menulis suatu karya sastra karena suka menulis; sebuah seni menuangkan gagasan untuk mematangkan dan mendewasakan diri; dan tindakan seorang penulis yang menjunjung tinggi atau memuliakan estetika bahasa. Keseluruhan kisah yang dijalin Budi Darma di sepanjang novel ini lebih banyak menyuarakan rentetan pemikiran seorang tokoh bernama Fanton Drummond. Budi Darma tak "tercium" menghembuskan suatu pemikiran atau ambisi mengubah sesuatu. Ia hanya berkisah; hanya menunjukkan kehidupan seorang pria yang jatuh bangun dalam mencari belahan hati. Menurut saya, Budi Darma lewat novel Olenka ini lebih cenderung berpijak pada kutub yang kedua.
Andai saja Budi Darma tak mengemas novel ini dengan data dan bumbu-bumbu lain yang menarik, mungkin kisah cinta di dalam novel ini menjadi sangat klise: kisah cinta segitiga. Data dan bumbu-bumbu itu berupa kisah, pemikiran, dan renungan para tokoh filsafat, penyair, penulis dan pelukis, misalnya . kelumpuhan M.C. Selain mengaitkan kelumpuhan itu dengan Jill Kinmont, Budi Darma mengaitkannya dengan istri penyair kenamaan Robert Browning yang ia nikahi dengan diam-diam karena pernikahan mereka tak disetujui orang tua Robert. lstrinya itu lumpuh, tetapi Robert mencintainya.
[ .... ]
Disadur dari: https://sastra-indonesia.com/2020/03/menyoal-beberapahal-dalam-novel-olimka/#more-32507, diunduh 16 Maret 2020
Kalimat kritik yang sesuai dengan kutipan esai tersebut adalah ....
2
3.0
Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Gito, anak Getas Pejaten, kawasan pinggiran Kota Kudus, setiap hari, kecuali Minggu dan hari libur, berjalan kaki pergi pulang hampir empat belas kilo ke sekolahnya. Sekolahnya terletak di jalan Deandels. Sekolahnya masih Sekolah Dasar. Karena ban yak jalan menuju ke sekolahnya, Gito bisa memilih jalan mana yang paling disukainya. Kalau perlu, dia juga lewat jalan-jalan kecil yang lebih jauh untuk menyenangkan hatinya.
Dikutip darl: Budi Darma, 'Tukang Cukur" dalam Tanah Air: Cerpen Pilihan KOMPAS 2016, Jakarta, KOMPAS, 2017
Tentukan nilai yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut!
3
4.6
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Ari selalu inemperhatikan setiap Waryo datang. Kadang keduanya hampir bersamaari sampai di depan gerbang sekolah. Waryo turun dari angkutan umum dibantu oleh kakaknya. Untungnya klirsi roda itu bisa dilipat sehingga mudah dimasukkan ke mobil angkutan umum.
Setelah melihat sejumlah kerepotan dari depan gerbang hingga koridor di depan kelas, Ari mendapat gagasan untuk menulis surat saran dan pengaduan ke pihak sekolah. Dalam surat yang ditulisnya, Ari mengusulkan supaya dibuatkan lintasan yang memudahkan siswa yang memakai kursi roda. Sesuai dengan harapan Ari, usulannya ternyata ditanggapi pihak sekolap secara cepat. Kepala sekolah langsung memerintah melaksanakan usulan tersebut.
Dikutip dari: Hermawan Aksan, "Pelayanan Khusus" dalam Seri Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa (1): TaqwaJujur-To/eran, Bandung, Nuansa Cendikia, 2014
Kutipari cerpen tersebut menceritakan ...
2
5.0
Bacalah kutipan artikel berikut!
Para penyuluh yang tergabung dalam Kostratani akan lebih leluasa melakukan penyuluhan tanpa mengabaikan protokol social distancing. Meskipun ada pembatasan kunjungan ke lapangan, penyuluh bisa tetap melakukan pembinaan melalui teleconference dengan wilayah binaan sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Para penyuluh pun akan menjadi ujung tombak kita dalam sosialisasi protokol pencegahan covid -19 kepada para petani. Petani sebagai pelaku utama pembangunan pertanian perlu mendapat perhatian besar dari negara. Kesejahteraan dan kesehatan mereka menjadi prioritas utama. Dengan protokol pencegahan covid-19 yang dijalankan di lapangan, kami harapkan kegiatan produksi pertanian akan tetap berjalan. Produksi pertanian bisa tetap terjaga stabilitasnya demi menyediakan pangan bagi 267 juta jiwa rakyat Indonesia dan memenuhi kebutuhan pasar dunia.
Disadur dari: https://mediaindonesia.com/read/detail/297556· menjaga-ketangguhan-pertanian-di-tengah-krisis diunduh 5 Maret 2020
Kutipan artikel tersebut merupakan bagian ....
7
5.0
Perhatikan kutipan esai berikut!
Sastra memang tidak bisa dilepaskan dari filsafat. Jika dipisahkan, sastra akan dilanda kegersangan yang dahsyat. Alasamiya, sastra bermutu adalah sastra yang bernilai, memproses pemikiran dan membawa perkembangan bagi kualitas kehidupan. Salah satu nilai tersebut adalah beraneka topik yang berkelindan dengan dunia filsafat. Proses-proses edukatif dalam sastra akan memberikan nilai berharga bagi perkembangan manusia. [....] Dalam pembicaraan ini, sastra melibatkan dirinya ke situasi yang akan membangun perikehidupan dan peri kemanusiaan.
Disadur dari: http://www.riaupos.co/spesial.php?act=fufl&id=212&kat=2, diunduh 5 Maret 2020
Kalimat tepat untuk melengkapi esai tersebut adalah ... .
1
5.0
Perhatikan kutipan buku berikut
Suatu hari ia heran ketika salah seorang teman sekelasnya, Nita, tidak juga keluar kelas saat istirahat. Meja Nita agak jauh dari meja Nurul. Tapi Nurul langsung bisa merasakan ada yang aneh.
Dengan sudut matanya, Nurul melihat Nita berkali-kali membuka tasnya, tangannya seperti sedang mengaduk-aduk isinya, lalu membungkuk seperti mencari-cari sesuatu di bawah meja dan kursi.
Setelah itu, Nita menutup mukanya. Tidak ada suara yang keluar. Tapi kelihatan pundaknya berguncang-guncang. Nurul mendekati, lalu duduk di sebelah Nita.
Ada apa?" tanya Nurul.
Nita membuka tangannya yang menutupi muka, lalu menoleh. Benar, air matanya mengucur. Ia mencoba menghapus air matanya dan menahan isakannya.
"Bukuku ... hilang," kata Nita setelah isaknya mereda.
"Buku apa?"
“Buku catatan."
Nurul mencoba menatap sekeliling ke bawah meja-meja, siapa tahu buku Nita jatuh. "Tak ketinggalan di rumah, kan?''
"Tidak. Tadi aku letakkan di atas meja, Waktu bel istirahat berbunyi, aku langsung ke toilet dulu karena kebelet pipis. Begitu balik ke sini, sudah hilang. Aku sudah tanya Rosi, dia nggak tahu." Rosi adalah teman sebangku Nita.
...
Nita nyaris menangis lagi ketika muncul Rio di pintu sambil setengah berlari. Didekatinya Nita di mejanya. Ada buku di tangannya. Buku catatan Nita.
"Maafin aku, Nit, kata Rio. "Tadi aku mau pinjam bukti kamu, tapi kamu nggak ada. Takut kamu kelamaan, aku bawa dulu."
"Emang buat apa kamu pinjam buku Nita?"
“Aku tidak sempat mencatat dari awal. Jadi aku fotokopi punya Nita."
Dikutip dari: Hermawan Aksan, "Membantu Mencari Barang Hilang" dalam Jujur Pangkal Kaya Sekumpulan Kisah Remaja untuk Pend/Pikan Antikorupsi, Bandung, Nuansa Cendikia, 2016
Tentukan tema, latar, dan penokohan dalam kutipan buku tersebut!
1
5.0
Bacalah kutipan drama berikut!
Yu Seblak: Mosok pakai SMS. Mana sempat para pahlawan itu baca SMS. Mereka itu luar biasa sibuk menerima berbagai permintaan. Kalau pakai hot-line, dijamin langsung sampai dan segera dipertimbangkan.
Perempuan: Ya sudah saya pasrah. (menyerahkan uang) Tapi pasti dijamin saya tidak kena garukan kan Yu . . . .
Yu Seblak : Asal ada garukan kamu ndelik, pasti slamet.
Perempuan .keluar
Yu Seblak: (kepada seorang lelaki) Lha sampeyan punya permintaan apa?
Lelaki: lni begini, Yu. Yu Seblak kan sudah baca berita soal kasus penggelapan uang bantuan pangan untuk orang-orang miskin. Di Koran- koran sudah geger kok Yu.
Yu Seblak: (sambil menambah kemenyan) Lantas hubungannya apa dengan diriku? Mau korupsi ya silahken, mau ngrampok ya silahken. Emangnya gue pikirin! Yang penting orang macam saya ini jujur. Mosok saya ini maukorupsi menyan. Terus untuk apa? Nggo mut-mutan?
Lelaki: Bukan begitu, Yu. ini kasus saya. Terus terang saya ini terlibat. Karena itu, saya minta slamet. Lolos dari pemeriksaan, gitu lho.
Dikutip dari: lndra Tranggono, Monumen, Yogyakarta, Yayasan untuk Indonesia, 200
Watak tokoh lelaki yang tergambar dalam kutipan drama tersebut adalah ....
5
5.0
Perhatikan kutipan drama berikut!
Radin: Ya ... ya ... Begini saja, saya ingin terbuka saja, sekaligus juga rahasia kita berdua .. Saya tidak mau menerima suap. Titik. Saya juga tidak mau menerima hadiah yang tidak berharga. Telah banyak hadiah yang kuterima. Apa? Bukan suap? Bukan juga hadiah, lalu apa namanya? Ha! Menjual rumah kepada saya? Ha! Lima miliar? Oke, oke. Begini saja, aku siap membantu Anda. Sekarang buat perjanjian dan kelengkapan hukumnya, bahwa saya telah membeli rumah Saudara dengan harga yang sama ya. Seolah-olah saja. Seolah-olah saya.telah membeli rumah Anda. Setuju? Ya, mesti begitu dong. Baik, baik. Sampai jumpa. Oh, ya! Jangan sampai lupa kelengkapan hukumnya! Oke, oke.
(Lalu telepon rumah berdering lagi. Putus. Telepon seluler berdering. juga putus. Telepon rumah berdering lagi. Putus lagi. Kesal. Telepon dibanting. Lampu padam)
(Musik mengalun. Seorang narator muncul di sudut panggung dan beraksi dian tara dua topeng. Bisa juga seperti dalang yang memainkan boneka)
Narator : Para penonton yang terhormat, itu tadi sebagian kecil dari perilaku Radin, pejabat kaya di kota tercinta. Ya, seperti layaknya pejabat terhormat di negeri ini, sudah kaya masih juga minta dipuji, minta dihormati lebih dari manusia. Bahkan, juga masih serakah untuk mendapatkan segala macam harta benda. Dulu, sewaktu ia masih remaja dan hidup di desa, Radin memiliki dua sahabat karib, namanya Yatim dan Kasim. Waktu itu,.ketiganya sepakat untuk kuliah ke kota. Akan tetapi, ketika Yatini ini hendak berangkat dan pamit dengan ibunya, ibunya menjawab dengan rasa berat.
Dikutip dari: Hamdy Salad, "Tiga Bayangan" dalam Tak Ada Bintang di Dadanya, Yogyakarta, Interlude, 2016
Amanat dalam kutipan naskah drama tersebut adalah...
2
5.0
Cermati kata-kata acak berikut!
Susunan kalimat acak tersebut agar menjadi teks padu adalah ....
9
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia