Urutkan
Aulia K
15 Mei 2023 08:38
4
Winda V
15 Mei 2023 03:09
1
Hani N
15 Mei 2023 03:07
1
Ni K
15 Mei 2023 00:46
3
Zikri Z
14 Mei 2023 22:56
6
Nabil A
14 Mei 2023 15:00
2
Lulu L
14 Mei 2023 15:00
1
Lala L
14 Mei 2023 15:00
2
Nabil A
14 Mei 2023 15:00
2
Kata atau istilah yang tepat untuk melengkapi paragraf kedua teks tersebut adalah ...
1
5.0
|
(1) Badan Pertanahan Nasional menyatakan ada 73 juta hectare lahan terlantar. (2) Lahan jutaan hektare tersebut selayaknya tidak dibiarkan terlantar. (3) Undang-Undang Agraria menyebutkan semua hak atas tanah mempunyai fungsi sosial. (4) Pemerintah dituntut memiliki kebijakan dan strategi pertanahan nasional, membagi dengan jelas peruntukan lahan pertanian, industri, pemukiman, dan hutan. (5) Hal itu akan menjamin kepastian hukum sehingga setiap orang dapat bekerja dan berproduksi dengan tenang. |
Arti kata startegi pada paragraf tersebut adalah...
4
4.0
Perubahan ketetapan melalui peraturan pemerintah secara berkala lumrahnya mengundang pertanyaan di benak pelaku industri akan interperetasi undang-undang seperti apa yang dimulai paling ideal oleh pemerintah. Bukan apa-apa, inplikasi yang dibawa sebagai dampak dari kewajiban yang digarisbawahi oleh kata “dan” dan “atau” ini dapat menimbulkan perbedaan nilai inves hingga jutaan dolar AS yang harus ditanamkan pelaku industri.
Kata serapan yang tepat untuk memperbaiki kata yang bercetak miring adalah....
1
4.0
Makna kata poin dalam paragaraf tersebut adalah ...
2
5.0
Perhatikan teks editorial berikut!
Kondisi Jakarta yang selalu menjadi langganan banjir tahunan yang belum bisa diatasi seolah-olah menegaskan bahwa masa depan Jakarta bakal tenggelam. Merujuk pada laporan New Elevation Data Triple Estimate of Global Vulnerabiility to Sea-Level Rise and Coastal Flooding yang dipublikasi pada jurnal Nature Communications pada akhir Oktober 2019 memprediksi Jakarta dan 7 negara Asia akan tenggelam pada 2050. Alasannya, topografi garis pantai dan permukaan air laut di seluruh dunia bakal naik drastis hingga 2 meter lebih pada tahun-tahun mendatang.
Sebenarnya untuk menanggulangi bencana banjir, sejumlah proyek besar sudah dibentangkan jauh sebelum Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjabat mulai dari Terowongan Raksasa Antibanjir atau Multi Purpose Deep Tunnel (MPDT), Tanggul Raksasa Muara Baru, Bendungan Ciawi dan Sukamahi, hingga Sodetan Ciliwung. Sayangnya, empat proyek raksasa yang berbiaya besar tersebut belum ada yang rampung hingga saat ini. Terowongan Raksasa Antibanjir digagas Gubernur DKI Jakarta periode Sutiyoso, 1997-2007. Proyek terowongan tersebut dirancang tidak hanya sebagai pelancar dan penampung air, tetapi juga berfungsi penghubung jalan tol. Proyek yang membutuhkan dana sebesar 26 triliun tidak sebanding efek yang diharapkan.
Selanjutnya, proyek Tanggul Raksasa Muara Baru ditujukan untuk menjaga sebagian wilayah utara Jakarta yang terancam tenggelam pada 2030 akibat permukaan tanah yang terus turun. Ada proyek Bendungan Ciawi dan Sukamahi, Jawa Barat mulai digagas pada 2005. Proyek tersebut terganjal pengadaan dana pembebasan lahan pada 2014 dan baru berjalan lagi pada 2016. Proyek Sodetan Ciliwung kandas di tengah jalan. Proyek antibanjir yang dimunculkan pada 2012 akan membuat sodetan yang menghubungkan Sungai Ciliwung dengan Banjir Kanal Timur (BKT). Sodetan diperkirakan dapat mengalirkan air Ciliwung ke BKT hingga 60 milimeter hingga 60 milimeter per detik sehingga dapat mengurangi beban pintu air Manggarai. Sodetan yang akan dibangun sepanjang 1,2 kilometer baru tuntas sekitar 600 meter. Proyek terkendala pembebasan lahan dan pengerjaan berhenti sejak 2018. Seharusnya proyek besar mengatasi banjir di Jakarta tidak boleh berhenti dengan alasan apapun, kecuali proyek terowongan raksasa yang kemahalan. Dampak banjir tahunan Jakarta semakin serius. Bahkan diperkirakan akan mempengaruhi laju inflasi pada Januari 2020.
(Disadur dari: https://nasional.sindonews.com//1489270/16/proyek-antibanjir-jangan-berhenti-1578353733, diunduh 11 Maret 2020)
Sebutkan kata-kata populer yang terdapat dalam kutipan teks editorial berikut!
2
5.0
Kata responden pada kalimat tersebut dapat diganti dengan kata ....
1
4.6
Temukan nilai-nilai moral yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut!

1
4.0
Identifikasilah persamaan dan perbedaan kedua jenis surat tersebut!

1
4.0
Identifikasilah persamaan dan perbedaan kedua jenis surat tersebut!

1
5.0
Apa fungsi ditulisnya surat lamaran pekerjaan tersebut?
1
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia