Urutkan
Hanifah I
30 Mei 2023 10:41
2
Jack I
30 Mei 2023 07:20
2
Keisya A
30 Mei 2023 05:04
1
Iam I
30 Mei 2023 04:47

1
Keisya A
30 Mei 2023 01:50
5
Muhammad A
29 Mei 2023 13:03

1
Lahan untuk industri dapat menggunakan lahan tandus. Pemerintah membangun infrastruktur di lahan tandus untuk mendukung kebutuhan industri. Pembangunan infrastruktur tersebut tidak mengambil lahan pertanian produktif. Lahan produksi umumnya memiliki infrastruktur baik. Dengan begitu, tujuan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dapat tercapai.
Pertanyaan yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah ...
6
4.5
Bacalah kutipan puisi berikut!
Hutan yang dulu rimbun
Kini tinggal tonggak
Lambang angkuh dan congkak
Burung tak lagi bersiul
Embun tak lagi bergantung
Di ujung daun
Ranting menusuk matahari
Citraan pada bait pertama adalah ....
8
5.0
Perhatikan kutipan resensi berikut!
Menulis adalah sebuah bentuk komunikasi dan dianggap sebagai keterampilan berbahasa yang paling tinggi. Penulis hebat dilahirkan dari pembaca yang baik dan kritis. Dengan kata lain, membaca adalah proses awal yang tidak dapat ditinggalkan oleh seorang penulis. Buku Uktub! Menyingkap Rahasia Sukses Menulis dari Nol ini hadir untuk menyadarkan pembaca bahwa aktivitas menulis bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa mengenal status dan jabatan. Buku ini berisi panduan untuk menyusun karya tulis berupa resensi, artikel, dan buku serta tipe menembus media massa dan penerbit. Pada bagian akhir buku, secara khusus penulis mengupas cara menjadi seorang writerpreneur sukses dengan memanfaatkan kegiatan menulis sebagai usaha yang dapat mendatangkan banyak materi.
Disadur dari: http://www.depokpos.com/arsip/2018/07/resensi-buku-uktub-menyingkap-rahasia-sukses-menulis-dari-nol/, 9 November 2018
Kalimat resensi yang tepat untuk menyatakan keunggulan isi buku sesuai penjelasan tersebut adalah...
2
4.6
Bacalah kutipan novel! berikut!
"Mas Kabul," suara Pak Tarya memecah sunyi. "Yang sedang sampeyan garap ini proyek yang keberapa?"
"Ketiga. Tapi itu sudah cukup untuk membuatku gelisah."
"Seperti pernah sampeyan katakan, karena banyaknya penyimpangan dan penyelewengan?"
"Ya."
"Ah, Mas Kabul. Mengapa sampeyan harus gelisah? Bukankah seharusnya sampeyan bangga sebab dipercaya menangani proyek sebesar ini? Soal penyelewengan, di mana sih hal itu tidak terjadi?"
"Kegelisahan saya mungkin muncul karena mewarisi watak orang tua. Saya anak petani kecil. Kami bisa bersikap cablaka. Tidak bisa nakal. Tidak bisa slingkuh apalagi selingkuh."
"Hubungannya dengan kegelisahan samapeyan?"
"Begini. Semua insinyur sipil, tak terkecuali saya, tahu bagaimana jembatan yang benar-benar jembatan, harus dibangun. Nah, ke-cablaka-an saya menuntut agar saya tidak mengkhianati pengetahuan itu, pengetahuan teknik sipil. Tapi, dari pengalaman melaksanakan pembangunan ketiga proyek itu saya mengalami sendiri bahwa ilmu teknik sipil banyak dikebiri."
Dikutip dari: Ahmad Tohari, Orang-Orang Proyek, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2015
Hubungan antarunsur intrinsik dalam kutipan novel tersebut adalah...
1
4.7
Bacalah kutipan novel berikut!
Pada keesokan harinya, armada laut para pejabat itu berlayar dan menjemput miring-iringan kora-kora dan juanda Pangeran Ternate yang disertai sepuluh julu-julu menyelam ahli dari Kepulauan Moyau dan Tofure yang khusus didatangkan dari jauh arah Sulawesi sana; dipimpin oleh juanga-bendera dengan panji-panji kencana sang Jou Ma Ngofa Kaicil Juanga Murari bergelar Daulat Gamu-Lamo. Di pintu teluk Kao, iring-iringan kapal-kapal para pejabat yang menyambut itu menyatakan penghormatan dengan upacara Bailele, yakni tiga kali mengitari juanga yang ditumpangi Jaou-ma Ngofa. Paduka Ngofa Manjira dari Jailolo dan Paduka Sangaji-Besar dari Bo-eng naik; ke juanga-bendera sang Pangeran, bersembah dan sesudah upacara pendek menyambut putra sultan itu dipenuhi, maka berangkatlah rombongan menuju ke ibu kota Bo-eng untuk berpesta pembukaan dahulu di rumah Sangaji-Besar.
Dikutip dari: Y.B. Mangunwijaya, Ikan-Ikan Hiu, Ioo, Hama (Sebuah Novel Sejarah), Jakarta, Kompas, 2015
Nilai sosial budaya dalam kutipan novel tersebut adalah...
1
3.7
Bacalah kutipan cerpen berikut!
1) Ketika Rakka kembali ke ruangan, Senja telah berada di sana, menatap kosong pada layar laptopnya. 2) "Aku melihatmu berbicara dengan Jingga. Sepertinya dialah mataharimu," ujar Rakka sesaat setelah duduk, tanpa sedikit pun mencoba memandang Senja. 3) Senja menoleh pada Rakka. la selalu bercerita tanpa pernah menyebut nama. Bagaimana Rakka bisa tahu? 4) "Aku kenal dia saat menjalani masa percobaan di kantornya sekarang, tapi hanya dia yang diterima," ujar Rakka, seakan mendengar pertanyaan dalam hati Senja. 5) Senja menghela napas. Dunia memang sempit.
Dikutip dari: Amateur Writes Indonesia, "Bulan di Langit Senja" dalam Penantian Berharga, Jakarta, One Peach Media, 2018
Bukti latar tempat dalam kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat berangka....
2
4.3
Bacalah tema berikut!
Tema : Peran UKS dalam menciptakan sekolah yang bersih.
Rumusan masalah yang sesuai dengan tema tersebut adalah ...
1
4.5
Bacalah kalimat petunjuk berikut!
(1) Pencetlah bel rumah atau ketuklah pintu dengan sopan!
(2) [...] 1
(3) Jabatlah tangan tuan rumah sebagai tanda persahabatan!
(4) Apabila sudah dipersilakan duduk, duduklah dengan sopan di tempat yang sudah tersedia.
(5) [...] 2
(6) Ucapkan terima kasih atas kesediaan tuan rumah untuk menerima kehadiran Anda.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi petunjuk yang rumpang adalah ...
21
5.0
Untuk mewujudkan Iingkungan yang sehat ditempuh dengan beragam upaya. Pertama, diperlukan upaya persuasif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang sehat. Kedua, perlu ditunjukkan contoh nyata peran lingkungan sehat dalam kehidupan. Ketiga, masyarakat perlu dilibatkan dalam setiap kegiatan menjaga Iingkungan agar tetap bersih dan sehat.
Makna kata persuasif pada teks tersebut adalah ....
2
5.0
Bacalah kedua kutipan novel berikut ini!
|
Kutipan Novel I |
Kutipan Novel II |
|
“Salahku juga!” Kata-kata itu bergema lagi seolah-olah suara hatiku. “Mengapa sekarang aku begitu mudah naik darah?” Ya, setiap kali aku habis bertengkat dengan suamiku, pasti aku ditimpa oleh perasaaan sesal yang mendalam, pasti aku mengaku bahwa aku terlalu lekas marah, terlalu keras mengayun tangan atau menghamburkan kutuk. |
Astaga, siapa orang ini? Tampang mereka seperti orang-orang kriminal. Namun, hak mereka sama dengan penumpang lain yang masuk taksiku. Aku tak perlu tahu urusan mereka. Barangkali juga tidak berhak tahu, meskipun banyak juga yang aku tahu sebagai sopir taksi. |
Perbedaan tema antara kedua kutipan novel tersebut adalah ...
2
4.3
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia