Urutkan
Nagita T
22 Februari 2024 01:27
10
Rifka C
22 Februari 2024 00:58
32
Taqiyyah T
21 Februari 2024 18:06
4
Yulia R
21 Februari 2024 16:57
3
Ananda P
21 Februari 2024 14:45
3
Santi T
21 Februari 2024 13:08
1
Arjuna R
21 Februari 2024 07:00
2
Almeira Z
21 Februari 2024 01:23
3
Perhatikan teks berikut!
Karena Ibu banyak melamun, Tegar harus pula mengambill alih dapur. Dibantu adik perempuannya yang telah beranjak remaja, dia belanja, berih-bersih, mencuci pakaian, dan memasak. Setelah menyiapkan adik-adiknya untuk sekolah, setiap pagi dia sendiri terbirit-birit ke sekolah. Pulang dari sekolah, dia tidak bermain-main seperti remaja seusianya. Dia makan siang sebentar, berganti pakaian, lalu bergegas ke pinggir kota, ke bengkel sepeda Masa Depan, demikan nama bengkel sepeda peninggalan ayahnya itu. Bersama seorang karyawan lainnya, dia bekerja memperbaiki sepeda hingga senja. Usai bekerja, buru-buru ia pulang, mengurus Ibu dan adik-adiknya.
(DIkutip dari: Andrea Hirata, Sirkus Pohon, Yogyakarta, Bentang, 2017)
Buatlah sebuah pernyataan umum teks kritik sesuai dengan kutipan berikut!
1
4.7
Jelaskan perbedaan kritik dan esai berdasarkan pandangan penulisnya!
6
5.0
Bacalah artikel berikut.
Pemerintah juga sudah berjanji akan menghitung risiko yang harus ditanggung APBN akibat naiknya subsidi terhadap harga BBM dan listrik. Kenaikan subsidi tentu akan mengubah postur APBN. Rencananya, besaran subsidi akan diajukan ke Komisi VII DPR untuk dimintakan persetujuan.
Dengan harga solar Rp5.550,00 per liter, saat ini pemerintah masih menyubsidi Rp500,00 per liter. Tahun ini alokasi solar subsidi mencapai 16 juta kilo liter (kl) dengan anggaran Rp7 triliun. Pemerintah mengusulkan ke DPR agar subsidi solar naik Rp500,00 menjadi Rp1.000,00 per liter.
Subsidi gas LPG (liqufied petroleum gas) 3 kg tetap Rp7.008,00 per kg untuk volume 6,45 juta kg. Subsidi BBM jenis premium juga tetap. Subsidi listrik akan diusulkan bertambah, karena ada penambahan jumlah pelanggan baru yang menjadi golongan pelanggan bersubsidi 450 volt-ampere (va) dan 900 va.
Jika semua terkendali, stabilitas politik dan ekonomi yang diinginkan pemerintah kemungkinan besar akan terkendali pula dalam artian, keuangan negara terbukti mampu menahan naiknya subsidi terhadap harga BBM untuk menjaga daya beli masyarakat. Dan suhu politik di tahun politik ini diharapkan lebih sejuk jika "gorengan politik" tak mendapatkan "tambahan minyak" dari naiknya harga BBM.
(Dikutip dari: https://tirto.id/harga-bbm-di-tahun-politik-cGrm, diunduh 18 Februari 2019)
Fakta yang dapat diketahui dari kutipan artikel tersebut adalah ...
5
4.7
Perhatikan kutipan esai berikut!
Beberapa media massa yang setiap hari, minggu, atau bulan mampu menerbitkan karya sastra adalah surat kabar, majalah, tabloid, dan sebagainya. Media ini memublikasikan karya sastra, seperti puisi, cerpen, cerbung, cernak, esai, dan kritik. Karya-karya yang segar dan baru yang akan menjadi penyegaran atas beragamnya tulisan seputar berita ekonomi, bencana alam, berita politik, masalah pendidikan dan lain-lain. Karya sastra hadir sebagai oasenya. Sastra terselip di tengah-tengah gersangnya tulisan yang haus akan keestetikaan.
Tetap eksisnya media-media yang menerbitkan karya sastra berarti eksis pula dunia sastra. Lewat media, sastra bisa dipublikasikan juga bisa dikritik atau diulas pula. Media yang seperti ini membantu sastrawan berada di puncak zona nyamannya. Keduanya sama-sama mendapat keuntungan. Dengan kerja sama antara penulis dan penerbit pasti akan mendapatkan feedback yang positif. Intinya, keduanya akan sama-sama sukses. Keberadaan sastra akan diakui oleh semua kalangan. Tidak hanya sastrawan, pengkaji sastra, pembaca sastra, tetapi juga semua orang yang menyentuh media massa. Lewat media, karya sastra sernakin eksis dengan manis.
Disadur dari: https://sastra-indonesia.'com/2020/03/eksistensi-karyasastra-di-media-massa/, diunduh 21 Maret 2020
Tentukan Ide pokok kutipan esai tersebut!
1
4.4
Perhatikan teks berikut ini!
Sejak awal kepenyairannya, Sapardi Djoko Damono, termasuk kelompok penyair dengan .kesadaran diri yang. boleh jadi tidak hanya mengandalkan datangnya sang ilham. Dalam hal ini, kesadaran menulis puisi bukan hanya semata-mata mengandalkan bakat alam, melainkan juga wawasan intelektual yang mesti diraih lewat berbagai bacaan. Kepercayaan pada sikap "menunggu ilham" yang digugurkan Chairil Anwar: bahwa penyair harus mencari dan menemukan ilham, dan bukan menunggunya, sebagaimana yang dipercaya oleh para penyair Pujangga Baru, makin terbenam di tangan para penyair (sastrawan) intelektual ini.
Dalam konteks kepenyairan Sapardi Djoko Damono, duduk perkaranya menjadi semakin jelas manakala kita coba mencermati salah satu antologi puisinya yang bertajuk Hujan Bulan ]uni (Jakarta, Grasindo, 1994). Meskipun setelah antologi itu, terbit pula antologi puisi Sapardi Djoko Damono lainnya, bagi saya antologi Hujan Bulan Juni laksana mewakili tonggak kepenyairannya. Tambahan lagi, di bawah judul itu tertulis: Pilihan Sajak, yang mengisyaratkan bahwa antologi itu memuat sejumlah puisi pilihan. Artinya juga, ia telah melewati proses seleksi pemilahan dan pemilihan.
Disadur dari: Maman S. Mahayana, Kitab Kritik Sastra, Jakarta, Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2015
Tentukan bagian struktur teks kritik tersebut disertai alasan Anda!
3
4.8
Sebutkan unsur-unsur dalam teks debat!
1
5.0
Uraian tersebut dalam karya ilmiah termasuk bagian ....
1
4.5
Jelaskan perbedaan kohesi leksikal dengan kohesi gramatikal ....
5
4.6
Kalimat yang menunjukkan usulan ditujukkan pada nomor...
2
5.0
<style type="text/css">
</style>
Jelaskan tiga cara penarikan simpulan dalam debat!
4
4.7
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia