Urutkan
Aisyah N
16 April 2024 02:23
1
Kinzpearl K
15 April 2024 15:36

5
Kinzpearl K
15 April 2024 15:31

5
Nafisya A
14 April 2024 04:01
2
Cherly O
13 April 2024 09:41


2
Tentukan struktur novel sejarah Gajah Mada: Bergelut dalam Kemelut Takhta dan Angkara dalam format laporan berikut!
3
3.1
Tentukan peristiwa yang terjadi dalam kutipan novel tersebut!
1
5.0
Kutipan cerita tersebut termasuk bagian . . . .
3
3.6
Agar pidato berjalan dengan baik, pembicara harus memahami hal-hal berikut ini, kecuali ....
3
5.0
Yang bukan termasuk ciri-ciri biografi adalah ...
4
4.8
Unsur-unsur berikut yang tidak terdapat dalam rangkaian peristiwa teks cerita sejarah adalah ....
12
5.0
Bacalah teks berikut!
Seiring pesatnya perkembangan teknologi dan informasi, minat dan perhatian generasi muda semakin berkurang dan budaya asli Indonesia semakin tenggelam dan tergilas arus kuatnya budaya asing. Saat ini, hanya sedikit dari generasi muda yang dapat membawakan tarian daerah atau tradisi lainnya. Pergeseran adat dan budaya tampaknya telah mengubah generasi anak negeri. Mereka lebih suka membanggakan budaya asing. Masuknya budaya barat mendapatkan respons positif dari anak muda tanpa filter. Melihat fakta dan kondisi seperti itu, pantas kiranya kita memberi perhatian lebih pada masalah tersebut. Itulah yang menjadi alas an kami untuk mengadakan kegiatan Festival Lintas Sekolah dan Pentas Seni Budaya.
Kutipan bagian proposal tersebut berisikan informasi tentang ...
11
4.6
Unsur-unsur berita adalah....
1
4.1
Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur ekstrinsik hikayat!
5
4.5
Kado Tahun Baru 2014 dari Pertamina
Pertamina mengirim kado Tahun Baru 2014 yang pahit kepada masyarakat. Menaikkan harga elpiji tabung 12 kg lebih dari 50 persen. Akibatnya sampai di tingkat konsumen harganya menjadi Rp125.000,00 hingga Rp130.000,00. Bahkan di lokasi yang relatif jauh dari pangkalan, mencapai Rp150.000,00—Rp200.000,00.
Sungguh, kenaikan harga itu merupakan kado yang tidak simpatik, tidak bijak, dan tidak logis. Masyarakat sebagai konsumen menjadi terkaget-kaget karena kenaikan tanpa didahului sosialisasi. Pertamina memutuskan secara sepihak seraya mengiringinya dengan alasan yang terkesan logis. Merugi Rp22 triliun selama 6 tahun sebagai dampak kenaikan harga di pasar internasional serta melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Kenaikan harga itu mengharuskan Presiden Republik Indonesia yang sedang melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur meminta Wakil Presiden Republik Indonesia menggelar rapat mendadak dengan para menteri terkait. Mendengarkan penjelasan Direksi Pertamina dan pandangan Menko Ekuin, yang kesimpulannya dilaporkan kepada Presiden. Berdasar kesimpulan rapat itulah, Presiden kemudian membuat keputusan harga elpiji 12 kg yang diumumkan pada Minggu kemarin.
Kita mengapresiasi langkah cekatan pemerintah dalam mengapresiasi kenaikan harga elpiji non-subsidi 12 kg itu seraya mengiringinya dengan pertanyaan. Benarkah pemerintah tidak tahu atau tidak diberi tahu mengenai rencana Pertamina menaikkan secara sewenang-wenang. Pertamina merupakan perusahaan negara yang diamanati undang-undang sebagai pengelola minyak dan gas bumi untuk sebesar-besar kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Rasanya mustahil kalau pemerintah, dalam hal ini Menko Ekuin dan Menteri BUMN tidak tahu, tidak diberi tahu serta tidak dimintai pandangan, pendapat, dan pertimbangannya.
Kalau dugaan kita yang seperti itu benar adanya, bisa saja di antara kita menengarai langkah pemerintah itu sebagai reaksi semu. Reaksi yang muncul sebagai bentuk kekagetan atas reaksi keras yang ditunjukkan pimpinan DPR R1, DPD RI, dan masyarakat luas. Malah boleh jadi ada politisi yang mengategorikannya sebagai reaksi yang cenderung bersifat pencitraan sehingga terbangun kesan bahwa pemerintah memperhatikan kesulitan sekaligus melindungi kebutuhan rakyat.
Kita tidak bisa menerima sepenuhnya alasan merugi Rp22 triliun selama 6 tahun menjadi regulator elpiji sehingga serta-merta Pertamina menaikkan harga elpiji? Dalam peran dan tugasnya yang mulia inilah Pertamina tidak bisa semata-mata menjadikan harga pasar dunia sebagai kiblat dalam membuat keputusan. Sebab di sisi lain perusahaan memperoleh keuntungan besar atas hasil tambang minyak dan gas yang dieksploitasi dari perut bumi indonesia.
Keuntungan besar itulah yang seharusnya digunakan untuk sebesar-besar kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Caranya dengan mengambil atau menyisihkan sepersekian persen keuntungan untuk menyubsidi kebutuhan bahan bakar kalangan masyarakat menengah ke bawah.
Sumber: Kedaulatan Rakyat, 6 Januari 2014
Apa kata kunci dalam paragraf kedua?
13
4.2
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia