Urutkan
Jelaskan pembagian struktur teks eksposisi!
1
0.0
Temukan gagasan pokok dalam teks eksposisi berikut!
Mandiri Pangan dari Pekarangan dan Teknologi Tepat Guna
Dengan berbagai teknologi intensifikasi sederhana, pekarangan dapat menjadi sumber bahan pokok makanan seperti beras, sayur-mayur, dan ikan. Kegiatan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap makanan pokok yang bernilai gizi tinggi.
Ada beberapa alasan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber bahan makanan pokok. Pertama, aneka tanaman sayur-mayur, seperti kacang panjang, cabai, kangkung darat, dan terong dapat ditanam di media selain tanah. Khususnya untuk kangkung darat dapat dibudidayakan di bumbung bambu yang disulap menjadi semacam pot. Tanaman terong, kencur, dan jahe, dapat dibudidayakan di media kantong plastik dan pot. Sementara itu, sumber karbohidrat, seperti jagung, ketela pohon, ubi jalar dapat ditanam di pekarangan. Untuk mencukupi pupuk, kotoran ternak kambing dan sapi yang menjadi piaraannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami. Selanjutnya, untuk sumber protein lain, pekarangan juga bisa dimanfaatkan menjadi kolam ikan yang mudah dipelihara, seperti lele, mujair, atau kakap. Di samping sebagai makanan sehari-hari, ikan itu bisa dijual kepada orang lain untuk meningkatkan penghasilan.
Melalui pembimbingan teknologi tepat guna, hasil panen itu dapat diolah menjadi aneka jenis komoditas pangan olahan skala rumah tangga. Ubi singkong dan pisang, misalnya, dapat diolah menjadi keripik. Selain itu, bahan makanan tersebut dapat diolah menjadi bermacam-macam produk jajanan. Dengan demikian, pekarangan dengan sedikit sentuhan teknologi tepat guna dapat mewujudkan kecukupan pangan masyarakat.
(Disadur dari: https://www.bindoline.com/menganalisis-teks-eksposisi-mandiri-pangan-dari-pekarangan-dan-teknologi-tepat-guna/. diunduh 10 September 2018)
1
2.5
Jelaskan yang disebut dengan gagasan pokok!
73
0.0
Jelaskan yang dimaksud dengan opini!
1
0.0
Bacalah teks berikut!
Sungai adalah air yang mengalir secara alamiah melalui sebuah saluran alam. Berdasarkan debit airnya, sungai dibagi dalam tiga jenis yaitu sungai permanen, sungai periodik, dan sungai episodik. Sungai permanen adalah sungai yang debit airnya hampir tetap sepanjang tahun. Baik pada musim penghujan maupun musim kemarau perbedaan debit airnya tidak terlalu besar. Sungai periodik adalah sungai yang airnya melimpah pada musim penghujan dan kecil pada musim kemarau. Sungai-sungai jenis ini sering terdapat di Pulau Jawa karena daerah aliran sungai di Pulau Jawa sudah berubah menjadi daerah pertanian. Sungai episodik adalah sungai yang debit airnya besar pada musim penghujan dan kering pada musim kemarau. Sungai-sungai seperti ini terdapat di daerah-daerah yang musim kemaraunya lebih panjang dibandingkan musim penghujannya.
(Disadur dari: https://www.pelajaran.co.id/201 7/14/pengertian-sungai-proses-terbentuknya-sungai-jenis-dan-manfaat-sungai-terlengkap.html, diunduh 14 September 2018)
Interpretasi yang sesuai dengan isi teks laporan hasil observasi tersebut adalah….
1
0.0
Kita harus menjaga kebersihan pantai meskipun sudah ada petugas kebersihan pantai.
Kalimat tersebut termasuk kalimat….
1
5.0
Perhatikan bacaan berikut!
1) Keluarga kerang-kerangan merupakan salah satu divisi dengan jumlah spesies 100.000 lebih. 2) Kerang-kerangan termasuk filum Moluska. 3)Terdapat tiga kelas utama yang hidup di habitat karang yaitu Gastropoda, Bivalbe, dan Cephalopoda. 4) Banyak Moluska yang telah kehilangan cangkangnya, seperti Nudibranch, siput, dan beberapa Cephalopoda. 5) Ciri lain hewan kerang adalah adanya gigi yang berfungsi untuk menangkap dan memakan mangsanya.
(Disadur dari Guntur, A.B. Sambah, dan A.A. Jaziri, Rehabilitasi Terumbu Karang, Malang, UB Press. 2018)
Deskripsi keluarga kerang-kerangan terdapat pada kalimat.…
2
3.0
Bacalah teks berikut!
Terumbu karang adalah ekosistem bawah laut yang terdiri atas sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalsium karbonat, semacam batu kapur. Binatang karang terlihat seperti tanaman, padahal sebenarnya karang merupakan sekumpulan hewan-hewan kecil yang bernama polip. Terdapat dua macam karang, yakni karang keras dan karang lunak. Karang keras hidup bersimbiosis dengan alga bernama zooxanthellae. Karang jenis ini hidup di perairan dangkal. Di perairan dangkal sinar matahari bisa menembus dengan baik karena zooxanthellae memperoleh energi dengan proses fotosintesis . Karang keras membentuk struktur terumbu dan memiliki tubuh yang keras seperti batu. Karang lunak tidak bersimbiosis dengan alga, bentuknya seperti tanaman. Karang jenis ini bisa hidup di perairan dangkal maupun perairan yang lebih dalam.
Polip merupakan, binatang kecil yang menyerupai karung. Di bibir tubuhnya memiliki tentakel untuk menarik dan menangkap mangsa. Makanan polip adalah plankton yang terbawa arus laut. Polip menyerap kalsium karbonat dari air laut dan mengeluarkannya dalam bentuk struktur kapur yang keras untuk melindungi tubuhnya yang lunak.
Ekosistem terumbu karang merupakan habitat hidup sejumlah spesies binatang laut, tempat pemijahan, peneluran, dan pembesaran anak-anak ikan. Dalam ekosistem ini terdapat banyak makanan bagi ikan-ikan kecil dan ikan-ikan kecil tersebut merupakan mangsa bagi predator yang lebih besar. Ekosistem ini menjadi habitat hidup berbagai satwa laut. Terumbu karang bersama-sama hutan mangrove merupakan ekosistem penting yang menjadi gudang keanekaragaman hayati di laut. Dari sisi keanekaragaman hayati, terumbu karang disebut-sebut sebagai hutan tropis di lautan.
(Disadur dari: https://jurnalbumi.com/knol/terumbu-karang/, diunduh 12 September 2018)
Kalimat deskripsi ditunjukkan oleh kalimat….
4
1.0
Bacalah teks berikut!
Penyu adalah hewan sejenis reptilia. Penyu mempunyai tulang dalam dan luar. Di bagian dalam terdapat tulang rangka. Sementara itu, di bagian tubuh luar terdapat tempurung. Tulang-tulang iga penyu menyatu dengan tempurungnya. Tulang pinggul dan bahunya berada di dalam tulang iganya sehingga seluruh tempurung melindungi bagian dalam tubuhnya.
Di seluruh dunia terdapat tujuh jenis penyu. Jenis-jenis penyu tersebut yaitu penyu belimbing, penyu hijau, penyu tempayan, penyu sisik, penyu pipih, penyu lekang, dan penyu kemp's ridley. Setiap jenis penyu memiliki tempurung yang berbeda. Penyu dengan tempurung terbesar adalah penyu belimbing. Sementara itu, jenis penyu terkecil adalah penyu kemp's ridley.
(Disadur dari: Koen, Setyawan, Seri Binatang Langka Indonesia: Penyu dan Badak, Jakarta, Elex Media Komputindo, 2013)
Teks laporan hasil observasi tersebut membahas….
2
5.0
Pembeli: "Selamat sore, Mbak, saya Hanif yang menghubungi Mbak tadi pagi."
Penjual: "Selamat sore. Apa benar Anda tertarik dengan sepeda yang saya iklankan di Bintara Olshop itu?"
Pembeli: "Betul, Mbak. Saya tertarik ingin melihat fisik asli sepeda tersebut secara dekat. Berdasarkan foto yang saya lihat, sepeda Mbak masih dalam keadaan baik."
Penjual: "Ya, betul sekali. Sepeda itu baru saya beli sekitar satu tahun yang lalu dan kondisinya masih bagus."
Pembeli: "Oh begitu, Mbak. Kalau begitu, bisa saya lihat sepeda itu sekarang?"
Penjual: "Bisa. Nah, ini sepedanya! Masih bagus, bukan?"
Pembeli : "Iya, Mbak, persis seperti di foto. Warnanya masih mengkilat seperti baru."
Penjual: "Tentu saja. Sepeda ini selalu saya rawat."
Pembeli: "Iya, Mbak. Bicara mengenai barang kan sudah jelas ini, Mbak. Bagaimana dengan harga yang Mbak ajukan?"
Penjual: "Untuk masalah harga, setelah saya cari informasi dari berbagai sumber mengenai harga sepeda merek ini, saya mematok harga Rp2.500.000,00."
Pembeli: "Wah, harganya cukup tinggi ya, Mbak!"
Penjual: " lya, itu sesuai dengan kondisi sepedanya. Sekarang berapa harga yang Anda tawarkan?"
Pembeli: "Bagaimana kalau saya menawar seharga Rp1.800.000.00?"
Penjual: "Wah, itu terlalu rendah! Anda sudah tahu kondisi sepeda ini. Jadi, saya rasa tawaran dari Anda jauh di bawah harga standar."
Pembeli: "Bagaimana kalau saya naikkan Rp100.000.00 Mbak?"
Penjual: "Kalau segitu, saya belum bisa melepas sepeda ini. Bagaimana kalau saya beri pilihan? Jika Anda benar-benar menginginkan sepeda ini, saya bisa memberi waktu satu minggu untuk melunasi. Bagaimana Saudara Hanif?"
Pembeli: "Alternatif yang bagus, Mbak. Sebenarnya saya memang tertarik dengan sepeda ini. Tapi masalah harga yang belum sesuai. Bagaimana kalau saya naikkan menjadi Rp1.950.000,00, Mbak?"
Penjual: "Begini saja, sepeda ini akan saya lepas dengan harga Rp2.000.000,00, itu sudah saya kurangkan Rp500.000,00. Jika di bawah harga ini, saya tidak bisa melepas sepeda ini. Jadi, bagaimana?"
Pembeli: "Baiklah, Mbak, saya setuju, tetapi pembayarannya sesuai dengan alternatif yang telah disepakati tadi."
Penjual: "Baiklah,Saudara Hanif.Jadi pembayarannya tunai atau bagaimana?"
Pembeli: "Pembayarannya separuh tunai di sini dan separuhnya lagi jika sepeda telah saya terima. Bagaimana, Mbak?"
Penjual: "Baiklah, Saudara Hanif, Silakan tanda tangan di sini. Terima kasih, Saudara Hanif. Senang bekerja sama dengan Anda. Semoga beruntung dengan sepeda ini."
Pembeli: "Terima kasih kembali, Mbak, saya juga merasa senang bekerja sama dengan Anda. Baiklah, Mbak, saya tunggu kedatangan sepeda ini. Ini aIamat rumah saya."
Penjual: "Baiklah, Saudara Hanif, hati-hati di jalan."
Disadur dari: http://hanif. awanda.blogspot.com/2014/02/contohteks negoisasijualbellsepeda.html, diunduh 1 Juni 2016
Buatlah simpulan isi teks negosiasi tersebut!
1
0.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia