Gelombang merupakan getaran yang merambat. Gelombang stasioner merupakan gelombang yang amplitudonya tidak tetap pada titik-titik yang dilaluinya. Gelombang stasioner dapat terbentuk jika terjadi superposisi (perpaduan) dua gelombang yang memiliki amplitudo, panjang gelombang, dan frekuensi sama, tetapi memiliki arah yang berlawanan. Misalnya superposisi antara gelombang datang dan gelombang pantul yang merambat pada tali.
Pada gelombang stasioner, terdapat titik-titik yang bergetar dengan amplitudo maksimum dan terdapat pula titik-titik yang bergetar dengan amplitudo minimum. Titik-titik yang memiliki amplitudo maksimum disebut puncak/perut gelombang, sedangkan titik-titik yang memiliki amplitudo minimum disebut lembah/simpul gelombang.
Gelombang stasioner dengan ujung terikat memiliki sudut fase gelombang datang dan gelombang pantul yang berbeda besar radiannya. Ujung pemantul tidak dapat bergerak bebas mengikuti arah getar gelombang datang.
Diketahui:
f=8 HzA=25 cm=0,25 mv=5 m/s
Ditanya: persamaan simpangan (y)
Jawaban:
Hitung frekuensi sudutω=2πfω=2π⋅8ω=16π rad/sHitung bilangan gelombangk=λ2 πk=v t2 πk=v(f1)2 πk=fv2 πk=fv2 π×vfvfk=v2 π fk=52 π (8)k=516 πPersamaan umum gelombang stasioner ujung terikaty=2A sin(kx) cos(ωt)y=2⋅0,25 sin(516πx) cos(16πt)y=0,5 sin(516πx) cos(16πt)
Dengan demikian, persamaan simpangannya adalah y=0,5 sin(516πx) cos(16πt)
Jadi, jawaban yang tepat adalah A