Roboguru

Suatu uji bahan pewarna makanan dilakukan pada produk makanan yang dijual di pinggir jalan. Berdasarkan hasil uji laboratorium, ternyata beberapa jenis produk mengandung pewarna yang tidak diijinkan yaitu pewarna tekstil. Menurut pendapat kamu bagaimana kelayakan produk tersebut sebagai bahan makanan?

Pertanyaan

Suatu uji bahan pewarna makanan dilakukan pada produk makanan yang dijual di pinggir jalan. Berdasarkan hasil uji laboratorium, ternyata beberapa jenis produk mengandung pewarna yang tidak diijinkan yaitu pewarna tekstil. Menurut pendapat kamu bagaimana kelayakan produk tersebut sebagai bahan makanan?undefined

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Contoh pewarna tekstik yang salah digunakan sebagai pewarna makanan adalah Rhodamin B dan Methanil Yellow. Pewarna tekstik tersebut banyak mengandung loga berat seperti arsen, timbal, dan raksa yang bersifat racun bagi tubuh manusia.

Beberapa penyakit yang dapat ditimbulkan jika produk makanan yang mengandung pewarna tekstil masuk ke dalam tubuh manusia adalah Pembesaran hati, kanker hati, pembesaran ginjal, dan iritasi saluran pencernaan. Sehingga produk makanan yang mengandung pewarna tekstil tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Produk tersebut dilarang di konsumsi karena beresiko menimbulkan berbagai macam penyakit sehingga sangat berbahaya bagi kesehatan.undefined

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Puspita

Terakhir diupdate 30 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Sekuestran disebut juga ....

Pembahasan Soal:

Sekuestran adalah bahan penstabil yang digunakan dalam berbagai makanan lahan. Sekuestran mengikat logam dalam bahan makanan sehingga menjaga kesetabilan makanan. Sekuestran yang paling sering digunakan adalah asam sitrat dan turunannya seperti fosfat, dan garam etilendiamintetraasetat (EDTA).space 

0

Roboguru

Jelaskan macam-macam pestisida berdasarkan bahan kimia yang terkandung di dalamnya.

Pembahasan Soal:

Pestisida adalah bahan atau zat kimia yang digunakan untuk membunuh hama, baik yang berupa tumbuhan, serangga, maupun hewan lain di lingkungan kita.

  1. Insektisida merupakan pestisida untuk memberantas serangga.Contoh insektisida antara lain diazinon, tiodan, basmion, basudin, propoksur, diklorovinil dimetil fosfat, timbel arsenat, dan magnesium fluorosilikat.
  2. Herbisida merupakan pestisida untuk mencegah dan mematikan gulma atau tumbuhan pengganggu. Contoh herbisida antara lain gramoxone, totacol, pentakloro fenol, dan amonium sulfonat.
  3. Nematisida adalah pestisida untuk memberantas hama cacing. Hama ini sering merusak akar atau umbi tanaman. Contoh nematisida adalah oksamil dan natrium metam.
  4. Fungisida adalah pestisida untuk memberantas jamur (fungi). Contoh fungisida adalah timbel (I) oksida, carbendazim, tembaga oksiklorida, dan natrium dikromat.
  5. Rodentisida adalah pestisida untuk memberantas binatang pengerat, misalnya tikus. Contoh rodentisida adalah warangan (senyawa arsen) dan thalium sulfat.

 

0

Roboguru

Freon dalam pewangi digunakan sebagai...

Pembahasan Soal:

Zat pendorong pada botol parfum adalah gas freon (Cloro Flouro Carbon-CFC). Karna sifat dari senyawa CFC ini memiliki tekanan yang dapat digunakan sebagai penyembur atau pendorong parfum. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Perhatikan tabel kandungan beberapa jenis produk makanan di bawah ini! Berdasarkan tabel di atas, jawablah pertanyaan berikut. Jelaskan efek penggunaan zat aditif bagi kesehatan tubuh!

Pembahasan Soal:

Zat aditif pada makanan berguna untuk menjaga makanan agar tetap segar dan tahan lama, serta meningkatkan cita rasa dan memperindah tampilannya. Namun, makanan dapat menjadi tidak layak dikonsumsi bila makanan yang banyak mengandung zat aditif berupa bahan pengawet sintetis atau buatan yang berlebihan. Bagi kebanyakan orang, zat aditif pada makanan dalam jumlah yang aman tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Namun, ada sebagian orang yang dapat mengalami efek samping, seperti diare, sakit perut, batuk pilek, muntah, gatal-gatal, dan ruam kulit setelah mengonsumsi makanan dengan kandungan zat aditif.undefined

0

Roboguru

Perhatikan komposisi makanan berikut! Komposisi: Tepung terigu, minyak nabati, tepung tapioka, bawang merah, bawang putih, perisa sintetik ayam, gula, penguat rasa monosodium glutamat, kecap asin, g...

Pembahasan Soal:

Zat aditif adalah zat-zat yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman dengan tujuan tertentu. Zat aditif dibagi menjadi dua, yaitu zat aditif alami dan zat aditif sintetik (buatan). Zat aditif alami adalah zat aditif yang diperoleh dari alam misalnya tumbuh-tumbuhan. Sedangkan zat aditif sintetik adalah zat aditif yang diperoleh melalui proses kimia. Zat aditif baik alami maupun sintestik yang terkandung dalam makanan meliputi zat pewarna, zat pemanis, zat pengawet, zat pemberi aroma, dan zat penyedap.

Berdasarkan komposisi tersebut, maka:

  • Tepung terigu, minyak nabati, tepung tapioka, bawang merah, bawang putih, gula, kecap asin, dan garam merupakan zat aditif alami.
  • Perisa sintetik ayam, penguat rasa monosodium glutamat, pengatur keasaman natrium karbonat, penstabil natrium poliosat, pemantap gom guar, pemanis buatan sukralosa, pewarna cokelat HT Cl 20285 merupakan zat aditif sintetik.space 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved