Komposisi refleksi yang dimulai dengan refleksi ke garis g 1 kemudian refleksi ke garis g 2 merupakan rotasi pada titik B ( b 1 , b 2 ) sejauh 2 α . Jika titik A ( x 1 , y 1 ) direfleksikan terhadap garis g 1 dan dilanjutkan dengan refleksi terhadap garis g 2 mempunyai peta A ′ ( x 1 ′ , y 1 ′ ) maka dapat ditulis hubungan:
( x 1 ′ − b 1 y 1 ′ − b 2 ) = ( cos 2 α sin 2 α − sin 2 α cos 2 α ) ( x 1 − b 1 y 1 − b 2 )
Garis y = x m 1 = 1
garis y = 3 1 3 x m 2 = 3 1 3
Misal sudut yang dibentuk kedua garis adalah α , maka:
tan α = 1 + m 2 . m 1 m 2 − m 1 = 1 + 3 1 3 3 1 3 − 1 = 3 − 2 α = − 1 5 ∘
Titik potong garis y = x dan y = 3 1 3 x adalah ( 0 , 0 ) .
Refleksi ke garis y = x kemudian ke garis y = 3 1 3 x sama dengan rotasi pada titik ( 0 , 0 ) sejauh 2 × ( − 1 5 ∘ ) = − 3 0 ∘ .
Misal peta dari titik A ( 2 , 4 ) oleh transformasi tersebut adalah A ′ ( x ′ , y ′ ) , maka dapat ditulis hubungan:
( x ′ − 0 y ′ − 0 ) = = = ( cos ( − 3 0 ∘ ) sin ( − 3 0 ∘ ) − sin ( − 3 0 ∘ ) cos ( − 3 0 ∘ ) ) ( 2 − 0 4 − 0 ) ( 2 1 3 − 2 1 2 1 2 1 3 ) ( 2 4 ) ( 3 + 2 − 1 + 2 3 )
x ′ = 3 + 2 dan y ′ = − 1 + 2 3 A ′ ( 3 + 2 , − 1 + 2 3 ) A ′ ( 3 + 2 , 2 3 − 1 )
Dengan demikian, peta dari titik A ( 2 , 4 ) yang direfleksikan secara berurutan terhadap garis y = x dan y = 3 1 3 x adalah A ′ ( 3 + 2 , 2 3 − 1 ) .
Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah A.
Komposisi refleksi yang dimulai dengan refleksi ke garis g1 kemudian refleksi ke garis g2 merupakan rotasi pada titik B(b1,b2) sejauh 2α. Jika titik A(x1,y1) direfleksikan terhadap garis g1 dan dilanjutkan dengan refleksi terhadap garis g2 mempunyai peta A′(x1′,y1′) maka dapat ditulis hubungan: