Urutkan
Winda S
09 Agustus 2023 00:16
0
Teguh S
09 Agustus 2023 00:16
0
Mahkota D
09 Agustus 2023 00:16
0
Winda S
09 Agustus 2023 00:16
0
Edwin C
09 Agustus 2023 00:16
0
Mahkota D
09 Agustus 2023 00:16
0
Winda S
09 Agustus 2023 00:15
0
Winda S
09 Agustus 2023 00:15
0
Teguh S
09 Agustus 2023 00:15
0
Jika Anda terkena tilang, maka Anda harus memperhatikan hal-hal berikut.
Kesalahan berbahasa yang terdapat pada kalimat di atas adalah ....
1
0.0
Soal terdiri atas 3 bagian, yaitu PERNYATAAN; kata SEBAB; dan ALASAN yang disusun berurutan.
Kekecewaan Dr. Sutomo terhadap Budi Utomo yang masih tetap mempertahankan keeklusifannya (hanya menerima anggota yang berasal dari golongan priyayi di Jawa dan Madura)
SEBAB
Beliau harus pindah organisasi dan mendirikan lndonesische Studie Club.
1
0.0
(1)Pertumbuhan ekonomi dunia, secara agregat, cenderung meningkat. (2) Hal ini membawa implikasi kepada peningkatan aktivitas ekonomi di Asia Pasifik. (3) World & Economic (WEF) tahun 2001 memprediksi bahwa kawasan ini akan menjadi leader bagi kawasan lain dalam kurun waktu dua dekade mendatang. (4) Satu hal yang menarik, berdasarkan kajian WEF, variabel terpenting dari pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut adalah sektor kelautan.
(5) Indonesia sebagai negara kepulauan di Asia Pasifik, diyakini oleh Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia akan memegang peranan kunci dalam pertumbuhan di kawasan Asia Pasifik sebagaimana prediksi WEF tersebut. (6) Hal ini sangat beralasan mengingat studi yang dilakukan oleh IPB menunjukkan bahwa hingga tahun 1998 sektor kelautan menyumbang 20,06% Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. (7) Perekmbangan sektor kelautan dibandingkan dengan sektor lainnya dipaparkan sebagai berikut.
Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto menurut Lapangan Usaha
|
No |
Lapangan Usaha |
Tahun |
|||
|
1995 |
1996 |
1997 |
1998 |
||
|
1 |
Pertanian |
16,12 |
14,83 |
12,89 |
12,62 |
|
2 |
Pertambangan |
9,25 |
4,85 |
5,69 |
4,21 |
|
3 |
Manufakturing |
23,86 |
20,91 |
21,02 |
19,92 |
|
4 |
Jasa-Jasa |
50,80 |
47,03 |
42,64 |
41,12 |
|
5 |
Kelautan |
12,38 |
12,40 |
16,55 |
20,06 |
(8) Apabila dibandingkan dengan negara lain, kontribusi sektor kelautan Indonesia masih relatif rendah. (9) Beberapa negara seperti RRC, Amerika Serikat dan Norwegia kontribusi sektor kelautan terhadap PDB nasional mereka sudah lebih 30%, sebagai contoh negara RR, sektor kelautan di negara tersebut pada tahun 1999 telah menyumbangkan nilai sebesar 1,846 miliar yuan atau sekitar 48,4% dari PDB nasionalnya. (1) Sementara itu, Amerika Serikat dengan potensi keanekaragaman hayati laut yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan Indonesia, tahun 1994 bisa meraup devisa dari industri kelautan sebesar 14 miliar dollar. (11) Indonesia yang mempunyai wilayah laut cukup luas yang dikenal dengan potensi keanekaragaman hayati laut yang tinggi, kontribusi ekonomi sektor kelautan pada tahun 1998 sebesar 20,06% dari PDB nasional.
(12) Namun demikian, jika dikaji secara menyeluruh, sektor kelautan mempunyai prospek cukup besar dalam sumbangannya terhadap pembangunan nasional. (13) Selain mengalami kenaikan yang cukup besar dibandingkan dengan sektor lainnya, nilai PDB sector kelautan sejak tahun 1995 memperlihatkan peningkatan. (!4) Pada tahun 1995, PDB sektor kelautan mempunyai nilai sebesar 12,38% dan tahun 1998 meningkat menjadi 20,06% dari PDB nasional.
(Diadaptasi dari http://www.indomarine.or.id)
Kesalahan penggunaan tanda baca terdapat pada kalimat ....
1
0.0
(1) Motivasi berasal dari motove atau movere yang berarti "mengerahkan". (2) Seperti yang dikatakan Liang Gie (dalam Martoyo, 2000), motif atau dorongan adalah suatu dorongan yang menjadi pangkal seseorang melakukan sesuatu atau bekerja. (3) Orang yang sangat termotivasi adalah orang yang melaksanakan upaya substansial, guna menunjang tujuan-tujuan produksi kesatuan kerjanya, dan organisasi dimana ia bekerja. (4) Seseorang yang tidak termotivasi, hanya memberikan upaya minim ketika bekerja.
(5) Konsep motivasi, merupakan sebuah konsep penting dalam studi tentang kinerja individual. (6) Dengan demikian motivasi berarti pemberian motif atau hal yang menimbulkan dorongan atau keadaan yang menimbulkan dorongan. (7) Dapat juga dikatakan bahwa motivasi adalah faktor yang mendorong orang untuk bertindak dengan cara tertentu.
(8) Menurut Martoyo (2000) manusia akan memiliki semangat untuk mengerjakan suatu hal jika dapat menghasilkan sesuatu yang dianggapnya sangat berharga, yang berdampak pada kelangsungan hidupnya, menimbulkan rasa tentram, rasa aman dan sebagainya. (9) Motivasi atau dorongan kepada pegawai untuk bersedia bekerja sama demi tercapainya tujuan bersama dapat diklasifikasi menjadi dua macam, yaitu motivasi finansial dan nonfinansial.
(10) Motivasi finansial adalah dorongan yang dilakukan dengan memberikan imbalan finansial kepada pegawai. (11) Imbalan tersebut sering disebut dengan istilah insentif. (12) Motivasi nonfinansial adalah dorongan yang tidak diwujudkan dalam bentuk finansial. atau uang, melainkan diwujudkan dalam bentuk pujian, penghargaan, pendekatan antar manusia dan lain sebagainya. (13) Dari penjelasan ini, dapat disimpulkan bahwa motivasi sangat penting bagi suatu perusahaan atau instansi karena dapat mendorong karyawan untuk bertindak secara ikhlas dalam mencapai tujuan perusahaan secara efisien.
Kesalahan penggunaan ejaan ditemukan pada kalimat .......
2
0.0
(1) Generasi hari ini berbeda dengan generasi sebelumnya karena generasi hari ini lahir di tengah kecanggihan teknologi digital sehingga mereka dimanjakan game online dan media sosial. (2) Sejatinya, smart phone mendukung proses belajar-mengajar sehingga proses transfer of knowledge dan pembinaan karakter dan keterampilan berjalan lancar. (3) Namun, kita juga sering menjumpai remaja yang berada dalam sebuah forum tanpa berkomunikasi satu dengan yang lain, karena asyik dengan dunianya sendiri. (4) Meminjam bahasa Don Tapscott (2013), generasi ini adalah generasi acuh tak-acuh. (5) Minat mereka hanya mengenai budaya popular, para pesohor, dan teman-teman mereka. (6) Hal itu menunjukkan bahwa teknologi digital membawa sejumlah dampak positif dan negatif.
(7) Menurut Felder dan Soloman (1993), “Pembelajar di zaman informasi ini memunyai kecenderungan gaya belajar aktif, sequential, sensing, dan visual”. (8) Fokus pembelajaran adalah pembelajaran seumur hidup, bukan demi ujian semata. (9) Guru tidak perlu khawatir jika siswa lupa tanggal peristiwa penting dalam sejarah, karena mereka dapat mencarinya melalui buku dan web. (10) Guru perlu mengajari mereka cara belajar yang baik dan mendorong merek auntuk gemar membaca dan menulis. (11) Jadi, yang terpenting bukan hanya tentang apa yang diketahui ketika merek lulus, melainkan juga mencintai pembelajaran seumur hidup.
Kesalahan penggunaan tanda baca koma terdapat pada kalimat ....
1
0.0
(I) Penafian budaya bemalar di jenjang pendidikan pra universitas berpengaruh pada pendidikan tinggi. (2) Secara informal, sudah wajar diantara pengajar Perguruan Tinggi terdengar keluhan tentang ketidaksiapan lulusan SMA belajar di Perguruan Tinggi. (3) Guna memahami situasi ini, diperlukan penelitian ilmiah yang dilakukan secara seksama. (4) Semua warga bertanggung jawab membangunkan budaya bernalar. (5) Namun demikian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai kementerian dengan jumlah doktor terbanyak dan mengemban nama kebudayaan tentunya memegang peran sentral. (6) Di kementerian ini guru sebagai ganda terdepan pejuang budaya bernalar menghadapi gencarnya perilaku nirnalar. (T) Guru sulit membudayakan bernalar, karena guru tersandera oleh kebijakan dan sistem. (8) Bukan salah guru jika tidak membelajarkan kecakapan itu. (9) Kebijakan pendidikan pada saat ini tidak kondusif terhadap upaya pembudayaan bernalar. (10) Pengakuan terhadap guru yang berinovasi membelajarkan bernalar nyaris tidak ada. (l1) Unsur terpenting dalam pembudayaan bernalar adalah guru. (12) Mematahkan pasang penyanderanya sederhana, yaitu memerlukan rasionalisasi. (13) Guru harus diberdayakan menjadi seorang intelektual merdeka. (14) Caranya adalah menggelorakan kembali semangat belajar guru terutama untuk mendalami konsep sekaligus budaya keilmuannya (15) Di sini mutlak diperlukan kepeloporan Perguruan Tinggi sebagai lembaga mencetak guru. (16) Juga, sangat diperlukan penggunaan bahasa yang berbudaya saat membangun komunikasi dengan guru. (17) Kemudian, diperlukan penyadaran guru atas peran pentingnya dalam pembangunan negara berdasarkan intelektualitas. (18) Hasrat keuangan dan semangat kemerdekaan guru akan berimbas langsung pada siswa yang bergairah bernalar. Kesalahan penggunaan ejaan ditemukan pada kalimat
1
0.0
(1) Globalisasi menjadi tantangan untuk semua aspek kehidupan termasuk kebudayaan. (2) Era global menuntut kesiapan kita untuk siap berubah menyesuaikan perubahan zaman dan mampu mengambil setiap kesempatan. (3) Budaya tradisional di Indonesia sebenarnya lebih kreatif dan tidak bersifat meniru, namun yang menjadi masalah adalah bagaimana mempertahankan jati diri bangsa. (4) Sebagai contoh sederhana, budaya gotong royong di Indonesia saat ini hampir terkikis habis, yang digantikan oleh sikap individual dan tidak peduli kepada orang lain. (5) Perlu dipikirkan agar kebudayaan kita tetap dapat mencerminkan kepribadian bangsa.
(6) Dalam era globalisasi, kebudayaan tradisional mulai mengalami erosi. (7) Semua orang, terutama anak muda, lebih senang menghabiskan waktunya mengakses internet daripada mempelajari tarian dari kebudayaan sendiri. (8) Orang akan merasa bangga ketika dapat meniru gaya berpakaian orang Barat dan menganggap budayanya ketinggalan zaman. (9) Globalisasi akan selalu memberikan perubahan. (10) Oleh karena itu, harus meneliti apakah berbagai budaya yang masuk tersebut bersifat positif atau negatif.
Kalimat yang TIDAK efektif dalam teks di atas adalah kalimat ....
2
0.0
(1) Konsumsi soda tidak hanya dikaitkan dengan risiko kegemukan akibat kandungan gulanya yang tinggi, tetapi juga dengan masalah kurang tidur pada orang dewasa. (2) Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan mengamati data survei yang melibatkan 19 ribu orang dewasa dengan 13 persen di antaranya hanya tidur 5 jam atau bahkan kurang dalam semalam. (3) Hasil analisa menunjukkan bahwa partisipan yang mengalami kurang tidur mengonsumsi minuman bersoda sebanyak 21 persen lebih banyak dibandingkan dengan partisipan yang tidurnya 7-8 jam. (4) Hasil tersebut juga mengungkapkan bahwa jenis minuman bersoda yang dikonsumsi para partisipan adalah minuman yang mengandung kafein, seperti halnya kopi.
(5) Kafein minuman bersoda mengikat senyawa tertentu di otak sehingga sensor rasa kantuknya terganggu. (6) Namun, kurang tidur tampaknya mendorong seseorang untuk mengonsumsi lebih banyak soda daripada gula yang berpengaruh negatif terhadap kemampuan tidur. (7) Partisipan yang kurang tidur tercatat lebih banyak yang merokok, kurang gerak dan berpendidikan rendah.
Penulisan kata yang TIDAK mengikuti kaidah ejaan terdapat pada kalimat ....
2
0.0
Penanganan masalah pendidikan diantaranya ditempuh dengan membangun SD kecil untuk melayani kebutuhan pendidikan di daerah terpencil yang dilakukan pada pelita V, di samping SD reguler di wilayah-wilayah yang padat penduduk.
Ejaan pada kalimat di atas menjadi benar jika diperbaiki dengan cara ....
1
5.0
Keberhasilan pasukan koalisi pemerintah membuktikan, bahwa persatuan seluruh komponen menjadi syarat mutlak bagi keberlanjutan Irak.
Kalimat tersebut menggunakan ejaan bahasa Indonesia yang salah karena ....
6
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia