Urutkan
Lily S
27 September 2023 16:04
1
Tissa Y
27 September 2023 16:04
1
Jiny B
27 September 2023 16:04
1
Anji V
27 September 2023 16:04
2
Lily S
27 September 2023 16:04
2
Tissa Y
27 September 2023 16:04
1
I'M M
27 September 2023 15:14
1
Fadelia B
27 September 2023 04:52
1
Rini P
27 September 2023 04:52
2
Andy D
27 September 2023 04:52
1
Pemilik warung tampak geleng geleng kepala. la kemudian bercerita bahwa orang itu tidaklah sakit. Setelah saya pergi, katanya ia sangat lahap sekali makan. Hampir semua makanan yang ada di sana, ia cicipi sampai tandas. la pun memintanya untuk membungkus macam-macam jajajan lainnya. Pemilik warung mengakhiri ceritanya dengan meminta maaf karena disangkanya orang itu saudara saya. Karena itu, ia tidak bisa melarang ataupun menolak permintaannya.
Cuplikan teks tersebut mengandung pesan bahwa ...
1
4.7
Bacalah cuplikan berikut!
Alangkah lebih baik kalau kita lebih berhati-hati dalam menggunakan Facebook. Kita juga harus lebih memahami manfaat dari Facebook tersebut. Janganlah kita sampai lupa akan segalanya. Kita lupa akan waktu, lupa akan saudara, teman yang sudah pasti kehadirannya sejak dulu dan selalu menemani pada saat kita belum mengenal Facebook.
Kata yang berulang-ulang tetapi tidak menyebabkan suatu pernyataan menjadi kurang menarik adalah ....
1
3.5
Bacalah cuplikan di bawah ini!
Padahal (1) di dalam menata ketertiban berlalu lintas, cara konvensional, yakni (2) dengan pemasangan rambu-rambu jalan dipandang jauh lebih elegan dan beradab. Pesan yang disampaikannya tidak kalah jelas dengan pemasangan polisi tidur. Kalaupun (3) toh di wilayah itu banyak pejalanan kaki ataupun (4) anak-anak yang lewat, para pengendara tidak ingin membuat mereka celaka. Hal ini karena mereka pun tentunya sudah mengetahui risiko berat yang akan mereka hadapi apabila mencelakakan orang.
Kalimat penyebaban berada pada urutan ....
1
4.8
Bacalah teks berikut!
"Kalian diterima", katanya. Ya, begitu saja. Tanpa basa-basi apa pun, bahkan tanpa mempersilakan masuk dan tanpa wawancara! Perempuan itu masuk ke dalam toilet. "Srak! Srok! Srak! Srok!" Lalu, keluar dan sambil mengeringkan tangannya yang basah dengan tisu, ia bersabda, " Potong rambut gondrongmu itu, mandi yang bersih, besok pagi pukul enam datang lagi ke sini."
Cepat dan praktis. Tak ada kejadian seperti yang sering kulihat di TV, misalnya: Congratulations! Selamat bergabung! Silakan menandatangani kontrak, Anda akan menjadi aset penting perusahaan kami! Atau, orang dengan kualifikasi seperti Andalah yang kami cari selama ini!
Esoknya perempuan itu menyuruh kami naik ke bak mobil pick up, berkeliling, lalu menurunkan kami di sebuah perumahan. Ia menyerahkan dua tas besar dan memberi sedikit instruksi. Jadilah kami salesman alat-alat dapur, dari pintu ke pintu.
Hanya beberapa minggu bekerja, kami dipecat. Penjualan kami memalukan, demikian istilah perempuan itu. Nasibku membaik karena diterima bekerja di kantor pos. Sedang Arai merantau ke Kalimantan, bekerja dan kuliah di sana. Sambil bekerja di kantor pos Bogor, aku melanjutkan kuliah. Lewat surat kukabarkan kepada ayahku bahwa aku telah menjadi seorang amtenaar dalam kolompangkat tata usaha, dan punya seragam. Benar pendapat Ayah dulu, mereka yang berseragam tampak lebih pintar. Pangkatku: Pengatur Muda Pos. Bukan sembarang, Kawan.
Dengan pangkat itu aku berwenang mencairkan wesel sampai seratus lima puluh ribu rupiah. Di atas angka itu, atasanku, Amtenaar Odji Dahrodji, yang turun tangan.
(Dikutip dari novel Edensor karya Andrea Hirata)
Kutipan novel di atas menggunakan alur ...
2
5.0
Teks tersebut akan menjadi pantun yang baik apabila disusun dengan urutan ....
3
5.0
Iklan baris tersebut menawarkan …
1
4.8
Bacalah cuplikan berikut!
Sikap tersebut dapat lebih mudah dikelola pemerintah daerah di dalam menumbuhkan kesadaran warga akan persoalan di Kabupaten/Kota Bandung yang ada selama ini.
Fakta yang diperlukan untuk menulis argumen tersebut berupa ....
1
4.8
Buatlah sebuah kalimat yang menyatakan pro pada full day school.
6
4.4
Bacalah cuplikan berikut!
Nilai moral yang kedua adalah hendaknya kita mau memaafkan kesalahan orang lain yang sudah bertobat. Jangan seperti tokoh Ayah Hasan yang tidak mau memaafkan kesalahan anaknya bahkan sampai ajal menjemputnya. Manusia adalah tempat salah dan lupa. Setiap manusia pasti mempunyai kesalahan, tetapi suatu saat juga akan kembali ke jalan yang benar. Jika Tuhan saja maha pengampun, pengasih, dan penyayang, mengapa manusia tidak bisa, apalagi demi memaafkan anaknya sendiri.
Unsur yang disampaikan di dalam cuplikan tersebut adalah....
1
4.8
Masalah yang tepat untuk dikembangkan menjadi teks laporan percobaan contohnya ... .
3
4.8
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia