Urutkan
Aisha P
21 September 2022 15:57
1
Bani N
21 September 2022 15:57
2
Hilman H
21 September 2022 15:57
1
Aisha P
21 September 2022 15:56
3
Silmi H
21 September 2022 15:56
3
Bani N
21 September 2022 15:56
1
Silmi H
21 September 2022 15:56
1
Bani N
21 September 2022 15:56
4
Hilman H
21 September 2022 15:56
1
Pesan pengarang dalam puisi disebut....
1
3.0
Tema penggalan puisi tersebut adalah
1
5.0
Masalah yang dapat didiskusikan dari teks tersebut adalah....
5
5.0
"Tapi, apa salah saya, Kyai?" Kadis terlanjur mengajukan pertanyaan itu dan seketika menyesal selama hidupnya tidak pernah membantah gurunya.
"Karena kau tidak belajar apa-apa dari pengajian itu." Perkataan Kyai Dofir kedengaran melengking di telinga Kadis. "Kau pergi mengaji hanya untuk alasan untuk dalih yang dicari-cari supaya kau tidak usah bekerja untuk memberi nafkah pada anak istrimu."
"Tapi, Kyai, selama ini, saya selaku memberi nafkah.
"Ya, memang kau memberi nafkah." suara Kyai Dofir memotong dengan cekatan dan keras, "tapi nafkah itu kau dapat dari hasil meminta-minta pada orang lain. Betul tidak, Kadis?"
("Kadis," Hamzah Rangkuti)
Masalah yang diungkapkan dalam cerita yang diulas tersebut berkaitan dengan nilai ....
1
5.0
Karim: Tapi, aku tidak bisa menjadi pemimpin.
Anwar: Sudah bertahun-tahun berlangsung, sekarang mendadak hilang begitu, apa artinya ini? Kan aku selalu ada. Ini kesempatan yang baik. Orang mendengarkan pidato.
Karim: Tapi, itu bukan perkataanku sendiri yang mereka dengar.
Anwar: Peduli apa, yang penting kan mereka, rakyat, semua senang mendengar apa yang kau ucapkan. Dan sementara itu, kau mendapat kedudukan yang baik. Kau telah mencapai angan-anganmu.
Karim: Itulah yang aku takutkan. Aku takut segala yang telah kucapai ini akan lenyap dan punah kalau mereka tahu.
Anwar: Dan, kau sedang berusaha membuat mereka tahu, insya Allah itu. Dengar, turutilah seperti biasanya segala nasihatku, cukup.
("Bung Besar," Misbach Yusa Biran)
Kelemahan penggalan drama tersebut adalah ...
4
5.0
Sudut pandang yang digunakan pengarang pada cerpen tersebut ialah …
2
5.0
Latar pada penggalan cerpen tersebut adalah …
1
5.0
"Salahkah menurut pendapatmu kalau kami menyembah Tuhan di dunia?" tanya Haji Saleh.
"Tidak, kesalahan engkau karena engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri. Kau takut masuk neraka. Karena itu, taat sembahyang. Tapi, engkau melupakan kehidupan kaummu sendiri, melupakan kehidupan anak istrimu sendiri sehingga mereka kocar-kacir selamanya. Inilah kesalahanmu yang terbesar, terlalu egois. Padahal, engkau di dunia ini berkaum, bersaudara semuanya.
(Robohnya Surau Kami, A.A. Navis)
Masalah utama yang dibahas dalam karya tersebut berkaitan dengan nilai ....
7
5.0
Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan saat menyampaikan cerita, kecuali …
1
2.7
Cermati kutipan naskah drama berikut.
Saenah: Kau belum tidur juga? Kukira sudah larut malam. Beristirahatlah, besok kan hari kerja.
Jamil: Sebentar, Saenah. Seluruh tubuhku memang sudah lelah, tetapi pikiranku masih saja mengambang ke sana kemari. Biasa, kan aku begini malam-malam.
Saenah: Baiklah. Tapi, boleh aku ketahui apa yang kau pikirkan malam ini?
Jamil: Semuanya. Semua apa yang kupikirkan selama ini sudah terekam dalam buku harianku, Saenah. Perjalanan hiclup seorang guru muda yang ditempatkan di daerah terpencil, seperti ini kini merupakan lembaran-lembaran terbuka bagi semua orang.
Saenah: Kenapa baru kini kau beritahukan hal itu padaku? Kau seakan-akan menyimpan suatu rahasia. Atau memang rahasia?
Masalah yang dibicarakan dalam kutipan drama tersebut berkaitan dengan nilai ....
13
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia