Urutkan
Nur A
10 November 2022 02:28
6
Ni L
09 November 2022 23:46
3
Sinta N
09 November 2022 12:50
2
Aura A
09 November 2022 02:17
1
Fazz F
09 November 2022 02:01
1
Perhatikan kutipan hikayat berikut!
Tersebutlah perkataan seorang raja keinderaan yang kena sumpah Batara lndra. Adapun raja itu sekarang hidup laki-bini sebagai si Miskin di negeri Anta Beranta yang diperintah oleh Maharaja Indra Dewa. Adapun pekerjaan si Miskin mengelilingi negeri mencari rezeki setiap hari adanya. Tetapi ke mana pun mereka pergi, mereka selalu dilempari orang dengan batu dan kayu. Terpaksalah mereka makan ketupat dan buku tebu yang didapatinya dari timbunan-timbunan sampah. Hatta beberapa lamanya bini si Miskin pun hamillah dan ingin makan mempelam yang ada di dalam istana raja. Biarpun gentar, terpaksa juga si Miskin meminta mempelam dari raja. Raja Anta Beranta dengan suka memberikan mempelam itu. Beberapa lama kemudian, bini si Miskin ingin makan nangka yang ada di dalam istana pula, dan nangka itu pun diberikan juga oleh raja. Si Miskin keheranan.
Dikutip dari: Aliudin Mahyudin (Alih Aksara), Hikayat Si Miskin, Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1981
Sifat tokoh Raja Anta Beranta yang dermawan ditunjukkan melalui ....
1
5.0
Perhatikan kutipan hikayat berikut!
Dinding bilik kerja Anggung Selamat dipenuhi hiasan berbagai bentuk senjata tajam. Ada keris panjang maupun pendek, keris beruk, dan pedang yang lurus maupun pedang bengkok. Ada pula tombak berluk dan tombak biasa. Perisai dengan berbagai bentuk pun tampak tergantung di dinding itu.
Keduanya duduk bersila di atas permadani yang dibentangkan di lantai bilik.
"Wajah Tuan amat murung pagi ini," sapa Anggung Selamat dengan berhati-hati. "Ada apa gerangan?" lanjutnya. Wajah sahabatnya memang amat kusut.
Muda Cik Leman tak segera menjawab. Anggung Selamat menunggu jawaban dan mencoba menerka melalui sepasang mata sahabatnya. Tetapi, Muda Cik Leman selalu melarikan pandangannya ke arah lain. Anggung Selamat pun tidak bermaksud mendesak sahabatnya menjawab pertanyaannya. Ia tahu sifat sahabatnya, keduanya bersahabat sejak lama. Kesenangan maupun kesedihan sering mereka hadapi bersama.
"Gadis Cik Inam bermimpi buruk," akhirnya Muda Cik Leman membuka suara.
Kalimat itu diucapkan Muda Cik Leman dengan pelan, tetapi amat mengejutkan Anggung Selamat. Seketika tumbuh parit-parit kecil di dahinya.
"Mimpi apa?" tanya Anggung Selamat penuh perhatian.
"Banyak pulau bergerak mendekati pantai Muar, kemudian ribuan tabuan datang menyerang kota. Piring makannya pecah. Dan .... ''
"Dan apa?"
"Banjir darah di Negeri Muar," Muda Cik Leman meneruskan seraya menatap mata Anggung Selamat.
"Tidak sejengkal pun tanah yang digenangi darah."
Ternganga mulut Anggung Selamat mendengar cerita Muda Cik Leman. Lalu keduanya saling pandang. Keduanya diam membisu seperti patung.
Dikutip dari: Sudarno Mahyudin, Hikayat Muda Cik Leman, Yogyakarta, Yayasan Putra Jaya bekerja sama dengan Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, 2006
Watak tokoh Anggung Selamat dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....
1
5.0
Yang termasuk ke dalam unsur pernyataan ulang pendapat dalam artikel tersebut adalah paragraf ....
1
5.0
Kata negosiasi berasal dari kata serapan bahasa....
5
5.0
Kata kurikulum baru tersebut pada kalimat di atas merujuk pada kata ....
2
2.0
Hikayat bersifat istanasentris, banyak menggunakan gaya bahasa klise, dan alurnya mudah ditebak sehingga cenderung monoton. Hal ini berbeda dengan karya sastra baru seperti cerpen yang memiliki ....
2
5.0
Konjungsi yang digunakan pada teks tersebut adalah ....
2
5.0
Di sebuah desa, hiduplah seorang janda dengan anaknya. Hari ini tidak ada kepulan asap di dapur dari rumah janda tersebut.
Kalimat tersebut termasuk struktur teks anekdot bagian ....
1
5.0
Ide pokok kutipan teks tersebut adalah ....
1
2.5
Teks tersebut tergolong ke dalam jenis teks eksposisi karena ....
2
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia