Urutkan
Tissa Y
31 Januari 2023 06:44
1
Lily S
31 Januari 2023 06:43
1
Tissa Y
31 Januari 2023 06:43
1
Jiny B
31 Januari 2023 06:43
2
Anji V
31 Januari 2023 06:43
5
Jiny B
31 Januari 2023 06:43
1
Lily S
31 Januari 2023 06:43
1
Jiny B
31 Januari 2023 06:43
4
Anji V
31 Januari 2023 06:43
1
Lily S
31 Januari 2023 06:43
5
Perhatikan puisi berikut ini!
Negeriku Hari ini
Aprilia Ika
Orang-orang turun ke jalan bukan untuk membuat sejarah
Tapi ada suara yang harus didengar
Lebih baik negara hidup monoton tanpa kisah
Daripada harus ada bertumpahan darah
Kejayaan mana yang setara dengan nyawa
Ke mana mereka harus mengadu
Apakah raga itu direlakan begitu saja ·
Semua duka telah kita rasakan
Semoga lekas membaik
lbu pertiwi
Dikutip dari: Himpunan Mahasiswa Sastra Arab UNS 2019,"Negeriku Hari Ini" dalam Sajak-sajak Pulang, Sidoarjo, Citra Airiz, 2019
Nilai estetis berupa citraan dalam larik pertama puisi tersebut adalah citraan ....
2
5.0
Kanjeng Ratu Ageng adalah guru kehidupan bagi Mustahar. Dari lisan nenek buyutnya inilah mengalir berbagai nasihat agama dan ngelmu kasepuhan yang membenuk kepribadiannya menjadi anak yang rendah hati. Sebagai cucu Sultan yang sedang berkuasa, bisa saja ia diperlakukan istimewa dalam segala hal, mulai dari pendidikan agama di tanah perdikan Petingan. Mustahar pun sebenamya tidak ingin mendapatkan semua itu. Hanya kekagurnan pada sosok Kanjeng Sultan Ageng sajalah hingga para pengajar di Petingan memperlakukan Mustahar berbeda dengan yang lain. Tapi, Mustahar selalu diwanti-wanti nenek buyutnya untuk tidak membeda-bedakan dalam bergaul. Didikan dari nenek buyut membuat Mustahar menjadi pribadi mandiri dan tak bergantung pada bantuan orang lain. la tidak mau mendapakan keistimewaan sebagai seorang pangeran keraton.
Dikutip dari: Yudhi A.W., Diponeggoro Pangeran Bermata tajam Berkilat Iman, Yogyakarta, Diva Press, 2010
Tokoh Mustahar dalam kutipan tersebut memiliki watak ....
1
3.3
Penulisan daftar pustaka tepat berdasarkan data tersebut adalah ....
5
3.8
Bacalah teks berikut.
Di Indonesia, ilmu sosial-humaniora dipandang sebelah mata, tidak punya otonomi keilmuan, dan hanya dijadikan alat legitimasi kebijakan negara. Maka, alih-alih memangkas jatah ilmu sosial-humaniora dari LPDP, ada baiknya pemerintah menilik terlebih dahulu situasi pendidikan humaniora dan penelitian sosial di Indonesia. Sebagaimana diuraikan oleh Samuel (2010), Dhakidac (2003), Hadiz (2016), Hadiz dan Dhakidae (2006), serta Fansuri (2015), sudah sejak lama ilmu sosial-humaniora di Indonesia berhubungan dengan kekuasaan dalam bentuk kebijakan publik.
Efeknya, ilmu sosial-humaniora tidak punya otonomi keilmuan dan hanya dijadikan alat legitimasi agar kebijakan publik terlihat ilmiah. Kondisi ini semakin parah pasca-Orde Baru karena meskipun cengkeraman negara terhadap ilmu sosial-humaniora sudah jauh berkurang tetapi pasar bebas mulai mendikte perkembangan ilmu sosial-humaniora sebatas menjadi "alat ukur" yang bisa menghasilkan profit.
(Disadur dari: https://tirto.id/kebijakan-lpdp-dan-nasib-ilmu-sosial-humaniora-kita-cCFY, diunduh 19 Februari 2019)
Kutipan artikel tersebut disusun dengan pendekatan ...
1
4.0
Tuliskan nilai-nilai buku pada teks ulasan berikut.
Inti dari buku ini adalah kita diminta agar selalu berpikir positif karena segala sesuatu berawal dari pikiran. Dalam buku ini, disajikan juga kisah-kisah yang menarik tentang penyembuhan penyakit. Selain itu, buku ini berisi pengetahuan rahasia berpikir positif untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan. Dengan ketebalan 232 halaman, penulis mampu memberi informasi pengetahuan berpikir positif secara lengkap. Bahasanya pun enak dinikmati.
1
3.6
Dalam memperkenalkan diri dan orang lain dalam sebuah situasi formal, seorang pembawa acara harus memperhatikan hal – hal berikut ini, kecuali…
1
4.0
Judul 45: Permainan Tradisional Anak Indonesia
Penulis: Sri Mulyani
Penerbit: Langensari Publishing Yogyakarta
Cetakan: I, 2013
Tebal: viii + 130 halaman
Pada zaman dahulu, permainan tradisional adalah permainan yang paling disukai anak-anak. Jenis permainan ini hanya memantaatkan alam/lapangan yang luas, seperti permainan benteng gobag sodor, bekelan. dan jaranan. Sayang, kini permainan-permainan tersebut lambat laun terkalahkan dengan permainan yang canggih dan serbateknologi, seperti mobil remote control, playstation, dan game online.
Sangat tepat penulis membuat buku yang berisi kumpulan permainan tradisional. Ada banyak misi dan manfaat yang banyak didapatkan di dalamnya, yaitu kekompakan, kebersamaan, hingga sportivitas. Hal tersebut sangat berbeda jauh dengan permainan berteknologi yang hanya memberi manfaat kesenangan semu.
Membaca kembali buku ini, memahami dan mengingat-ingat cara bermainnya. serta mengenalkan kepada anak dengan cara bermain bersama dapat membawa Anda bernostalgia ke masa kanak-kanak. Mengenalkan kembali permainan tradisional sama artinya menjaga agar permainan tradisional tersebut tidak ditinggalkan oleh anak-anak, apalagi dalam bermain bisa bermain sekaligus bejahar.
Tampilannya cukup menarik, baik sampul maupun isi. Setiap halamannya dilengkapi dengan berbagai grafis dan ilustrasi gambar sehingga tidak membuat jemu untuk selalu membacanya. Buku ini tidak akan ada artinya jika tidak langsung dipraktikkan bersama keluarga ataupun teman-teman.
(Dikutip dari berbagai sumber dengan pengubahan)
Kalimat resensi yang tepat berdasarkan kutipan teks tersebut adalah ...
1
3.2
Perhatikan teks cerpen berikut!
Dokter Hamzah meletakkan alat-alat pemeriksanya. Kus disuruhnya mengenakan bajunya kembali. Sementara itu, ia berjalan-jalan di dalam kamar yang sedang besarnya itu. Habis segala ilmunya digunakan. Habis segala kecakapannya dilepasnya. Pendapat akhir tetap tak beralih, jadi Kus adalah sakit jiwa. Badannya dalam keadaan sehat, sepanjang ilmu kedokteran.
(''Radio Masyarakat," Rosihan Anwar)
lnformasi menarik yang terdapat dalam cerpen di atas adalah ...
4
5.0
Perhatikan penggalan cerita berikut.
Aku tertegun kenapa Hariz mengingatkanku?
Kalau mau jujur, sesungguhnya sudut hatiku yang terdalam merasa amat sedih.
Bermain berpasangan dalam bulu tangkis dengannya adalah satu-satunya kebahagiaan yang bisa kuraih karena tidak mungkin aku mengharap lebih.
Sekarang, satu-satunya kebahagiaan itu pun harus kulepas,tetapi aku rela, sungguh! Karena tak ada yang lebih membahagiakanku selain melihatnya maju dan sukses.
Unsur yang terkandung di dalam penggalan karya sastra tersebut adalah. . . .
1
5.0
Perhatikan kedua teks cerpen berikut untuk menjawab soal!
Teks 1
Perubahan yang sesungguhnya tidaklah ada. Rupa-rupanya hanya akulah yang berubah—aku sendiri. Dahulu semua ramah terhadap aku dan sebaliknya. Namun, kini aku tidak berani ramah terhadap mereka, takut kalau-kalau tergelincir petunjuk-petunjuk yang bisa menjejaki perbuatanku. Dan karena sikapku yang menarik diri, mereka pun tidak ramah lagi terhadap aku. Bahkan, pada kawan-kawan di luar kantor tak berani lagi aku banyak mulut. Mereka mengenal aku belaka, baik sebagai perseorangan maupun sebagai tenaga dan kemampuan.
Korupsi, Pramoedya Ananta Toer
Teks 2
Aku direktris suatu rantai usaha swadaya yang boleh dikatakan sukses. Semua karyawan di tempatku hormat kepadaku, berbicara nyaris kuanggap berlebihan, terlalu sopan bagiku. Di saat-saat mengunjungi perusahaan atau nikantor lain, orang-orang menerimaku dengan sikap dan pandang ering (segan) yang acapkali membuat aku merasa risih sendiri. Meskipun aku tahu pasti bahwa kelakuan mereka itu didasari pengakuan terhadap kenyataan yang tidak bisa dibantah. Karena selain disebabkan oleh kedudukanku, upayaku mengemban usaha kami ke lain daerah yang berhasil, lebih-lebih sebagai perempuan, aku mampu mengendalikan serta mempertahankan kesuksesan wiraswasta yang ditinggalkan ayahku. Walaupun benar itu "hanya" berupa warisan. Tapi, itu jatuh ke tanganku tidak secara otomatis, dengan cuma-cuma. Aku harus melewati tes di antara empat saudara kandungku.
Ajaran Kehidupan Seorang Nenek, Nh. Dini
Perbedaan yang tepat pada kedua teks tersebut adalah . . .
1
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia