Urutkan
Anji V
08 Oktober 2023 07:23
4
Tissa Y
08 Oktober 2023 07:23
1
Jiny B
08 Oktober 2023 07:23
2
Anji V
08 Oktober 2023 07:23
2
Jiny B
08 Oktober 2023 07:23
1
Lily S
08 Oktober 2023 07:23
1
Tissa Y
08 Oktober 2023 07:23
1
Lily S
08 Oktober 2023 07:22
1
Tissa Y
08 Oktober 2023 07:22
2
Jiny B
08 Oktober 2023 07:22
1
Sudut pandang penulis dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
3
5.0
Perhatikan kutipan novel sejarah berikut!
Berita perihal jatuh sakitnya Sultan Hadiwijaya segera menyebar. Tak hanya segenap prajurit Pajang dan rakyat yang dilalui iring-iringan besar itu yang mendengar dan mengetahuinya, tetapi juga Senapati ing Alaga.
Tersentak Senapati ing Alaga bagai mendengar seratus guruh yang meledak bersamaan. Sejenak ia hanya bisa terdiam membeku, termangu-mangu, bagai telah menguap dan menghilang kesadarannya. Menyeruak kemudian duka kesedihan yang sangat di batinya. Seperti tak bisa dipercayainya berita itu. Ayahanda angkatnya yang baru saja beberapa saat masih berhadap-hadapan dengannya di wilayab Prambarian, meski dalam posisi berseberangan untuk siap saling menggempur, kini jatuh sakit.
Dikutip dari: Gamal Komandoko, Panembahan Senopati Geger Ramaian Surian ·Giri, Yogyakarta, Diva Press, 2009
Latar suasana dalam kutipan novel tersebut adalah .. . .
1
4.5
Watak tokoh Untung Suropati dalam teks cerita sejarah tersebut adalah ....
1
4.2
Pesan dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
2
3.3
Cermati kalimat berikut!
Atas perhatiannya, saya ucapkan beribu terima kasih terhadap bapak atau ibu.
Perbaikan yang tepat kalimat penutup surat lamaran pekerjaan tersebut adalah ...
17
4.1
Perhatikan kutipan novel sejarah berikut!
Saat di Makassar dia memang sudah mendengar kisah-kisah ketidakadilan seperti ini. Tapi, dia tidak tahu keadaannya akan semencolok ini. Sepulang dari gedung pengadilan dengan semangat membara, Supratman segera mengetik laporannya. Dia membuat judul: "Bumiputra Dapat Setahun. Belanda Hanya Dua Minggu".
Saat Kang Amir-salah satu wartawan yang lebih senior-membaca laporannya, dia hanya bisa menggeleng-geleng kepala.
"Kau terlalu terbawa perasaan."
Supratman hanya diam, tak mengelak
"Kau harus menahan diri. Semua tahu, pengadilan memang hanya alat bagi pemerintah."
"Hakim, jaksa, dan polisi yang·mengetahui pasal-pasal itu, maka mereka bisa memilih pasal-pasal itu sesuka hati. Bila untuk bumiputra, mereka akan memakai pasal yang berat. Tapi, bila untuk orang-orang Belanda, mereka memilih pasal yang ringan."
Kang Amir hanya mengangguk-angguk. "Maka itu, kalau kau tahu tentang itu, apa kau tak berpikir kalau tulisanmu ini bisa membahayakan kita semua di sini?"
Supratman terhenyak. Kang Amir kemudian tersenyum. "Coba kau perhalus lagi," ujarnya sambil menyodorkan kembali tulisan Supratman.
Supratman hanya bisa mengangguk.
Dikutip dari: Yudhi Herwibowo, Sang Penggesek Biola: Sebuah Roman Wage Rudolf Supratman, Tangerang Selatan, Imania, 2018
Nilai kehidupan yang tampak dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
2
5.0
Latar tempat dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
3
3.5
Cermati bagian surat lamaran pekerjaan berikut!

Penggalan surat lamaran pekerjaan tersebut merupakan unsur ....
1
4.6
Perhatikan iklan lowongan pekerjaan berikut.

Susunlah surat lamaran pekerjaan berdasarkan iklan tersebut!
5
5.0
Cermati identitas pelamar pekerjaan berikut!

Penulisan identitas pelamar tidak sesuai dengan kaidah ejaan yang berlaku. Penulisan yang tepat sebaiknya . . . .
5
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia