Urutkan
Bacalah kesimpulan karya ilmiah berikut!
Makanan berserat merupakan makanan yang banyak mengandung nilai gizi yang tinggi. Oleh karena itu, mengkonsumsi makanan berserat dapat mencegah beberapa penyakit dan dapat membantu program penurunan berat badan.
Saran yang tepat berdasarkan kesimpulan tersebut adalah ....
2
0.0
Bacalah kalimat-kalimat dalam teks petunjuk acak berikut!
Cara Membuat Seruling dari Pipa
1) Potonglah pipa PVC dengan panjang 35 cm.
2) Siapkan pipa PVC dengan diameter 2,5 inci.
3) Lubang tanda pada pipa PVC menggunakan burn. Besar diameter lubang seruling disesuaikan dengan nadanya.
4) Setelah melubangi nada, buatlah menyumbat bagian atas seruling menggunakan kayu atau karet spons. Pastikan menyumbat benar-benar rapat.
5) Ukurlah jarak lubang seruling dan beri tanda tiap-tiap jarak menggunakan spidol marka.
6) Terakhir, aturlah jarak menyumbat dengan lubang tiup.
Disadur darl: htps://artandculturedl. wordpress.com/2016/03/21/ cara-membuat-seruling-paralonpvc/, 26 November 2018
Susunan tepat petunjuk cara membuat seruling dari pipa PVC adalah....
1
0.0
Cermati paragraf berikut! Rumah betang adalah rumah besar khas suku Dayak yang dihuni oleh banyak orang Rumah betang bentuknya memanjang. Rumah ini terbuat dari kayu ulin. Saat ini sudah tidak banyak suku Dayak perkotaan yang tinggal di rumah betang Penduduk kota lebih banyak tinggal di rumah beton yang dihuni oleh keluarga kecil. [....] Disadur darl: httr/bobo-grid.id/read/08998319/rumah-betang-bin- tang-patendu-di-desa-tumbang-minggu, 27 November 2018 Kalimat yang tepat untuk melengkapi bacaan tersebut adalah...
1
0.0
Bacalah kedua kutipan cerpen berikut!
Kutipan Cerpen I
Semesta menari langit bertasbih, riak air melambung ke angkasa, angin bertiup seirama gerakan semesta, burung-burung riang berlom- papan, bunga-bunga mekar sebelum waktunya. Pohon dan ranting kering mengeluarkan sulur muda. Aku terpaku dalam diamku. Apa ini? Inilah peristiwa mahadahsyat yang kusaksikan setelah sekian lama bertualang dan menggelandang di jalan-jalan kesehatan Dikutip dari: Hama S lewat, Sebuah Surau Masa Kecilku dalam Murai dan Orang Gila, Jakarta, Kepustakaan Populer Gramedia, 2010
Kutipan Cerpen II
Belum terlalu malam ketika aku tiba di Stasiun Cipeundeuy dengan kereta Malabar Entah mengapa, seperti ada hubungan yang begitu dekat antara diriku dan stasiun ini Aku bahkan masih hafal letak loket, tempat parkir, hingga warung nasi di luar stasiun Tapi, aku tak bisa menceritakannya lebih dari itu. Pemandangan di luar jendela telah buram, hanya putih cahaya lampu yang tak memberikan bentuk-bentuk apa pun. Terdengar hiruk-pikuk di luar. Biasanya kereta memang berhenti lama di Stasiun Cipeundeuy, entah karena tunggu bersilang dengan kereta lain, atau karena dilakukan pemeriksaan rem. Dikutip dari: Sungging Raga, Mengukur Perpisahan dalam Tubun Sabar, 28 Oktober 2018 Perbedaan penggunaan bahasa pada kedua kutipan cerpen tersebut adalah Kutipan Cerpen I Kutipan Cerpen II makna lugas denotatif
1
0.0
Cermati kedua kutipan cerpen berikut!
Kutipan Cerpen I
Kiri hasan kedatangan tamu. Empat puluh orang. Mereka dipersilakan masuk dan duduk di tikar yang digelar di ruang dalam. Kiri Ihsan mengamati tamunya, Beberapa orang dia kenal, sebagian besar tamu belum ia kenal Sampean ini siapa ya? tanya Kiri Ihsan dengan suara lembut, sepertinya saya belum banyak yang kenal Maaf, Kiri. Kami ini warga yang tinggal di kiri kanan Kali Satu, jawab seorang tamu yang umurnya paling tua, kedatangan kami ini untuk mengadu, kenapa hutan jadi gundul, sungai hampir mengering, dan muara berbau sampah dan bangkai Dikutip darl: Mustafa W.Hasyim, Hutan Air Matadalam Kedaulatan Rakyat, 7 Oktober 2018
Kutipan Cerpen lI
Setiap hari aku juga membuat asap seperti Emak. Sore hari, aku dan dua temanku, Enggan dan Halim, suka sekali membakar sampah di belakang rumah. Sebelumnya, kami kumpulkan sampah berupa daun-daun kering dan sampah dari dalam rumah. Kami mengumpulkan dan membakar ramai-ramai. Asap ke mana-mana sebelum membumbung ke langit. Kami bertiga sepakat memberi nama tempat itu negeri asap, karena seluruh udara putih kental. Mirip negeri dongeng yang pernah Emak ceritakan Dikutip darl: Angga T. Sanjaya, Negeri Asap dalam Tuan 4 November 2018 Perbedaan pola pengembangan cerita pada kedua kutipan cerpen tersebut adalah Kutipan cerpenkutipan Cerpen lim
1
0.0
Perhatikan kedua teks berikut! Teks I Minimnya budaya membaca di kalangan siswa mendapat perhatian dari Rumah Literasi Sumenep. Ketua Rumah Literasi Sumenep, Rosda Irawati, mengungkapkan budaya membaca di kalangan siswa masih rendah. Menurutnya, untuk mewujudkan sekolah dengan budaya membaca dapat dilakukan dengan Program Literasi Sekolah. Melalui Program Literasi. Sekolah, guru harus membiasakan siswa membaca buku di perpustakaan. Disadur dari: teori co.id postiberita 466968daeravrumah terasa pentingnya gerakan budaya membaca d sekolah html, 28 November 2018 Teks II Perpustakaan Nasional melakukan Sapari Gerakan Pembudayaan Gemar Mem- baca di Kabupaten Skeman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (22/3). Gerakan ini di- laksanakan dalam upaya meningkatkan minat baca masyarakat. Sapari Gerakan Nasional Pembudayaan Gemar Membaca tersebut dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Skeman dengan mengundang siswa, para guru di Kabupaten Skeman, serta para pustakawan Disadur dari htps:/www.ropubwka.co.d berita/nasional daerah/18/03/22/p603g9284-perpusnas lakukan-sapari-gerakan-gemar-membaca d skeman, 28 November 2018 Perbedaan pola penyajian kedua teks tersebut adalah Teks I Teks II
4
0.0
Perhatikan kutipan cerita berikut!
Bibirku tak sanggup lagi untuk berbicara sepatah kata pun. Langsung kunonaktifkan hp ku. Dan kulempar jauh dariku. Aku benar-benar tidak pernah menduga bahwa dia akan pindah. Kabar ini sungguh membuatku kehilangan tulang-tulang rangka yang menopang tubuhku. Badanku terasa sangat lemah dan aku hanya bisa terduduk lemas sambil menggigit guling yang ada di genggamanku.
Latar kutipan cerpen tersebut adalah...
1
0.0
Bacalah teks berikut!
Di ruang tamu terdapat satu stel kursi dan bangku panjang. Malam itu telepon di ruang dokter Surya berbering. Dokter Surya tampak lelah dan mengangkat telepon.
“Ya, saya sendiri, dari kantor kecamatan. Oh, ada kecelakaan ya, ya saya segera ke sana.”
Istri Dokter Surya mendekatinya, ”Apa mau pergi juga.” “Tidak usah, Pak. Di luar hujan lebat. Jaga kesehatanmu. Biar orang itu pergi ke rumah sakit,” suara ketus.
“Tidak, Bu. Bapak harus pergi,” kata Dokter Surya dengan mantap.
Watak Dokter Surya adalah...
1
0.0
Bacalah kedua kutipan cerpen berikut! Kutipan Cerpen I Sepotong roti itu terus bergulir dari satu telapak ke telapak yang lain. Telapak-telapak mungil itu adalah telapak tangan adik-adik Darsuni. Semua sama mungilnya, telapak- telapak itu. Tiap-tiap satu gigitan, lalu sepotong roti di kejauhan itu berpindah ke tangan yang berikutnya. Terus begitu sampai nanti roti ludas Yang mendapat potongan terakhir tentu merasa begitu jujur. Sedangkan, yang di sebelahnya hanya akan memandangnya mengunyah dan menelan potongan terakhir itu sambil menelan liur. Sementara, Darsuni hanya rela membagi roti temannya itu dengan adik-adiknya. la hanya menatap pemandangan itu dengan tatapan ko- sang, seperti masa depannya Dikutip dari: Mariana Kuswant, Sepotong Ro Hijau dalam Media Indonesia, 19 Agustus 2018 Kutipan Cerpen II Halo..Adi, ibu kamu masuk rumah sakit! Tadi kecelakaan sewaktu menjemput adikmu Lebih baik kamu cepat kemari! Nanti alamat rumah sakitnya saya sma, terdengar dari suaranya, menelepon itu Pak Paman, tetangga sebelah rumah Mendengar kabar itu aku sedikit khawatir. buku. Aku menangis dan menyesal karena telah mengabaikan kehadirannya di. dunia ini. Aku sangat menyesal. Sekarang aku sadar bahwa ibuku, dia, malaikatku. Jasa-jasanya sangat berharga dalam hidupku. Dikutip darl: Nanda Riska Noviati, buku Malakatkudalam Rakyat Sutra, 5 November 2018 Perbedaan nilai moral kedua kutipan cerpen tersebut adalah
2
0.0
Bacalah kedua teks berikut!
Teks I
Di tempat inilah biasanya Dudi duduk-duduk bersantai sambil makan gado-gado kesukaannya. Akan tetapi, sekarang tidak pernah terlihat tawa dan candanya. Kantin sekolah terasa sepi tanpa dia. Begitulah yang dirasakan Ani, sahabat Dudi. Ani mondar-mandir di kantin itu, tiada tahu apa yang akan dibeli. Semua makanan yang disediakan Mbok Yem, pemilik kantin, seakan tak menggugah seleranya. Kepindahan Dudi ke Jakarta mengikuti orang tuanya sangat memukul perasaan Ani.
Teks II
“Aku harus mempercepat laju sepedaku karena aku tak ingin terlambat sekolah,” gerutu Soni. Aku takut tidak bisa mengikuti pelajaran Olahraga karena keterlambatanku berangkat ke sekolah. Guru Olahraga yang biasa menjaga pintu gerbang sekolah pasti akan menegurku jika aku terlambat. Tak disangka, aku berpapasan dengan Arman dari arah yang berlainan. Dia menyapaku, “Son, mau kemana?” Jawab Soni dengan tegas, “Ya ke sekolah, ayo, cepat, nanti terlambat!” “Ha, ha, ha,” tertawalah Arman. “Ini hari Minggu, mengapa kamu ke sekolah?”
Perbedaan pola pengembangan kedua teks tersebut adalah....
2
0.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia