Iklan

Pertanyaan

Tentukan apakah reaksi berikut ini tergolong reaksi disproporsionasi atau komproporsionasi. 5 KI + KIO 3 ​ + 3 H 2 ​ SO 4 ​ → 3 K 2 ​ SO 4 ​ + 3 I 2 ​ + 3 H 2 ​ O

Tentukan apakah reaksi berikut ini tergolong reaksi disproporsionasi atau komproporsionasi.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

56

:

33

Iklan

Q. 'Ainillana

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

reaksi ini tergolong reaksi konproporsionasi .

 reaksi ini tergolong reaksi konproporsionasi.

Pembahasan

Reaksi disproporsionasi adalah reaksi yang reduktor dan oksidatornya sama; sedangkan reaksi komproporsionasi adalah reaksi yang hasil oksidasi dan hasil reduksinya sama. Untuk menentukan jenis reaksi, tentukan perubahan bilangan oksidasinya dahulu. Pada soal, kemungkinanunsur I mengalami oksidasi dan reduksi sekaliguskarena: ada molekul diatomik I 2 ​ unsur S selalu berada dalam bentuk sulfat unsur K selalu memiliki bilangan oksidasi +1, kecuali pada unsur bebas unsur O selalu memiliki bilangan oksidasi -2, kecuali pada O 2 ​ , peroksida, dan superoksida. unsur H selalu memiliki bilangan oksidasi +1, kecuali pada H 2 ​ dan hidrida. Penentuan bilangan oksidasi: Unsur I: Ruas kiri: ( 1 × biloks K ) + ( 1 × biloks I ) ( 1 × + 1 ) + biloks I biloks I + 1 biloks I biloks I ​ = = = = = ​ biloks total 0 0 0 − 1 − 1 ​ Untuk mempermudah, buat reaksi ionisasinya. KIO 3 ​ → K + + IO 3 − ​ Maka, bilangan oksidasi I dalam ion IO 3 − ​ adalah: ( 1 × biloks I ) + ( 3 × biloks O ) biloks I + ( 3 × − 2 ) biloks I − 6 biloks I biloks I ​ = = = = = ​ biloks total − 1 − 1 − 1 + 6 + 5 ​ Ruas kanan: Merupakan molekul diatomik sehingga bilangan oksidasi I = 0. Maka, dapat ditentukan: 5 K I − 1 + K I + 5 O 3 ​ + 3 H 2 ​ SO 4 ​ → 3 K 2 ​ SO 4 ​ + 3 I 0 2 ​ + 3 H 2 ​ O Oksidator = zat pereaksi yang mengalammi reduksi. Pada reaksi, KIO 3 ​ merupakan oksidator. Reduktor =zat pereaksi yang mengalami oksidasi. Pada reaksi, KI merupakan reduktor. Hasil oksidasi = I 2 ​ Hasil reduksi = I 2 ​ Karena hasil oksidasi dan hasil reduksinya sama, berarti reaksi ini tergolong reaksi komproporsionasi. Jadi,reaksi ini tergolong reaksi konproporsionasi .

Reaksi disproporsionasi adalah reaksi yang reduktor dan oksidatornya sama; sedangkan reaksi komproporsionasi adalah reaksi yang hasil oksidasi dan hasil reduksinya sama. Untuk menentukan jenis reaksi, tentukan perubahan bilangan oksidasinya dahulu.

Pada soal, kemungkinan unsur I mengalami oksidasi dan reduksi sekaligus karena:

  • ada molekul diatomik  
  • unsur S selalu berada dalam bentuk sulfat
  • unsur K selalu memiliki bilangan oksidasi +1, kecuali pada unsur bebas
  • unsur O selalu memiliki bilangan oksidasi -2, kecuali pada , peroksida, dan superoksida.
  • unsur H selalu memiliki bilangan oksidasi +1, kecuali pada  dan hidrida.

Penentuan bilangan oksidasi:

Unsur I:

Ruas kiri:

 

Untuk mempermudah, buat reaksi ionisasinya.

 

Maka, bilangan oksidasi I dalam ion  adalah:

 

Ruas kanan:

Merupakan molekul diatomik sehingga bilangan oksidasi I = 0.


Maka, dapat ditentukan:

 

  • Oksidator = zat pereaksi yang mengalammi reduksi. Pada reaksi,  merupakan oksidator.
  • Reduktor = zat pereaksi yang mengalami oksidasi. Pada reaksi,  merupakan reduktor.
  • Hasil oksidasi =  
  • Hasil reduksi =  

Karena hasil oksidasi dan hasil reduksinya sama, berarti reaksi ini tergolong reaksi komproporsionasi.


Jadi, reaksi ini tergolong reaksi konproporsionasi.

Buka akses jawaban yang telah terverifikasi

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Noviyanda Cahayaputri

Makasih ❤️

Sri Rahayu Syalwa Fadillah

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Makasih ❤️

Iklan

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!