Potensial standar sel
dapat digunakan untuk meramalkan spontan tidaknya suatu reaksi redoks. Suatu reaksi redoks dapat berlangsung spontan apabila potensial reaksi redoksnya bertanda positif. Potensial standar sel
dapat dihitung dengan rumus
. Maka dengan kata lain, reaksi redoks spontan yang menghasilkan
bertanda positif terjadi jika harga
. Pada katode terjadi reaksi reduksi sedangkan pada anode terjadi reaksi oksidasi.
Harga potensial reduksi standar
beberapa logam diurutkan dari yang terkecil sampai terbesar dalam suatu deret, yang disebut deret volta. Dalam deret volta, semakin ke kanan dengan bertambah besarnya harga potensial reduksi standar maka logam tersebut akan lebih mudah mengalami reaksi reduksi di katoda.
Deret Volta :

Pada reaksi :
terlihat bahwa logam perak (Ag) mengalami rekasi oksidasi sedangan hidrogen (H) mengalami reduksi, hal ini dapat dilihat dari perubahan bilangan oksidasinya :

Biloks Ag pada AgCl :

Biloks H pada HCl :


Jika diperhatikan terjadi kenaikan biloks Ag dari 0 menjadi +1 artinya Ag mengalami reaksi oksidasi di anoda. Sedangakan pada hidrogen (H) terjadi penurunan biloks dari +1 menjadi 0, maka hidrogen mengalami reaksi reduksi di katoda. Reaksi ini tidak spontan karena
.
Jadi, karena harga potensial reduksi di anoda lebih besar dari katoda, maka reaksi tidak dapat berlangsung pada kondisi standar.