Iklan

Pertanyaan

Nyatakan apakah proses berikut tergolong oksidasi, reduksi, atau redoks. N 2 ​ + 3 H 2 ​ → 2 NH 3 ​

Nyatakan apakah proses berikut tergolong oksidasi, reduksi, atau redoks.space 

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

14

:

58

:

42

Klaim

Iklan

S. Hidayati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

reaksi tersebut tergolong reaksi redoks.

reaksi tersebut tergolong reaksi redoks.

Pembahasan

Perhatikan bahwa pada persamaan reaksi tersebut tidak ada unsur oksigen atau elektron. Maka, reaksi tersebut dapat dijelaskan dengan konsep definisi redoks berdasarkan bilangan oksidasi. Menurut konsep ini: reaksi reduksi adalah reaksi penurunan bilangan oksidasi reaksi oksidasi adalah reaksi kenaikan bilangan oksidasi Oleh karena itu, tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur sesuai aturan penentuan bilangan oksidasi. Apabila terjadi keduanya, berarti reaksi redoks. Unsur N: Di ruas kiri, N berada pada N 2 ​ (molekul diatomik). Maka, bilangan oksidasi N = 0. Di ruas kanan, N berada pada NH 3 ​ . Maka: ( 1 × biloks N ) + ( 3 × biloks H ) biloks N + ( 3 × + 1 ) biloks N + 3 biloks N ​ = = = = ​ biloks total 0 0 − 3 ​ Unsur N mengalami penurunan bilangan oksidasi dari 0 menjadi -3, berarti mengalami reaksi reduksi. Unsur H: Di ruas kiri, Hberada pada H 2 ​ (molekul diatomik). Maka, bilangan oksidasi H = 0. Di ruas kanan, H berada pada NH 3 ​ . Bilangan oksidasi H = +1, kecuali pada hidrida. Unsur H mengalami kenaikanbilangan oksidasi dari 0 menjadi +1, berarti mengalami reaksi oksidasi. Dengan demikian, reaksi tersebut merupakan reaksi redoks karena terjadi reaksi reduksi dan oksidasi secara bersamaan. Jadi reaksi tersebut tergolong reaksi redoks.

Perhatikan bahwa pada persamaan reaksi tersebut tidak ada unsur oksigen atau elektron. Maka, reaksi tersebut dapat dijelaskan dengan konsep definisi redoks berdasarkan bilangan oksidasi. Menurut konsep ini:

  • reaksi reduksi adalah reaksi penurunan bilangan oksidasi
  • reaksi oksidasi adalah reaksi kenaikan bilangan oksidasi

Oleh karena itu, tentukan bilangan oksidasi masing-masing unsur sesuai aturan penentuan bilangan oksidasi. Apabila terjadi keduanya, berarti reaksi redoks.

Unsur N:

  • Di ruas kiri, N berada pada  (molekul diatomik). Maka, bilangan oksidasi N = 0.
  • Di ruas kanan, N berada pada . Maka:

  

Unsur N mengalami penurunan bilangan oksidasi dari 0 menjadi -3, berarti mengalami reaksi reduksi.

Unsur H:

  • Di ruas kiri, H berada pada  (molekul diatomik). Maka, bilangan oksidasi H = 0.
  • Di ruas kanan, H berada pada . Bilangan oksidasi H = +1, kecuali pada hidrida.

Unsur H mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +1, berarti mengalami reaksi oksidasi.

Dengan demikian, reaksi tersebut merupakan reaksi redoks karena terjadi reaksi reduksi dan oksidasi secara bersamaan.


Jadi reaksi tersebut tergolong reaksi redoks.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Noepri Eab

Bantu banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Apakah reaksi-reaksi di bawah ini termasuk reaksi redoks? b. PbO 2 ​ + 2 H 2 ​ SO 4 ​ + Pb → 2 PbSO 4 ​ + 2 H 2 ​ O

2

4.5

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia