Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah kita gambar terlebih dahulu grafik-grafik tersebut agar kita dapat mengetahui daerahnya dan mengetahui batasnya.
x 2 − y = 0 dapat kita ubah menjadi y = x 2 , grafik berbentuk parabola terbuka keatas. x + y = 0 dapat kita ubah menjadi y = − x , grafik berupa garis lurus.
Perhatikan gambar di bawah ini
Daerah yang dibatasi oleh y = x 2 dan y = − x adalah daerah yang di arsir. KIta hitung luasnya dengan menggunakan integral.
L = ∫ x 1 x 2 ( y a t a s − y ba w ah ) d x
y a t a s = kurva atas yaitu y = − x
y ba w ah = kura bawahyaitu y = x 2
Ingat bahwa,
∫ x n d x = n + 1 a x n + 1 + c , dengan n = − 1 ∫ a b f ( x ) d x = F ( x ) ∣ a b = F ( b ) − F ( a )
Batas integralnya adalah absis dari titik potong kedua kurva yaitu,
y a t a s = y ba w ah − x = x 2 0 = x 2 + x 0 = x ( x + 1 ) x = 0 atau x = − 1
Sekarang kita hitung luas daerah tersebut.
L = ∫ − 1 0 ( − x − x 2 ) d x = ∫ − 1 0 ( − x − x 2 ) d x = − 2 1 x 2 − 3 1 x 3 ∣ ∣ − 1 0 = ( − 2 1 ( 0 ) 2 − 3 1 ( 0 ) 3 ) − ( − 2 1 ( − 1 ) 2 − 3 1 ( − 1 ) 3 ) = 0 − ( − 2 1 + 3 1 ) = − ( 6 − 3 + 2 ) = 6 1
Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah A.
Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah kita gambar terlebih dahulu grafik-grafik tersebut agar kita dapat mengetahui daerahnya dan mengetahui batasnya.
x2−y=0 dapat kita ubah menjadi y=x2, grafik berbentuk parabola terbuka keatas. x+y=0 dapat kita ubah menjadi y=−x, grafik berupa garis lurus.
Perhatikan gambar di bawah ini
Daerah yang dibatasi oleh y=x2dany=−x adalah daerah yang di arsir. KIta hitung luasnya dengan menggunakan integral.