Roboguru

Kerajaan Demak mengalami keruntuhan disebabkan oleh...

Pertanyaan

Kerajaan Demak mengalami keruntuhan disebabkan oleh...

  1. Adanya perang paregreg 

  2. Dikalahkan oleh Portugis di Malaka 

  3. Meninggalnya Sultan Trenggana 

  4. Perebutan kekuasaan internal Kerajaan Demak 

  5. Mendapatkan serangan dari Kerajaan Pajang 

Pembahasan Soal:

Setelah Sultan Trenggana wafat, terjadi perebutan kekuasaan didalam keluarga kesultanan. Hal ini melibatkan antara Surawiyata atau Pangeran Sekar Seda ing Lepen (adik Sultan Trenggana) dengan Sunan Prawoto (putra Sultan Trenggana). Dalam konflik tersebut, Pangeran Sekar Seda ing Lepen berhasil dibunuh oleh utusan Sunan Prawoto. Konflik pun berlanjut ketika Arya Panangsang (putra Sekar Seda) mengetahui bahwa ayahnya telah dibunuh. Tentunya hal ini menyebabkan Arya Panangsang menuntut balas dengan membunuh Sunan Prawoto. Terbunuhnya Sunan Prawoto membuat konflik internal kesultanan di Demak menjadi meluas. Arya Panangsang pun akhirnya dibunuh oleh Jaka Tingkir (menantu Sultan Trenggana) yang dibantu oleh Ki Gede Pamanahan. Kemudian, Jaka Tingkir pun naik takhta dalam penobatan yang dilakukan oleh Sunan Giri, dengan gelar Sultan Hadiwijaya. Oleh Jaka Tingkir, pusat pemerintahan pun kemudian dipindahkan dari Demak menuju ke Pajang.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

M. Azisy

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 05 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pada tahun 1568, Joko Tingkir berhasil mengalahkan Aryo Penangsang sehingga kemudian memindahkan kebesaran Demak ke ...

Pembahasan Soal:

Kesultanan Demak adalah kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa yang berdiri pada abad ke-15 hingga abad ke-16. Keruntuhan kesultanan tersebut diakibatkan karena adanya peristiwa saling membunuh antar keturunan akibat perebutan kekuasaan. Peristiwa ini bermula setelah Sultan Demak kedua, Adipati Unus, wafat tahun 1521. 

Setelah Sultan Trenggana naik takhta menjadi Sultan Demak ketiga dan kemudian wafat, maka takhta kekuasaan Demak jatuh kepada Sultan Prawoto yang merupakan putera beliau. Namun, setelah naiknya Sultan Prawoto menjadi Sultan Demak keempat(1546-1549), dendam dari seorang bernama Arya Penangsang yang merupakan putera dari Pangeran Sekar muncul. Pangeran Sekar adalah putra mahkota yang seharusnya mendapatkan posisinya sebagai Sultan ketiga, namun dibunuh oleh Ki Surayata atas perintah dari Sunan Prawoto. Setelah beranjak dewasa, pada tahun 1549 Arya Penangsang membalaskan dendam ayahnya untuk membunuh Sultan Prawoto melalui seorang utusan. Hal inilah yang membuat Arya Penangsang menjadi sultan kelima Demak. 

Serangkaian peristiwa kejam tersebut, ternyata membuat beberapa wilayah lain di bawah pengaruh Demak mulai geram. Hal ini pun membuat seseorang bernama Hadiwjiaya atau Joko Tingkir dari Kerajaan Pajang mengutus puteranya, yaitu Sutawijaya, untuk membunuh Arya Penangsang. Dengan wafatnya Arya Penangsang, era kekuasaan Demak telah berakhir dan pada tahun 1568 Hadiwijaya memindahkan kekuasaan dari yang semula berada di Demak ke Pajang. 

Jadi, opsi jawaban benar adalah B.

0

Roboguru

Awal mula kehancurnya kerajaan Demak disebabkan oleh....

Pembahasan Soal:

Kerajaan Demak runtuh karena adanya perang saudara yang saling menginginkan (memperebutkan) tahta kerajaan. Perebutan ini terjadi setelah meninggalnya Sultan Trenggono. Wilayah-wilayah kekuasaan Demak (kadipaten) berusaha melepaskan diri dan tidak mengakui lagi kekuasaan Demak. Sultan Trenggono seharusnya digantikan Pangeran Sekar Seda Ing Lepen. Namun, ia dibunuh oleh Sunan Prawoto yang berharap dapat mewarisi tahta kerajaan.  Arya Penangsang, anak laki-laki Pangeran Sekar Seda Ing Lepen, tidak tinggal diam karena ia merasa lebih berhak mewarisi tahta Demak. Sunan Prawoto dengan beberapa pendukungnya berhasil dibunuh dan Arya Penangsang berhasil naik tahta.

Namun Arya Penangsang tidak berkuasa lama karena ia kemudian di kalahkan oleh Jaka Tingkir yang di bantu oleh Kiyai Gede Pamanahan dan putranya Sutawijaya. Jaka tingkir naik tahta dan penobatannya dilakukan oleh Sunan Giri. Setelah menjadi raja, ia bergelar Sultan Handiwijaya serta memindahkan pusat pemerintahannya dari Demak ke Pajang pada tahun 1568.

0

Roboguru

Siapa nama pengkhianat penyebab runtuhnya kesultanan Demak?

Pembahasan Soal:

Kesultanan Demak merupakan salah satu kesultanan Islam di Pulau Jawa yang memiliki periode dari 1475-1568 masehi. Usia kesultanan Demak yang terbilang cukup singkat, hal ini disebabkan oleh berbagai konflik internal perebutan kekuasaan yang menjadi salah satu penyebab keruntuhan kesultanan ini. 
Diawali ketika wafatnya Raja Demak II yaitu Adipati Unus, pengangkatan Sultan Trenggana sebagai Raja Demak III merupakan pertikaian yang membuat salah satu kandidat lain yakni Pangeran Surowiyoto atau Raden Kikin atau Pangeran Sekar Seda Ing Lepen wafat oleh Sultan Prawoto yang merupakan putra Sultan Trenggana. Kendati Sultan Trenggana berhasil menjadi Raja Demak III, dendam dari putra Pangeran Sekar bernama Arya Panangsang tidak hilang dan berniat untuk membalaskan dendam atas kematian ayahnya. Hal ini terjadi ketika Sultan Prawoto duduk sebagai Raja Demak IV, yang berhasil juga dibunuh oleh Arya Penangsang.
Peliknya rantai dendam ini berujung pada ketidakpuasan beberapa kerajaan lain di bawah Kesultanan Demak yang kemudian melakukan pemberontakan, tokoh yang dimaksud adalah Pangeran Hadiwijaya atau Jaka Tingkir dari Kerajaan Pajang. 

Jadi, tidak ada nama pengkhianat dalam keruntuhan Demak, melainkan disebabkan oleh perebutan kekuasaan yang membuat warisan dendam dan memicu konflik berdarah sebagai salah satu penyebab keruntuhan Demak.

0

Roboguru

Raja-raja berjaya dan penyebab dan faktor kemunduran Kerajaan Demak...

Pembahasan Soal:

Pada mulanya Demak dikenal dengan nama Glagah Wangi, sebagai Kadipaten dari Majapahit. Namun beberapa sumber lain mengatakan bahwa Demak juga dikenal dengan sebutan Bintoro. Menurut Chandra Sengkala Memet, Demak berdiri pada tahun 1401 Saka tau 1479 Masehi. Adapun masa kejayaan Demak berada ketika dipimpin oleh Sultan Trenggana. Dibawah kepemimpinannya lah Demak terus berupaya memperluas wilayah kekuasaannya. pada waktu itu, Portugis mulai memperluas pengaruhnya ke Jawa Barat, bahkan hendak mendirikan benteng dan kantor di Sunda Kelapa, dengan persetujuan Raja Sunda. Oleh karena itu, pada tahun 1522 Demak mengirimkan pasukan ke Jawa Barat yang dipimpin oleh Fatahillah. Ia berhasil menduduki Banten dan Cirebon serta mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada 22 Juni 1527. Sejak itu, Sunda Kelapa diubah namanya menjadi Jayakarta. Selain perluasan ke Barat, Sultan Trenggana pun melakukan perluasan pengaruh ke arah Jawa Timur. Satu per satu daerah seperti Madiun, Gresik, Tuban, Singosari, dan Blambangan berhasil dikuasai. Namun Sultan Trenggana gugur ketika hendak menyerang Pasuruan pada tahun 1546.
Namun setelah Sultan Trenggana wafat, terjadi lah konflik internal memperebutkan kekuasaan diantara Prawoto dan Arya Panangsang. Akhirnya seorang Adipati Pajang yang bernama Jaka Tingkir pun turut ikut campur meredam pemberontakan yang dilakukan oleh Arya Panangsang. Karena berkat jasanya lah akhirnya wilayah Demak bisa kembali aman dan Jaka Tingkir pun akhirnya naik takhta. Dimasa kepemimpinan Jaka Tingkir ini lah pusat pemerintahan dipindahkan dari Demak ke Pajang.

Dengan demikian, raja termashur Kerajaan Demak adalah Sultan Trenggana. Sementara faktor kemunduran dari Demak terjadi karena adanya intrik dalam keluarga kerajaan yang memperbutkan takhta sehingga menimbulkan perang saudara.

0

Roboguru

Jelaskan bagaimana kerajaan Demak mengalami kemunduran?

Pembahasan Soal:

Wafatnya Sultan Trenggono memberi peluang keturunan Sekar Seda Lepen untuk merebut takhta, karena merasa berhak atas takhta itu. Tokoh ini adalah Aria Penangsang yang menjadi Bupati di Jipang (Blora). Sementara itu dari pihak keluarga Sultan Trenggono menunjuk Pangeran Prawoto sebagai pengganti ayahandanya. Hal tersebut menyebabkan terjadi perebutan kekuasaan antara Sultan Trenggono dengan keturunan Sekar Seda Lepen. Perang saudara ini berlangsung lama, dan menantu Sultan Trenggono yang berasal dari Pajang, yaitu Joko Tingkir berhasil naik takhta sebagai raja dengan gelar Sultan Hadiwijaya. Sekaligus mengakhiri kesultanan Demak dan mendirikan Kesultanan Pajang.

Dengan demikian, kerajaan Demak mengalami kemunduran akibat adanya perang saudara.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved