Suatu sel volta memiliki nilai potensial sel standar (Eo sel). Rumus potensial standarnya adalah sebagai berikut:
Jika nilai Eo sel > 0 (+) maka reaksi sel spontan (berlangsung) dan jika nilai Eo sel < 0 (-) maka reaksi sel tidak spontan (tidak berlangsung).
Selain menggunakan nilai potensial standar sel, terdapat cara menentukan spontanitas reaksi pada sel Volta yaitu dengan cara melihat posisi unsur-unsur dalam deret volta. Beikut ini adalah deret Volta:
K, Ba, Ca, Na, Mg, Al, Mn, Zn, Fe, Ni, Sn, Pb, H, Cu, Hg, Ag, Pt, Au
Keterangan: semakin ke kanan unsur semakin mudah mengalami reaksi oksidasi sedangkan semakin ke kiri unsur semakin mudah mengalami reaksi reduksi.
Reaksi redoks dapat berlangsung spontan jika logam bebas (atomik) terletak di sebelah kiri logam yang terikat (bentuk ion/garam). Reaksi ini disebut juga reaksi pendesakan dalam deret volta.
Perhitungan potensial standar sel pada reaksi (a) sebagai berikut:
Berdasarkan deret Volta, posisi logam Pb berada di sebelah kiri logam Ag sehingga reaksi (a) dapat terjadi secara spontan.
Perhitungan potensial standar sel pada reaksi (b) sebagai berikut:
Berdasarkan deret Volta, posisi logam Ni berada di sebelah kiri logam Sn sehingga reaksi (b) dapat terjadi secara spontan.
Perhitungan potensial standar sel pada reaksi (c) sebagai berikut:
Berdasarkan deret Volta, posisi logam Pb berada di sebelah kiri logam Ag sehingga reaksi (c) dapat terjadi secara spontan.
Jadi, ketiga reaksi redoks di atas dapat terjadi secara spontan.