Bola karet jatuh dari ketinggian 5 m di ataslantai licin. Jika koefisien tumbukan antara boladengan lantai 0,3, maka ketinggian yang dicapaibola setelah pantulan ke tiga adalah....
Bola karet jatuh dari ketinggian 5 m di atas lantai licin. Jika koefisien tumbukan antara bola dengan lantai 0,3, maka ketinggian yang dicapai bola setelah pantulan ke tiga adalah....
Diketahui:
h 1 = 5 m e = 0 , 3
Ditanyakan:
h 4 = ... ?
Jawaban:
Koefisien restitusi adalah rasio kecepatan relatif akhir dan awal antara dua benda setelah bertumbukan. Biasanya berkisar dari 0 hingga 1, di mana apabila koefisien restitusi bernilai 1 maka tumbukan dikategoirikan tumbukan lenting sempurna dan apabilakoefisien restitusi bernilai 0maka tumbukan dikategoirikan tumbukan tak lenting sama sekali. Untuk menghitungketinggian yang dicapaibola setelah pantulan ke tiga, terlebih dahulu harus dihitungketinggian yang dicapaibola setelah pantulan pertama (h 2 ) dankedua (h 3 ).
e e 2 ( 0 , 3 ) 2 0 , 09 h 2 h 2 = = = = = = h 1 h 2 h 1 h 2 5 h 2 5 h 2 0 , 09 × 5 0 , 45
Maka ketinggian yang dicapaibola setelah pantulan pertama sebesar 0,45, makaketinggian yang dicapaibola setelah pantulan kedua:
e e 2 ( 0 , 3 ) 2 0 , 09 h 3 h 3 h 3 = = = = = = = h 2 h 3 h 2 h 3 0 , 45 h 3 0 , 45 h 3 0 , 09 × 0 , 45 0 , 0405 4 , 05 × 1 0 − 2
Maka ketinggian yang dicapaibola setelah pantulan kedua sebesar 0,0405, makaketinggian yang dicapaibola setelah pantulan ketiga:
e e 2 ( 0 , 3 ) 2 0 , 09 h 4 h 4 h 4 = = = = = = = h 3 h 4 h 3 h 4 0 , 0405 h 4 0 , 0405 h 4 0 , 09 × 0 , 0405 0 , 003645 3 , 645 × 1 0 − 3
Dengan demikian, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh pilihan A.
Diketahui:
h1=5me=0,3
Ditanyakan:
h4=...?
Jawaban:
Koefisien restitusi adalah rasio kecepatan relatif akhir dan awal antara dua benda setelah bertumbukan. Biasanya berkisar dari 0 hingga 1, di mana apabila koefisien restitusi bernilai 1 maka tumbukan dikategoirikan tumbukan lenting sempurna dan apabila koefisien restitusi bernilai 0 maka tumbukan dikategoirikan tumbukan tak lenting sama sekali. Untuk menghitung ketinggian yang dicapai bola setelah pantulan ke tiga, terlebih dahulu harus dihitung ketinggian yang dicapai bola setelah pantulan pertama (h2) dan kedua (h3).