Urutkan
Diandra D
28 Juni 2022 15:40
2
Jongdi J
28 Juni 2022 15:40
1
Jongdi J
28 Juni 2022 15:36
7
Okedia O
28 Juni 2022 15:36
2
Bella B
28 Juni 2022 15:36
3
Diandra D
28 Juni 2022 15:36
7
Bacalah teks berikut dengan teliti, kemudian cermati makna yang ada di dalamnya!
Lebai Malang
Cerita ini berkisah tentang seorang guru agama yang bernama Lebai. Laki-laki yang sering dipanggil Pak Lebai ini hidup di sebuah desa di Sumatera Barat. Desa itu
terletak di tepi sungai. Pada suatu hari ia mendapat undangan pesta dari dua orang kaya yang tinggal di desa-desa tetangga. Pesta tersebut diadakan pada hari dan waktu yang bersamaan.
Pak Lebai mempertimbangkan untung dan rugi kedua undangan tersebut. Akan tetapi, ia tidak dapat mengambil keputusan dengan cepat apakah ia akan datang ke desa hulu sungai atau ke desa hilir sungai. Kalau ia pergi ke pesta di desa hulu sungai, ia akan mendapat dua kepala kerbau. Kalau ia pergi ke pesta di desa hilir sungai, ia akan mendapat hadiah satu kepala kerbau yang dimasak dengan enak. Menurut informasi, masakan orang-orang di desa hulu sungai tidak seenak orang di hilir sungai.
Pada mulanya, Pak Lebai mengayuh perahunya menuju desa hulu sungai. Kemudian, di tengah perjalanan, Pak Lebai berubah pikiran. Ia berbalik mendayung perahunya menuju desa hilir sungai. Ketika ia hampir sampai di desa hilir sungai, dilihatnya beberapa tamu menuju desa hulu sungai. Tamu tersebut mengatakan bahwa kerbau yang disembelih di sana sangat kurus. Setelah mendengar apa yang disampaikan tamu tersebut, Pak Lebai pun mengubah haluan perahunya menuju desa hulu sungai. Sesampainya di tepi desa hulu sungai, para tamu sudah beranjak pulang. Pesta di sana sudah selesai.
Pak Lebai cepat-cepat mengayuh perahunya menuju desa hilir sungai. Ia berharap pesta di sana belum selesai. Sayangnya, pesta di desa hilir sungai pun sudah selesai. Akhirnya, Pak Lebai tidak mendapat kepala kerbau yang diinginkannya.
(Diolah dari sumber: Ny. S.D.B. Aman, ”Lebai Malang,” Folk Tales from Indonesia, Jakarta: Djambatan, 1976, 15-19)
Setelah kamu membaca dan memahami makna teks tersebut, jawablah pertanyaan berikut!
Dapatkah kamu menentukan jenis teks “Lebai Malang” itu?
1
5.0
Bagaimanakah tsunami terjadi?
1
5.0
Silakan baca dan pahami isinya!
Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.
(Diolah dari sumber: Ilmu Pengetahuan Populer Untuk Anak (2007), karya Hotimah dan M. Hariwijaya)
Apakah akibat yang ditimbulkan oleh gempa bumi?
1
5.0
Bacalah dan pahami teks tersebut dengan teliti!
Tsunami
Kata “tsunami” berasal dari bahasa Jepang “tsu” yang berarti ‘pelabuhan’ dan “nami” yang berarti ‘gelombang’. Namun, para ilmuwan mengartikan tsunami dengan ‘gelombang pasang’ (tidal wave) atau dikenal juga dengan sebutan gelombang laut karena gempa (seismic sea waves). Tsunami adalah serangkaian gelombang yang terbentuk karena gempa atau letusan gunung berapi di bawah laut atau di daratan dekat pantai. Gelombangnya yang besar menyebabkan banjir dan kerusakan saat menghantam pantai.
Tsunami tercipta saat permukaan dasar laut bergerak naik turun di sepanjang patahan selama gempa terjadi. Patahannya menyebabkan keseimbangan air menjadi terganggu. Makin besar daerah patahan yang terjadi, makin besar pula tenaga gelombang yang dihasilkan. Selain itu, tsunami juga tercipta karena meletusnya gunung berapi yang menyebabkan pergerakan air di laut atau perairan sekitarnya sangat tinggi. Gelombang yang besar menyebabkan banjir dan kerusakan saat menghantam pantai.
Gelombang tsunami yang terjadi di laut melaju lebih cepat daripada gelombang normal. Gelombang tersebut menyebar ke segala arah dengan ketinggian 30 sampai dengan 50 meter dan kecepatan sekitar 800 km/jam. Ketika gelombang tsunami memasuki air dangkal, kecepatannya akan menurun dan ketinggiannya akan bertambah. Ketinggian gelombang itu juga bergantung pada bentuk pantai dan kedalamannya. Gempa bumi yang tejadi di dasar laut sangat berpotensi menimbulkan tsunami dan sangat berbahaya bagi manusia.
Kamu tidak perlu khawatir karena tidak semua gempa dan letusan gunung berapi menyebabkan tsunami dan tidak semua tsunami menimbulkan gelombang besar. Tsunami selalu menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan yang paling besar terjadi ketika gelombang besar tsunami itu mengenai permukiman manusia sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya.
(Diolah dari sumber: http://www.crayonpedia.org/mw/Peristiwa_Alam_di_Indonesia_6.2)
Dapatkah kamu menyebutkan kerugian yang diderita manusia akibat tsunami?
1
4.0
Bacalah dan pahami teks tersebut dengan teliti!
Tsunami
Kata “tsunami” berasal dari bahasa Jepang “tsu” yang berarti ‘pelabuhan’ dan “nami” yang berarti ‘gelombang’. Namun, para ilmuwan mengartikan tsunami dengan ‘gelombang pasang’ (tidal wave) atau dikenal juga dengan sebutan gelombang laut karena gempa (seismic sea waves). Tsunami adalah serangkaian gelombang yang terbentuk karena gempa atau letusan gunung berapi di bawah laut atau di daratan dekat pantai. Gelombangnya yang besar menyebabkan banjir dan kerusakan saat menghantam pantai.
Tsunami tercipta saat permukaan dasar laut bergerak naik turun di sepanjang patahan selama gempa terjadi. Patahannya menyebabkan keseimbangan air menjadi terganggu. Makin besar daerah patahan yang terjadi, makin besar pula tenaga gelombang yang dihasilkan. Selain itu, tsunami juga tercipta karena meletusnya gunung berapi yang menyebabkan pergerakan air di laut atau perairan sekitarnya sangat tinggi. Gelombang yang besar menyebabkan banjir dan kerusakan saat menghantam pantai.
Gelombang tsunami yang terjadi di laut melaju lebih cepat daripada gelombang normal. Gelombang tersebut menyebar ke segala arah dengan ketinggian 30 sampai dengan 50 meter dan kecepatan sekitar 800 km/jam. Ketika gelombang tsunami memasuki air dangkal, kecepatannya akan menurun dan ketinggiannya akan bertambah. Ketinggian gelombang itu juga bergantung pada bentuk pantai dan kedalamannya. Gempa bumi yang tejadi di dasar laut sangat berpotensi menimbulkan tsunami dan sangat berbahaya bagi manusia.
Kamu tidak perlu khawatir karena tidak semua gempa dan letusan gunung berapi menyebabkan tsunami dan tidak semua tsunami menimbulkan gelombang besar. Tsunami selalu menyebabkan kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan yang paling besar terjadi ketika gelombang besar tsunami itu mengenai permukiman manusia sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya.
(Diolah dari sumber: http://www.crayonpedia.org/mw/Peristiwa_Alam_di_Indonesia_6.2)
Pada paragraf ke berapa ditemukan informasi tentang akibat yang ditanggung manusia ketika tsunami datang?
2
4.0
Perasaan penyair dalam kutipan puisi tersebut adalah ....
10
5.0
Analisislah struktur batin puisi tersebut!
6
5.0
Suasana dalam puisi tersebut adalah ....
1
5.0
Arti kata sukma dalam kutipan puisi tersebut adalah ....
6
5.0
Majas pleonasme dalam kutipan puisi tersebut terdapat pada larik . . . .
1
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia