Urutkan
Yudhistira Y
07 September 2022 11:04

8
Nakula N
07 September 2022 11:04

1
Arjuna A
07 September 2022 11:04

1
Suropati S
07 September 2022 11:04

1
Yudhistira Y
07 September 2022 11:04

1
Nakula N
07 September 2022 11:04

1
Arjuna A
07 September 2022 11:04

11
Suropati S
07 September 2022 11:04

10
Yudhistira Y
07 September 2022 11:04

27
Nakula N
07 September 2022 11:04

14
Perhatikan data buku berikut!
|
Judul : Andai Buku Sepoting Pizza Penulis : Hernowo Penerbit : Kaifa Cetakan : 1 Februari 2003 Tebal : xxxi + 276 halaman Keunggulan :
Kelemahan : Banyak mengambil perumpamaan dari dunia khayal sehingga terkesan imajinatif. |
Paragraf resensi yang paling tepat berdasarkan data buku tersebut adalah ...
3
5.0
Buku Gambang Jakarta karya Firman Muntaco adalah buku kumpulan cerpen. Cerpen-cerpen Firman sungguh merupakan potret zamannya. Kisah-kisah dalam buku ini menggambarkan kondisi sosial masyarakat Betawi oda masa itu. Bagaiman rumah tangga orang Betawi, bagaiman pandangan mereka terhadap tradisi, dan bagaimana mereka menghadapi zaman.
Gaya penceritaan Firman memang khas Betawi. Sebagai bentuk ungkapan pertanggungjawaban putra Betawi, cerpennya pun ditulis dalam bahasa Betawi. Firman percaya bahasa Betawi yang paling tepat untuk menyatakan pikiran, kejiwaan, dan persaan tokoh-tokohnya. Dibalut dengan selera humor yang kuat, kelincahan yang memikatm dan kesinisan yang kadang mengundang senyum, cerpen-cerpen dalam "Gambang Jakarta" menjadi memukau
Kalimat resensi yang menyatakan kelemahan buku tersebut adalah ...
2
5.0
Bacalah kutipan ceria berikut!
|
Di sinilah ayah dulu mengajariku berenang, mengajariku bunyi gemeletar punggung buaya lapar dan kecipak anak-anak ikan kemuring. Di sini juga ayah mendidikku membedakan suara katak daun dan suara keciap ular manau, yang menyaru suara katak untuk melahapnya. Sering aku dan ayah menyusupi celah-celah nifah, menyelam di bawah gemerisik pelepahnya, saling menguji ketahanan dengan tidak bernafas. Lamunanku buyar ketika telapak kakiku yang mencelup air dikerumuni ikan pari dan batu tempat aku duduk tidak tersinari lantaran matahari hamper tenggelam. |
Latar kutipan cerpen tersebut adalah ....
2
3.0
Perhatikan kalimat berikut! Buku yang ditulis hang tanda berjudul dari diabetes menuju ginjal. Perbaikan ejaan kalimat tersebut adalah..
2
3.6
Menjadikan permasalahan ini sulit dicari jalan keluarnya. Alasan kalimat tersebut tidak efektif adalah...
1
5.0
Tersebutlah cerita seorang raja yang terlalu besar kerajaannya. Negeri itu bernama Mandi Angin. Baginda bernama Raja Besar. Istri baginda bernama Tuan Putri Lindung Bulan. Sayang Baginda tidak berputra. Maka mulailah baginda berkaul, berniat serta memberi sedekah kepada fakir miskin. Selang beberapa lama, Putri Lindung Bulan hamillah, maka baginda minta ahli nujum meramal putra baginda yang masih dalam kandungan. Malang tidak berbau ahli nujum itu berkhianat kepada raja mengatakan bahwa jika putra baginda ditaruh dalam negeri, negeri pasti akan binasa. Itulah sebabnya apabila Raja Danan dilahirkan, ia akan dihanyutkan ke dalam laut. Kelahirannya yang luar biasa, bersama-sama dengan sebilah pedang dan sebilah keris, tidak dapat menghilangkan rasa bimbang Baginda.
Tersebut pula perkataan bandahara tua, abang Baginda yang tinggal di muara sungai. Bandahara seolah-olah mengetahui nasib yang menimpa anak saudaranya dan memohon kepada Tuhan supaya anak saudaranya itu terdampar di tempatnya. Hal itu betul-betul terjadi ....
Kemustahilan dalam kutipan hikayat tersebut adalah .......
3
5.0
Bacalah kedua kutipan cerpen berikut!
Kutipan Cerpen I
Gadis kecil itu duduk sendiri di pojokan jalan, menjuntai kaki di atas trotoar, dan badannya yang maung tampak menggigil! Tidak ada yang tahu siapa dia sebenarnya, hanya anak pengemis, mungkin: Atau hanya seorang anak yang kebetulan kesasar dan kehilangan orang tuanya. Bisa saja itu terjadi. Namun, yang pasti, tidak ada yang peduli dan merasa ingin tahu siapa gadis kecil itu. Aku coba mendekati gadis kecil itu dan ingin menawarkan sedikit bekal makanku kepadanya
Kutipan Cerpen Kutipan Cerpen II
semenjak jadi mandor awal tahun ini, bapak lebih giat bekerja. memang dia sudah tak jadi kuli lagi, tetapi tak serta-merta bisa membuat dia leyeh-leyeh kini, bapak sedang mengerjakan proyek pertama. bapak tak ingin proyek itu gagal sehingga kepercayaan permodal hilang. semenjak bapak memandori proyek di batam, di rumahnya hanya ada aku, ibu, simbah, dana dik lelakiku. adik sedang di TPQ, ibu rewang di rumah bude nyami
Perbedaan nilai moral kedua kutipan cerpen tersebut adalah....
1
5.0
Perhatikan kutipan cerpen berikut! Semangat pagi. Semangat menjalani hari. Dengan membawa buku dan kapur tulis di tangan, lderis masuk kelas. Dia perhatikan satu per satu muridnya. Wajah-wajah bersahaja. Wajah-wajah dahaga ilmu pengetahuan. Wajah- wajah gigih menantang dan berharap akan kejujuran hari depan. Dikutip darl: Yohana Cabe Siahaan, Rawa Bajayau dalam Si Murai dan Orang Gila, Jakarta, Kepustakaan Populer Gramedia, 2010 Makna kata dahaga dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
15
5.0
Kutipan cerpen berikut untuk soal nomor 16 dan 17. Besok ikutlah ke rumah temanmu di Madura, tak usah pulang ke sini, begitu nenek berujar terdengar bergetar, berliburlah di sana. Di sini tidak sedang baik. 13 Tapi, Nek. Aku mau pulang saja. Lama di rumah sekalian nikmati suasana hari kurban yang sebentar lagi tiba, bantahku padanya. Lagi pula, sebenarnya kamu mencemarkan kondisi nenek. Dalam situasi genting seperti itu, dengan ramalan cuaca buruk dan informasi yang kau baca di koran pagi mengenai guncangan gempa pertama itu, tentu saja sangat mengancam keselamatan nenek. Sudahlah, pokoknya, jangan pulang! Secepat mungkin aku akan mengungsi dari sini, nenek tetap bersikukuh. Dikutip dari: D. Ini Rahman Abadi, Air Mata dalam Kedaulatan Rakyat, 26 Agustus 2018 Konflik kutipan cerita tersebut adalah..
1
5.0
Kutipan cerpen berikut untuk soal nomor 14 dan 15. Banyak orang kampungku, khususnya beberapa teman tukang objek yang mangkal denganku di persimpangan jalan tak jauh dari rumah Haji Marbun mengatakan jika ia adalah seorang yang sangat pelit. Mungkin benar kata mereka, tapi menurutmu sebenarnya Haji Marbun itu bukan orang yang pelit, hanya ia orang yang sering bersikap seenaknya sendiri dan orang lain harus mengikuti kehendaknya. Dikutip dari: Bahan Jamil Hudani, Seorang Tukang Objek dan Haji Marbun dalam Padang Ekspres, 22 Juli 2018 Watak tokoh Aku dalam kutipan cerpen tersebut adalah...
1
3.6
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia