Urutkan
Lily S
02 Maret 2023 03:33
2
Tissa Y
02 Maret 2023 03:33
1
Jiny B
02 Maret 2023 03:32
1
Lily S
02 Maret 2023 03:32
0
Jiny B
02 Maret 2023 03:32
1
Anji V
02 Maret 2023 03:32
1
Jiny B
02 Maret 2023 03:32
1
Lily S
02 Maret 2023 03:32
0
Tissa Y
02 Maret 2023 03:32
0
Jiny B
02 Maret 2023 03:32
0
Tanggapilah isi teks ceramah tersebut!
1
3.0
Bagaimana masyarakat sebaiknya menyikapi hidup pada arus global yang kuat ini?
1
5.0
Perhatikan teks tajuk rencana berikut!
Intensitas hujan di beberapa wilayah Indonesia diperkirakan masih tinggi bulan ini, termasuk di wilayah pulau Jawa. Beberapa daerah kini memasuki musim hujan. Bencana seperti banjir dan tanah longsor masih menjadi ancaman. Saat ini beberapa Pemerintah daerah sedang sibuk melakukan penanganan bencana. Tidak tanggung-tanggung, seluruh sumber daya dikerahkan. Sayangnya, ada kelompok tertentu yang dikenal masyarakat sebagai kelompok provokatif memperkeruh suasana dan menggunakan bencana yang diderita masyarakat khususnya masyarakat Jakarta sebagai ajang propaganda politik.
Pemerintah daerah baik di Provinsi Banten DKI Jakarta, maupun Jawa Barat harus bekerja bersama-sama termasuk pemerintah pusat. Pemerintah harus serius dan tidak saling menyalahkan atau saling lempar tanggung jawab dalam melakukan penanggulangan dampak bencana. Pemerintah juga harus terus melakukan antisipasi jika terjadi bencana susulan agar bisa segera diatasi dengan cepat.
Dalam dua hari ini beberapa kawasan di Provinsi Jawa Barat, DKI, dan banten masih terdampak banjir dan longsor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memetakan ada 169 titik banjir yang terjadi di Jawa Barat, DKI dan Banten. Tercatat ada 97 titik banjir di Jawa Barat, 63 titik di DKI, dan 9 titik di Banten. Antisipasi dampak bencana susulan harus dipersiapkan dengan cermat. Apalagi curah hujan pada awal tahun 2020 sangat ekstrem. Penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab mutlak pemerintah, tetapi juga diperlukan partisipasi serta kesadaran dari masyarakat.
Pemerintah pun harus tegas dengan melarang melakukan alih fungsi lahan kawasan serapan air. Selama ini pesatnya pertumbuhan permukiman dan kawasan Industri telah mengubah keseimbangan fungsi lingkungan. Keadaan ini tentu menurunkan kapasitas penyerapan air secara drastis kondisi ini diperparah dengan sistem drainase permukiman yang kurang memadai sehingga pada saat curah hujan tinggi timbul genangan air di mana-mana. Lemahnya penegakan hukum mendorong tumbuh dan berkembangnya pemukiman ilegal di bantaran sungai. Bahkan ada pemukiman yang masuk ke badan sungai. Keadaan ini tentu saja semakin memperburuk sistem tata air lingkungan karena kapasitas tampung dan pengaliran sungai menurun.
Penanganan bencana dan pencegahannya harus dilakukan sistematis dengan melibatkan semua pihak. [...], antar pihak tidak saling menyalahkan atau melempar tanggung jawab, baik antara Pemerintah daerah maupun pusat. Dalam jangka pendek perlu disiapkan sarana evakuasi yang andal dan tenaga kesehatan yang siap siaga. Selain itu, diperlukan pemenuhan kebutuhan pokok bagi para korban, seperti obat-obatan, air bersih, sarana mandi cuci, dan kakus (MCK), serta trauma healing.
(Disadur dari: https://nasional.sindonews.com/read/1486213/16/nanganan-bencana-harus-sistematis-1577998600, diunduh 11 Maret 2020)
Keberpihakan penulis pada teks tajuk rencana tersebut kepada ...
1
5.0
Mengapa gotong royong selalu digalakkan?
2
5.0
Perhatikan teks tajuk rencana berikut!
Intensitas hujan di beberapa wilayah Indonesia diperkirakan masih tinggi bulan ini, termasuk di wilayah pulau Jawa. Beberapa daerah kini memasuki musim hujan. Bencana seperti banjir dan tanah longsor masih menjadi ancaman. Saat ini beberapa Pemerintah daerah sedang sibuk melakukan penanganan bencana. Tidak tanggung-tanggung, seluruh sumber daya dikerahkan. Sayangnya, ada kelompok tertentu yang dikenal masyarakat sebagai kelompok provokatif memperkeruh suasana dan menggunakan bencana yang diderita masyarakat khususnya masyarakat Jakarta sebagai ajang propaganda politik.
Pemerintah daerah baik di Provinsi Banten DKI Jakarta, maupun Jawa Barat harus bekerja bersama-sama termasuk pemerintah pusat. Pemerintah harus serius dan tidak saling menyalahkan atau saling lempar tanggung jawab dalam melakukan penanggulangan dampak bencana. Pemerintah juga harus terus melakukan antisipasi jika terjadi bencana susulan agar bisa segera diatasi dengan cepat.
Dalam dua hari ini beberapa kawasan di Provinsi Jawa Barat, DKI, dan banten masih terdampak banjir dan longsor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memetakan ada 169 titik banjir yang terjadi di Jawa Barat, DKI dan Banten. Tercatat ada 97 titik banjir di Jawa Barat, 63 titik di DKI, dan 9 titik di Banten. Antisipasi dampak bencana susulan harus dipersiapkan dengan cermat. Apalagi curah hujan pada awal tahun 2020 sangat ekstrem. Penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab mutlak pemerintah, tetapi juga diperlukan partisipasi serta kesadaran dari masyarakat.
Pemerintah pun harus tegas dengan melarang melakukan alih fungsi lahan kawasan serapan air. Selama ini pesatnya pertumbuhan permukiman dan kawasan Industri telah mengubah keseimbangan fungsi lingkungan. Keadaan ini tentu menurunkan kapasitas penyerapan air secara drastis kondisi ini diperparah dengan sistem drainase permukiman yang kurang memadai sehingga pada saat curah hujan tinggi timbul genangan air di mana-mana. Lemahnya penegakan hukum mendorong tumbuh dan berkembangnya pemukiman ilegal di bantaran sungai. Bahkan ada pemukiman yang masuk ke badan sungai. Keadaan ini tentu saja semakin memperburuk sistem tata air lingkungan karena kapasitas tampung dan pengaliran sungai menurun.
Penanganan bencana dan pencegahannya harus dilakukan sistematis dengan melibatkan semua pihak. [...], antar pihak tidak saling menyalahkan atau melempar tanggung jawab, baik antara Pemerintah daerah maupun pusat. Dalam jangka pendek perlu disiapkan sarana evakuasi yang andal dan tenaga kesehatan yang siap siaga. Selain itu, diperlukan pemenuhan kebutuhan pokok bagi para korban, seperti obat-obatan, air bersih, sarana mandi cuci, dan kakus (MCK), serta trauma healing.
(Disadur dari: https://nasional.sindonews.com/read/1486213/16/nanganan-bencana-harus-sistematis-1577998600, diunduh 11 Maret 2020)
Ide pokok paragraf keempat teks tajuk rencana tersebut adalah ...
2
5.0
Ide pokok paragraf tersebut adalah ...
8
5.0
Masalah yang dibahas dalam paragraf tersebut adalah ...
2
4.0
Assalamualaikum warahmatullahi wabaratuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Pertama, marilah bersama-sama kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Swt. yang telah memberikan kesehatan kepada kita. Pagi ini kita dapat dipertemukan dalam keadaan sehat walafiat di ruangan ini.
Teman-teman yang saya cintai,
Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan ceramah singkat mengenai "Pentingnya Menjaga Kesehatan Sejak Dini".
Perlu disadari bahwa kesehatan itu mahal harganya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan adalah hal yang sangat penting. Jika kesehatan ini terjaga dengan baik, kita dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan lancar. Kita dapat belajar dan meraih prestasi yang lebih baik untuk masa depan. Nah, sebagai pelajar kita bisa menjaga kesehatan dari hal yang sederhana, seperti bangun tepat waktu, lalu mandi dan sarapan yang bergizi. Janganlah terlalu banyak bersarapan agar di sekolah kita tidak mengantuk. Jika ada pelajaran olahraga, bersemangatlah dalam mengikuti kegiatan olahraga. Secara tidak langsung kamu sudah mencoba menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga seminggu sekali. Ketika jam istirahat, sebaiknya kamu mengonsumsi makanan atau jajanan yang bersih dan sehat. Makanan yang sehat dan bersih bisa kita lihat dari kemasannya.
Teman-teman yang baik,
Masih banyak kegiatan yang dapat kita kerjakan agar tubuh kita bisa terjaga kesehatannya. Hal yang terpenting adalah kita harus selalu peduli terhadap kesehatan tubuh kita. Agar kesehatan kita tetap terjaga, jangan lupa selalu menjaga kebersihan lingkungan. Mulai saat ini marilah kita bersama-sama menjaga kesehatan tubuh. Mulailah hidup sehat dengan mudah yaitu dengan menjaga pola hidup sehat dan teratur agar kesehatan kita tetap terjaga.
Demikianlah ceramah singkat tentang kesehatan yang bisa saya sampaikan. Jika terdapat kesalahan dalam bertutur kata, saya mohon maaf. Atas perhatian teman-teman, saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warahma tullahi wabaratuh
Disadur dari: https:/rumusrumus.com/pidato-tentang-kesehatar/, diunduh 1 Februari 2020
Tentukan kalimat imperatif dalam teks tersebut!
1
3.8
Perhatikan kalimat berikut!
Rian menarik tali itu terlalu keras sehingga talinya putus.
Kalimat tersebut termasuk kalimat majemuk bertingkat hubungan...
2
4.6
Pernyataan yang termasuk kalimat majemuk bertingkat hubungan 'sangkalan' adalah...
1
3.3
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia