Urutkan
Juliana I
09 September 2023 08:46
1
Rini P
09 September 2023 08:46
1
Juliana I
09 September 2023 08:46
1
Fadelia B
09 September 2023 08:46
1
Rini P
09 September 2023 08:46
1
Fadelia B
09 September 2023 08:46
1
Rini P
09 September 2023 08:46
4
Fadelia B
09 September 2023 08:46
12
Rini P
09 September 2023 08:46
1
Andy D
09 September 2023 08:46
2
Kata yang tepat untuk merevisi kata yang bercetak miring adalah ….
1
5.0
Maksud penulis dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah ...
3
4.6
Perhatikan teks tajuk rencana berikut!
Intensitas hujan di beberapa wilayah Indonesia diperkirakan masih tinggi bulan ini, termasuk di wilayah pulau Jawa. Beberapa daerah kini memasuki musim hujan. Bencana seperti banjir dan tanah longsor masih menjadi ancaman. Saat ini beberapa Pemerintah daerah sedang sibuk melakukan penanganan bencana. Tidak tanggung-tanggung, seluruh sumber daya dikerahkan. Sayangnya, ada kelompok tertentu yang dikenal masyarakat sebagai kelompok provokatif memperkeruh suasana dan menggunakan bencana yang diderita masyarakat khususnya masyarakat Jakarta sebagai ajang propaganda politik.
Pemerintah daerah baik di Provinsi Banten DKI Jakarta, maupun Jawa Barat harus bekerja bersama-sama termasuk pemerintah pusat. Pemerintah harus serius dan tidak saling menyalahkan atau saling lempar tanggung jawab dalam melakukan penanggulangan dampak bencana. Pemerintah juga harus terus melakukan antisipasi jika terjadi bencana susulan agar bisa segera diatasi dengan cepat.
Dalam dua hari ini beberapa kawasan di Provinsi Jawa Barat, DKI, dan banten masih terdampak banjir dan longsor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memetakan ada 169 titik banjir yang terjadi di Jawa Barat, DKI dan Banten. Tercatat ada 97 titik banjir di Jawa Barat, 63 titik di DKI, dan 9 titik di Banten. Antisipasi dampak bencana susulan harus dipersiapkan dengan cermat. Apalagi curah hujan pada awal tahun 2020 sangat ekstrem. Penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab mutlak pemerintah, tetapi juga diperlukan partisipasi serta kesadaran dari masyarakat.
Pemerintah pun harus tegas dengan melarang melakukan alih fungsi lahan kawasan serapan air. Selama ini pesatnya pertumbuhan permukiman dan kawasan Industri telah mengubah keseimbangan fungsi lingkungan. Keadaan ini tentu menurunkan kapasitas penyerapan air secara drastis kondisi ini diperparah dengan sistem drainase permukiman yang kurang memadai sehingga pada saat curah hujan tinggi timbul genangan air di mana-mana. Lemahnya penegakan hukum mendorong tumbuh dan berkembangnya pemukiman ilegal di bantaran sungai. Bahkan ada pemukiman yang masuk ke badan sungai. Keadaan ini tentu saja semakin memperburuk sistem tata air lingkungan karena kapasitas tampung dan pengaliran sungai menurun.
Penanganan bencana dan pencegahannya harus dilakukan sistematis dengan melibatkan semua pihak. [...], antar pihak tidak saling menyalahkan atau melempar tanggung jawab, baik antara Pemerintah daerah maupun pusat. Dalam jangka pendek perlu disiapkan sarana evakuasi yang andal dan tenaga kesehatan yang siap siaga. Selain itu, diperlukan pemenuhan kebutuhan pokok bagi para korban, seperti obat-obatan, air bersih, sarana mandi cuci, dan kakus (MCK), serta trauma healing.
(Disadur dari: https://nasional.sindonews.com/read/1486213/16/nanganan-bencana-harus-sistematis-1577998600, diunduh 11 Maret 2020)
Fakta dalam teks tajuk rencana tersebut adalah ...
1
4.4
Bacalah paragraf berikut!
Lingkungan sekolah seharusnya selalu terjaga dan memiliki suasana yang nyaman sehingga kita pun lebih bisa konsentrasi dalam proses kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu, saya sebagai bagian dari keluarga di sekolah mengingatkan teman-teman tetap terus menjaga kebersihan lingkungan sekolah yang kita cintai ini. Setiap kelas seharusnya sudah memiliki kedisiplinan tersendiri akan pentingnya kebersihan. Seperti peraturan yang telah ditetapkan bahwa setiap peserta didik memiliki jadwal piket masing-rnasing, sudah seharusnya teman-teman yang bertugas selalu datang lebih awal untuk dapat membersihkan kelas terlebih dahulu. Ketika pelajaran pertama dimulai, lingkungan kelas kita sudah mulai bersih dan nyaman untuk ditempati.
Disadur dari: https://ruangguruku.com/contoh-pidato-singkat., diunduh 9 Februari 2020.
Kalimat imperatif yang sesuai dengan isi paragraf tersebut adalah...
7
5.0
Susunan kalimat yang tepat agar menjadi teks ceramah padu adalah...
1
4.5
Persamaan tema dalam kedua kutipan teks cerita sejarah tersebut adalah ....
4
5.0
Perhatikan teks berikut.
Suatu siang Sendy kembali mendapatiku dan mengajakku bermain di rumahnya. Udara Jayapura terasa panas menyengat. Aku yang tak suka tidur siang ingin menyejukkan diri di luar. Rumah deret kami sunyi sekali. Pintu rumah Tante Bahar tertutup rapat. Tante Bahar memang teratur dan disiplin. Semua anaknya disuruh cuci kaki, cuci tangan, dan tidur siang. Pastinya Watik sedang tidur di dalam sana. Sementara Tutik adikku sedang tidur di dalam rumah.
Aku membuka pintu depan, pergi ke halaman dan memeriksa pohon kersen. Ada satu buah kersen matang di atas pohon, di cabang paling atas. Aku memperkirakan kemungkinannya. Kalau memanjat pohon itu—dan duduk di salah satu cabangnya, bisa saja aku meraih kersen matang itu. Aku kembali melihat ke atas. Kersen matang itu bergoyang lembut ditiup angin. Mengejekku.
(Dikutip dari: Nunuk Y. Kusmiana, Lengking Burung Kasuari, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2017)
Latar suasana dalam kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
3
4.7
Perhatikan kutipan novel berikut!
"Ya, itu lagu ciptaanku," jawabku kemudian. Suara tawanya terdengar parau.
"Hemm, dasar [.....]! Tak kapok juga! Sudah berapa kali kami menginterogasimu? Mengancammu? Memperlakukaitmu dengan keras, heh?"
"Aku tak melakukan kesalahan apa-apa!" teriakku.
Laki-laki itu menyeringai. Sungguh seringai yang tak kusukai. Bagai serigala yang siap melumat mangsanya!
(Dikutip dari: Yudhi Herwibowo, Sang Penggesek Biola: Sebuah Roman Wage Rudolf Supratman, Jakarta, Imania, 2018)
Majas yang dipakai dalam kalimat terakhir kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
10
5.0
Perhatikan kutipan novel berikut!
"Ya, itu lagu ciptaanku," jawabku kemudian. Suara tawanya terdengar parau.
"Hemm, dasar [.....]! Tak kapok juga! Sudah berapa kali kami menginterogasimu? Mengancammu? Memperlakukaitmu dengan keras, heh?"
"Aku tak melakukan kesalahan apa-apa!" teriakku.
Laki-laki itu menyeringai. Sungguh seringai yang tak kusukai. Bagai serigala yang siap melumat mangsanya!
(Dikutip dari: Yudhi Herwibowo, Sang Penggesek Biola: Sebuah Roman Wage Rudolf Supratman, Jakarta, Imania, 2018)
Ungkapan yang tepat untuk melengkapi kutipan novel sejarah tersebut adalah ....
4
4.0
Tentukan nilai moral dalam kutipan novel sejarah tersebut!
1
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia