Urutkan
Tentukan ide pokok paragraf pertama dan kedua!
1
0.0
Identifikasi informasi penting dan latar belakang masalah pada penggalan proposal tersebut...
2
0.0
Kutipan di atas termasuk bagian dari sistematika proposal yang disebut...
1
0.0
Bacalah teks berikut!
"Apabila kita biarkan Monang kuliah dan pergi meninggalkan kita, berarti kita membiarkan tanah leluhur kita telantar dan suatu saat akan dikuasai orang lain. Aku ingin terus hidup dan mati di sini sebagaimana juga aku menghendaki Monang hidup serta mati di kampung ini," ucap Ayah dengan suara tinggi.
Tema apa yang tampak pada petikan cerita tersebut?
1
0.0
Perhatikan teks berikut!
Dalam perjalanan, istriku terus bertanya-tanya. Apa yang sudah menyebabkan aku berbaik pikiran. Menurut dia, sudah betul apa yang aku putuskan. Menurut istriku, orang kaya itu adalah teroris yang berbuat seenak perutnya sendiri saja. Tanpa punya bukti dia dengan seenak perutnya main tuduh mengatakan aku sudah makan uang warga. Dan itu menyangkut nilai sampai setengah. Padahal, uang itu tidak hilang, tapi dipinjamkan oleh bendahara pada warga yang memerlukan atas persetujuan panitia pembangunan sekolah itu sendiri. Dan orang kaya itu termasuk anggotanya, tapi tidak pernah hadir dalam rapat. Belum apa-apa, ia sudah mengundang wartawan dan berkoar-koar. Maksudnya jelas, ingin menarik simpati masyarakat karena ia ingin terpilih menjadi caleg. Akibatnya, masyarakat marah. Hampir saja, ia didemo. Tapi, atas kesalahannya itu, ia sama sekali tidak merasa bersalah. Malah menuduh warga yang berusaha memfitnah dia. Dia berkoar-koar lagi di mana-mana mengatakan sudah diacuhin warga.
("Maaf" Putu Wijaya)
Masalah yang tidak terdapat pada penggalan cerpen tersebut adalah . . .
4
0.0
Perhatikan teks berikut!
"Ada apa, Ping?"
"Kurasa Vino salah paham sampai marah terhadapmu, Bel. Pasti yang dia pergoki waktu itu adalah aku dan Kenny. Dia bilang anak metal karena Kenny rambutnya agak gondrong. lya, kan?" Pingkan berkata dengan suara yang menggebu-gebu. Bella terdiam sejenak. Sedetik kemudian...
"Oh, iya! Kamu betul Ping. Dia memang nggak tahu kalau aku punya saudara kembar," ucap Bella sambil menepuk jidatnya yang luas.
Giliran Pingkan yang merajuk. "Kamu jahat, Bel. Masa nggak kamu akui saudara kembarmu!" "Sory, Ping. Habis, aku takut kalau nanti kamu kecantol ama dia," jawab Bella sambil tersipu.
Judul yang tepat untuk petikan cerpen tersebut adalah . . . .
3
0.0
Perhatikan kutipan berikut!
"Piiit, mana jilbab Kakak?" tanya kakak dari kamarnya.
"Emang kenapa? lni 'kan jilbabku juga," kata Pipit tak mau kalah.
"Ada apa sih kok ribut terus? Kamu ngalah dong, Kak!" seru Ibu.
"Ah, ibu pasti membela Pipit terus, kan?."
"Bukan membela, tapi..."
"Sudah, sudah, tiap hari yang diributin, kok, jilbaaaab terus! Kalian kan muslimah berjilbab, tunjukkan dong akhlak yang baik, nggak kaya sekarang, tiap pagi mesti ngeributin jilbab, jilbaaaab terus! Mending kalian nggak usah pake jilbab sekalian!" kata Ayah yang sudah mulai kehilangan kesabaran.
Kakak dan Pipit diam tertunduk. Segumpal penyesalan menyesakkan dada mereka masing-masing.
('Jilbab', Virgorini D. Fatayati)
Teks tersebut dapat digolongkan sebagai. . . .
5
0.0
Makna istilah yang tercetak miring dalam paragraf tersebut adalah ...
9
1.0
Buatlah tujuan penulisan karya ilmiah berdasarkan latar belakang masalah tersebut!
1
5.0
Tentukan tema dan judul yang sesuai dengan latar belakang masalah tersebut!
1
5.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia