Urutkan
Beragam karya sastar Sitor Situmorang yang sudah diterbitkan, antara lain Surat Kertas Hijau (1953), Dalam Sajak (1955), Wajah Tak Bernama (1955), drama Jalan Mutiara (1954), cerpen Pertempuran dan Salju di Paris (1956), dan terjemahan karya John Wyndham, E Du Perron RS Maenocol, M Nujhof. Karya sastra lain, yang sudah diterbitkan, antara lain puisi Zaman Baru (1962), cerpen Pangeran (1963), dan esai Sastra Revolusioner (1965). Esai Sastra Revolusioner inilah yang mengakibatkan Sitor Situmorang harus mendekap di penjara Gang Tengah Salemba (1967-1975), Jakarta, tanpa melalui proses pengadilan. Ia dimasukkan begitu saja ke dalam tanahan dengan tuduhan terlibat pemberontakan.
Keistimewaan tokoh Sitor Situmorang dalam kutipan biografi tersebut adalah...
1
0.0
Setelah dilakukan penilaian terhadap ulangan Bahasa Indonesia kelas XII IPA, yang memperoleh nilai 8 sebanyak 25 orang, nilai 7 sebanyak empat orang, dan 6 hanya 1 orang. Jumlah siswa 30 orang.
Simpulan paragraf tersebut adalah...
1
0.0
Matahari telah keluar dari peraduan, memancarkan cahaya ... yang sangat elok. ... dan hewan-hewan menyambutnya dengan semangat. Manusia ... mengais rezeki di muka bumi, memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh alam.
Kata ulang yang tepat melengkapi paragraf tersebut adalah ...
2
0.0
Syahdan maka segala orang besar-besar itupun datanglah menghadap sang Suparba, maka sembahanya, Terlalu bahagianya kami sekalian sebab duli Yang Dipertuan sampai ke negeri kami ini; tetapi tuanku, di dalam negeri kami ini ada seekor ular terlalu besan dan apabila kamu berhuma, telah hampirlah masak padi kamu sekalian, maka datangla ia membinasakan perhumaan kami itu, dan jikalau kami ada derma karunia tuanku, hendaklah tuanku bunuhkan ular itu, karena kami sekalian tiada dapat membunuh ular itu, beberapa kali telah kami tikam tiada juga ia mati, luka ia pun tiada." Maka titah sang Suparba;" Baiklah kamu tunjukkan tempat ular itu kepadaku." Maka ada seorang hulubalang baginda, Pemasku Mambang namanya, maka ia dititajkan oleh baginda membunuh ular; dan pedang curik Semandang Kini itu dikaruniakan naginda; maka iapun pergilah. Setelah datang pada tempat ular itu, maka ular itu mencium bau manusia, maka ia pun keluarlah dari pada lingkarannya. Maka telah dilihat oleh Permasku Mambang ular itu berlingkar seperti busur besar rupanya. Setelah ular itu melihat manusia datang maka ia pun menggerakkan dirinya ; maka segera ditetak Permasku Mambang penggal tiga lalu mati.
Hal yanng mustahil dalam kutipan hikayat tersebut adalah...
1
0.0

Simpulan yang sesuai dengan tabel tersebut adalah...
3
0.0
Prihatin kita setiap kali mendengar berita tentang tabung gas yang digunakan warga masyarakat meledak. Insiden demi insiden terus terjadi.
Akankah rentetan kejadian tersebut kita terima sebagai berita rutin biasa, tanpa kita bisa melakukan sesuatu untuk mencegahnya? Tabung gas yang sering meledak umumnya dari tipe 3 kg dan berwarna hijau muda sehingga melahirkan sebutan tabung melon. Sebagian dari kita bergumam, siapa ini yang mesti bertanggung jawab?
Tentu dalam setiap musibah harus ada yang bertanggung jawab. Ini soal urgen karena sekarang ini kita tidak tahu berapa banyak tabung gas yang sebenarnya tidak layak dipakai dan setiap saat bisa meledak ketika digunakan.
Urusan keselamatan penggunaan tabung gas ini mengandung urgensi dalam penanganannya. Sebelum korban semakin banyak, perlu ada tidakan memenuhi syarat dan terhadap yang mengoplos pengisian tabung. Selain itu, sosialisasi penggunaan tabung gas secara aman perlu diperluas. Inspeksi, pencegahan, dan penindakan itulah kuncinya.
Opini penulis tajuk rencana yang terdapat pada kutipan tersebut adalah...
2
5.0
Terlahir dengan nama Liem Tjoan Hok, di Pandeglang, Jawa Barat, 22 September 1937, Teguh Karya yang oleh rekan terdekatnya akrab dipanggil Om Steve, adalah sutradara film pelanggan piala citra. Dia layak disebut suhu teater Indonesia yang banyak melahirkan sineas-sineas terkemuka. Ia seprang pekerja keras dan selalu bersungguh-sungguh dalam menggarap film sekaligus maupun drama. Bagi para seniman ia dianggap sebagai bapak, guru, sekaligus teman. Beberapa aktor-aktris film Indonesia berjaua dan populer setelah membintangi film-film Teguh Karya.
Walau lahir dengan nama Liem Tjoan Hok, Teguh lebih merasa sebagao prang Banten. Memasuki bangku SMP, Teguh pindah ke Kakarta, menumpang di rumah Engku-Dek, pamanya. Anak pertama dari lima bersaudara pedangan kelontong ini kemudian mewarisi kegemaran membaca dari sang paman. Teguh boleh mendapat nilai jelek untuk aljabar dan ilmu ukur, tetapi untuk pelajaran sejarah, menggambar, dan bahasa ia selalu unggul.
Keteladanan tokoh Teguh Karya dalam kutipan biografi tersebut adalah...
2
0.0
Tema karya ilmiah : Peran pelajar dalam menciptakan lingkungan yang bersih.
Rumusan masalah karya ilmiah sesuai tema tersebut adalah …
1
0.0
Perbedaan tema kutipan novel tersebut adalah …
1
0.0
Perbedaan amanat kedua puisi tersebut adalah ...
3
0.0
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia