Iklan

Pertanyaan

Tentukan reaksi berikut yang termasuk reaksi redoks dan bukan redoks. j. ZnS + 2 O 2 ​ + C → Zn + SO 2 ​ + CO 2 ​

Tentukan reaksi berikut yang termasuk reaksi redoks dan bukan redoks.

j. 
 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

26

:

00

Klaim

Iklan

I. Solichah

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

reaksi ZnS + 2 O 2 ​ + C → Zn + SO 2 ​ + CO 2 ​ termasuk reaksi redoks.

reaksi  termasuk reaksi redoks.

Pembahasan

Reaksi ZnS + 2 O 2 ​ + C → Zn + SO 2 ​ + CO 2 ​ adalah reaksi redoks. Reaksi redoks adalah reaksi reduksi dan oksidasi. Suatu reaksi dikatakan reaksi redoks jika pada reaksi tersebut ada unsur pada reaktanyang mengalami kenaikan biloks (reaksi oksidasi) dan ada pula yang mengalami penurunan biloks (reaksi reduksi). Pada penentuan bilangan oksidasi masing-masing unsur digunakan beberapa aturan biloks, diantaranya adalah: Biloks unsur logam golongan IA dan IIA dalam molekul masing-masing adalah +1 dan +2 Biloks total molekul senyawa sama dengan nol (0) Biloks unsur bebas dan molekul unsur sama dengan nol (0) Biloks unsur F dalam molekul adalah -1 Biloks unsur O dalam senyawa sama dengan -2, kecuali dalam senyawa peroksida, superoksida dan senyawa biner fluorida. Biloks logam Zn dalam senyawanya adalah +1 Biloks masing-masing unsur pada reaksi ZnS + 2 O 2 ​ + C → Zn + SO 2 ​ + CO 2 ​ adalah sebagai berikut: Biloks yang ada dibagian bawahadalah biloks dari satu buah unsur dalam senyawa, sedangkan biloks di bagian atas adalah biloks sejumlahunsursesuai dengan jumlah unsurdalam senyawa tersebut. Gambar reaksi di atas memperlihatkan bahwa unsur Zn dan unsur Omengalami penurunan biloks dari reaktan ke produk, sedangkan unsur S an C mengalami kenaikan biloks dari reaktan ke produk. Sehingga, reaksi ZnS + 2 O 2 ​ + C → Zn + SO 2 ​ + CO 2 ​ termasuk reaksi redoks.

Reaksi  adalah reaksi redoks.

Reaksi redoks adalah reaksi reduksi dan oksidasi. Suatu reaksi dikatakan reaksi redoks jika pada reaksi tersebut ada unsur pada reaktan yang mengalami kenaikan biloks (reaksi oksidasi) dan ada pula yang mengalami penurunan biloks (reaksi reduksi). Pada penentuan bilangan oksidasi masing-masing unsur digunakan beberapa aturan biloks, diantaranya adalah:

  1. Biloks unsur logam golongan IA dan IIA dalam molekul masing-masing adalah +1 dan +2
  2. Biloks total molekul senyawa sama dengan nol (0)
  3. Biloks unsur bebas dan molekul unsur sama dengan nol (0)
  4. Biloks unsur F dalam molekul adalah -1
  5. Biloks unsur O dalam senyawa sama dengan -2, kecuali dalam senyawa peroksida, superoksida dan senyawa biner fluorida.
  6. Biloks logam Zn dalam senyawanya adalah +1


Biloks masing-masing unsur pada reaksi  adalah sebagai berikut:

Biloks yang ada dibagian bawah adalah biloks dari satu buah unsur dalam senyawa, sedangkan biloks di bagian atas adalah biloks sejumlah unsur sesuai dengan jumlah unsur dalam senyawa tersebut. 

Gambar reaksi di atas memperlihatkan bahwa unsur Zn dan unsur O mengalami penurunan biloks dari reaktan ke produk, sedangkan unsur S an C mengalami kenaikan biloks dari reaktan ke produk.

Sehingga, reaksi  termasuk reaksi redoks.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Tentukan apakah reaksi-reaksi berikut termasuk redoks atau bukan! K 2 ​ CrO 4 ​ + H 2 ​ SO 4 ​ → K 2 ​ Cr 2 ​ O 7 ​ + K 2 ​ SO 4 ​ + H 2 ​ O

1

4.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia