Iklan

Iklan

Pertanyaan

Tentukan reaksi berikut yang termasuk reaksi redoks dan bukan redoks. d. Cl 2 ​ + 2 KOH → KCl + KClO + H 2 ​ O

Tentukan reaksi berikut yang termasuk reaksi redoks dan bukan redoks.

d. 
 

Iklan

Q. 'Ainillana

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Reaksi Cl 2 ​ + 2 KOH → KCl + KClO + H 2 ​ O adalah reaksi redoks. Reaksi redoks adalah reaksi reduksi dan oksidasi. Suatu reaksi dikatakan reaksi redoks jika pada reaksi tersebut ada unsur pada reaktanyang mengalami kenaikan biloks (reaksi oksidasi) dan ada pula yang mengalami penurunan biloks (reaksi reduksi). Pada penentuan bilangan oksidasi masing-masing unsur digunakan beberapa aturan biloks, diantaranya adalah: Biloks unsur logam golongan IA dan IIA dalam molekul masing-masing adalah +1 dan +2 Biloks total molekul senyawa sama dengan nol (0) Biloks unsur bebas sama dengan nol (0) Biloks unsur F dalam molekul adalah -1 Biloks unsur O dalam senyawa sama dengan -2, kecuali dalam senyawa peroksida, superoksida dan senyawa biner fluorida. Biloks masing-masing unsur pada reaksi Cl 2 ​ + 2 KOH → KCl + KClO + H 2 ​ O adalah sebagai berikut: Biloks yang ada dibagian bawahadalah biloks dari satu buah unsur dalam senyawa, sedangkan biloks di bagian atas adalah biloks sejumlahunsursesuai dengan jumlah unsurdalam senyawa tersebut. Gambar reaksi di atas memperlihatkan bahwa unsur Cldengan biloks 0dalam Cl 2 ​ yang ada pada reaktan mengalami reaksi reduksi karenamengalami penurunan bilangan oksidasi menjadi Cl yang memiliki biloks -1pada produk dalam senyawa KCl, sekaligus mengalamireaksi oksidasi karena mengalami kenaikan bilangan oksidasi menjadi Cl pada KClOyang memiliki biloks sama dengan +1. Sehingga, reaksi Cl 2 ​ + 2 KOH → KCl + KClO + H 2 ​ O termasuk reaksi redoks.

Reaksi  adalah reaksi redoks.

    Reaksi redoks adalah reaksi reduksi dan oksidasi. Suatu reaksi dikatakan reaksi redoks jika pada reaksi tersebut ada unsur pada reaktan yang mengalami kenaikan biloks (reaksi oksidasi) dan ada pula yang mengalami penurunan biloks (reaksi reduksi). Pada penentuan bilangan oksidasi masing-masing unsur digunakan beberapa aturan biloks, diantaranya adalah:

  1. Biloks unsur logam golongan IA dan IIA dalam molekul masing-masing adalah +1 dan +2
  2. Biloks total molekul senyawa sama dengan nol (0)
  3. Biloks unsur bebas sama dengan nol (0)
  4. Biloks unsur F dalam molekul adalah -1
  5. Biloks unsur O dalam senyawa sama dengan -2, kecuali dalam senyawa peroksida, superoksida dan senyawa biner fluorida.


Biloks masing-masing unsur pada reaksi adalah sebagai berikut:

    Biloks yang ada dibagian bawah adalah biloks dari satu buah unsur dalam senyawa, sedangkan biloks di bagian atas adalah biloks sejumlah unsur sesuai dengan jumlah unsur dalam senyawa tersebut. 
   Gambar reaksi di atas memperlihatkan bahwa unsur Cl dengan biloks 0 dalam  yang ada pada reaktan mengalami reaksi reduksi karena mengalami penurunan bilangan oksidasi menjadi Cl  yang memiliki biloks -1 pada produk dalam senyawa KCl, sekaligus mengalami reaksi oksidasi karena mengalami kenaikan bilangan oksidasi menjadi Cl pada KClO yang memiliki biloks sama dengan +1.

Sehingga, reaksi  termasuk reaksi redoks.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

68

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Tentukan apakah reaksi-reaksi berikut termasuk redoks atau bukan! K 2 ​ CrO 4 ​ + H 2 ​ SO 4 ​ → K 2 ​ Cr 2 ​ O 7 ​ + K 2 ​ SO 4 ​ + H 2 ​ O

1

4.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia