Roboguru

Tekanan osmotik dari 500 mL larutan yang mengandung 17,1 gram gula (Mr gula = 342) pada suhu  adalah .... ().

Pertanyaan

Tekanan osmotik dari 500 mL larutan yang mengandung 17,1 gram gula (Mr gula = 342) pada suhu 27 space degree C adalah .... (R equals 0 comma 082 space L space atm forward slash mol space K).

  1. 1,64 atmspace
  2. 1,80 atmspace
  3. 2,00 atmspace
  4. 2,16 atmspace
     
  5. 2,46 atmspace

Pembahasan Soal:

Proses perpindahan molekul pelarut dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat atau dari pelarut murni ke suatu larutan melalui selaput semipermeabel disebut peristiwa osmosis. Peristiwa osmosis akan berlangsung hingga dicapai suatu kesetimbangan atau hingga kedua larutan isotonis. Hal ini ditandai dengan berhentinya perubahan volume larutan. Perbedaan volume dua larutan pada kesetimbangan menghasilkan suatu tekanan yang disebut tekanan osmosis. Tekanan osmosis dapat juga diartikan sebagai tekanan yang diberikan untuk mencegah terjadinya peristiwa osmosis. 
 
Menurut Van’t Hoff, tekanan osmotik larutan-larutan encer dapat dihitung dengan rumus yang serupa dengan persamaan gas ideal, yaitu:  


pi double bond M cross times R cross times T cross times i 

Keterangan, 

pi = tekanan osmosis
M = molaritas larutan
R = tetapan gas ( 0,082 L atm/mol K)
T = suhu ( Kelvin )
i  = faktor van't hoff (untuk larutan elektrolit)

Karena gula termasuk larutan non elektrolit maka tidak memiliki faktor van't hoff, sehingga persamaannya sebagai berikut:


pi double bond M cross times R cross times T pi equals massa over Mr cross times fraction numerator 1000 over denominator ml space larutan end fraction cross times 0 comma 082 cross times left parenthesis 27 plus 273 right parenthesis pi equals fraction numerator 17 comma 1 over denominator 342 end fraction cross times 1000 over 500 cross times 0 comma 082 cross times 300 pi equals space 2 comma 46 space atm  


Jadi, kesimpulannya tekanan osmosis larutan gula tersebut adalah 2,46 atm

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

B. Rohmawati

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Pada suhu , sukrosa ( ) Mr = 342 gram/mol. Sebanyak 17,1 gram dilarutkan dalam air sampai mencapai volume 500 mL. Jika diketahui  , tekanan osmosis larutan yang terjadi adalah ….

Pembahasan Soal:

Proses perpindahan molekul pelarut dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat atau dari pelarut murni ke suatu larutan melalui selaput semipermeabel disebut peristiwa osmosis. Peristiwa osmosis akan berlangsung hingga dicapai suatu kesetimbangan atau hingga kedua larutan isotonis. Hal ini ditandai dengan berhentinya perubahan volume larutan. Perbedaan volume dua larutan pada kesetimbangan menghasilkan suatu tekanan yang disebut tekanan osmosis. Tekanan osmosis dapat juga diartikan sebagai tekanan yang diberikan untuk mencegah terjadinya peristiwa osmosis. 
 
Menurut Van’t Hoff, tekanan osmotik larutan-larutan encer dapat dihitung dengan rumus yang serupa dengan persamaan gas ideal, yaitu:  


pi double bond M cross times R cross times T cross times i


Keterangan, 

pi double bond Tekanan space Osmosis M equals space Molaritas space T double bond Suhu space open parentheses Kelvin close parentheses R double bond Tetapan space gas space left parenthesis 0 comma 082 space L space atm forward slash mol space K right parenthesis i double bond Faktor space Van apostrophe t space hoff space left parenthesis untuk space larutan space elektrolit right parenthesis


Karena sukrosa termasuk larutan non elektrolit, maka tidak dipengaruhi oleh faktor van't hoff, sehingga persamaannya sebagai berikut:


pi double bond M cross times R cross times T pi equals massa over Mr cross times fraction numerator 1000 over denominator ml space larutan end fraction cross times comma 082 cross times 300 pi equals fraction numerator 17 comma 1 over denominator 342 end fraction cross times 1000 over 500 cross times comma 082 cross times 300 pi equals fraction numerator 17 comma 1 over denominator 171 end fraction cross times 24 comma 6 pi equals 2 comma 46 space atm 


Jadi, tekanan osmosis untuk larutan sukrosa tersebut adalah 2,46 atmspace

0

Roboguru

Dalam 500 mL larutan terdapat 48 gram zat X (non elektrolit). Pada suhu tekanan osmotik larutannya 32,8 atm. Jika , maka massa molekul relatif (Mr) zat X adalah ....

Pembahasan Soal:

Proses perpindahan molekul pelarut dari larutan encer ke larutan yang lebih pekat atau dari pelarut murni ke suatu larutan melalui selaput semipermeabel disebut peristiwa osmosis. Peristiwa osmosis akan berlangsung hingga dicapai suatu kesetimbangan atau hingga kedua larutan isotonis. Hal ini ditandai dengan berhentinya perubahan volume larutan. Perbedaan volume dua larutan pada kesetimbangan menghasilkan suatu tekanan yang disebut tekanan osmosis. Tekanan osmosis dapat juga diartikan sebagai tekanan yang diberikan untuk mencegah terjadinya peristiwa osmosis. 
 
Menurut Van’t Hoff, tekanan osmotik larutan-larutan encer dapat dihitung dengan rumus yang serupa dengan persamaan gas ideal, yaitu:  


pi double bond M cross times R cross times T cross times i 

Keterangan, 

pi = tekanan osmosis
M = molaritas larutan
R = tetapan gas ( 0,082 L atm/mol K)
T = suhu ( Kelvin )
i  = faktor van't hoff (untuk larutan elektrolit)

Karena pada soal dijelaskan larutan non elektrolit maka tidak memiliki faktor van't hoff, sehingga persamaannya sebagai berikut:


pi double bond M cross times R cross times T 32 comma 8 equals massa over Mr cross times fraction numerator 1000 over denominator ml space larutan end fraction cross times 0 comma 082 cross times left parenthesis 27 plus 273 right parenthesis 32 comma 8 equals 48 over Mr cross times 1000 over 500 cross times 0 comma 082 cross times 300 Mr space equals space 72 space gram forward slash mol  


Jadi, kesimpulannya massa molekul relatif senyawa tersebut adalah 72 gram/molspace

0

Roboguru

Perhatikan ilustrasi di bawah ini! Jika larutan A adalah 0,5 M sukrosa, C12H22O11 dan larutan B terdiri atas 5,15 g urea, CO(NH2)2 dalam 75 mL air. Kemana arah aliran air melalui membran semipermea...

Pembahasan Soal:

Apabila 2 jenis larutan yang memiliki konsentrasi berbeda dipisahkan oleh suatu wadah semipermiabel, akan terjadi aliran dari larutan yang encer menuju larutan yang pekat atau dapat diartikan dari konsentrasi kecil menuju konsentrasi besar. 

menentukan Mr urea (CO(NH2)2):

M subscript r space equals A subscript r space C and A subscript r space O plus space left parenthesis 2 cross times A subscript r space N right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times A subscript r space H right parenthesis space space space space equals 12 plus 16 plus space left parenthesis 2 cross times 14 right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times 1 right parenthesis space space space space equals space 12 plus 16 plus 28 plus 4 space space space space equals 60 

menentukan konsentrasi urea (CO(NH2)2):

M equals massa over M subscript r cross times 1000 over V M equals fraction numerator 5 comma 15 over denominator 60 end fraction cross times 1000 over 75 M equals fraction numerator 5.150 over denominator 4.500 end fraction M equals 1 comma 14 M

sehingga :

Larutan A (kanan) memiliki konsentrasi 0,5 M lebih kecil dari larutan B(kiri) dengan konsentasi 1,14 M.

Jadi, larutan akan mengalir dari kanan ke kiri.

0

Roboguru

Jika konsentrasi hemoglobin di dalam darah dianggap  dan tekanan osmosis darah pada suhu  adalah 0,056 atm, hitunglah massa molekul relatif hemoglobin.

Pembahasan Soal:

Diketahui:

  • Larutan nonelektrolit
  • R equals 0 comma 082 space L space atm space mol to the power of negative sign 1 end exponent space K to the power of negative sign 1 end exponent 
  • table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row T equals cell left parenthesis 273 plus 25 right parenthesis space K end cell row blank equals cell 298 space K end cell end table 

Menentukan tekanan osmosis:

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row pi equals cell M cross times R cross times T end cell row pi equals cell n over V cross times R cross times T end cell row cell 0 comma 056 end cell equals cell fraction numerator bevelled 15 over M subscript r over denominator 0 comma 1 end fraction cross times 0 comma 082 cross times 298 end cell row cell M subscript r end cell equals cell fraction numerator 366 comma 54 over denominator 0 comma 0056 end fraction end cell row blank equals cell 65454 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent end cell end table 

Jadi, jawaban yang benar italic M subscript italic r hemoglobin adalah bold 65454 bold space italic g bold space bold mol to the power of bold minus sign bold 1 end exponent bold.

0

Roboguru

Tentukanlah tekanan osmotik larutan sukrosa 0,025 M pada suhu 127°C!

Pembahasan Soal:

Osmosis adalah berpindahnya partikel pelarut dari larutan encer ke dalam larutan yang lebih pekat melalui selaput semipermiabel. Selaput semipermeabel hanya dapat dilalui oleh partikel pelarut dan tidak dapat dilalui oleh partikel terlarut.

Tekanan osmotik adalah tekanan hidrostatik yang terbentuk pada larutan akibat proses osmosis pelarut ke dalam larutan melalui membran semipermeabel. Selain itu, tekanan osmosis juga dapat didefinisikan sebagai tekanan luar yang diberikan pada larutan untuk menghentikan proses osmosis pelarut ke dalam larutan melalui membran semipermeabel. 

Berikut adalah penentuan tekanan osmotik pada larutan sukrosa (non elektrolit):

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row T equals cell 127 degree C plus 273 end cell row blank equals cell 400 space K end cell row blank blank blank row pi equals cell M space x space R space x space T space end cell row blank equals cell 0 comma 025 space M space x space 0 comma 082 space L space atm space mol to the power of negative sign 1 end exponent K to the power of negative sign 1 end exponent x space 400 space K end cell row blank equals cell 0 comma 82 space atm end cell end table

 

Jadi, tekanan osmotik larutan sukrosa 0,025 M pada suhu 127°C adalah 0,82 atm.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved