Roboguru

Sebutkan dasar hukum diberhentikannya Abdurrahman Wahid dari jabatan presiden!

Pertanyaan

Sebutkan dasar hukum diberhentikannya Abdurrahman Wahid dari jabatan presiden!

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dilengserkan oleh parlemen melalui Sidang Istimewa (SI) MPR RI pada 23 Juli 2001. Sidang Istimewa menjadi salah satu instrumen untuk mengawasi dan mengontrol kekuasaan presiden, sidang istimewa terjadi karena terdapat lima peristiwa yang dapat dijadikan alasan bagi MPR untuk mengadakan Sidang Istimewa dalam rangka meminta pertanggungjawaban terhadap Abdurrahman Wahid yakni. Pertama, Abdurrahman Wahid pernah meminta agar Ketetapan MPRS No. XXV/MPRS/1966 tentang Pelarangan-pelarangan Penyebaran Ajaran Marxisme, Komunisme, dan Leninisme dicabut. Hal ini bertentangan dengan sumpah dan janji yang diucapkan di hadapan MPR sebelum ia dilantik menjadi presiden. Kedua, pernyataan presiden yang menyatakan bahwa hak interpelasi DPR merupakan tindakan inkonstitusional. Ketiga, penggantian kapolri dari Jenderal S. Bimantoro kepada Komjen. (Pol). Chaeruddin Ismail yang dilakukan secara sepihak oleh presiden dinilai telah melanggar ketetapan MPR, karena penggantian tersebut mengharuskan adanya persetujuan DPR. Keempat, adanya pernyataan presiden yang menyatakan bahwa semua pansus yang ada di DPR adalah ilegal sehingga apapun yang dihasilkan oleh pansus tidak sah secara hukum. Kelima, penolakan presiden terhadap dua orang calon ketua Mahkamah Agung (MA) yang diusulkan DPR. Tindakan ini membuat presiden tidak menjalankan ketentuan Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 tentang MA yang menyatakan bahwa Ketua MA diangkat oleh presiden selaku Kepala Negara diantara Hakim Agung yang diusulkan DPR. Hal ini juga mengindikasikan bahwa presiden mencoba mengintervensi MA sebagai kekuasaan kehakiman tertinggi serta bebas dari campur tangan kekuasaan lainnya yang bersifat ekstra yudisial.

Dengan demikian dasar hukum diberhentikannya Abdurrahman Wahid dari jabatan presiden adalah Sidang Istimewa (SI) MPR RI pada 23 Juli 2001.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Masa jabatan Presiden Abdurrahman Wahid di Indonesia tidak berlangsung lama. Mengapa demikian?

Pembahasan Soal:

Kejatuhan pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid tidak terlepas dari akumulasi berbagai gagasan dan keputusannya yang kontroversial dan mendapat tantangan keras dari berbagai organisasi massa dan partai politik Islam yang semula mendukungnya kecuali NU dan PKB.    

 Keduanya merupakan pendukung setia Presiden Abdurrahman Wahid hingga akhir masa pemerintahannya. Selain gagasannya yang kontroversial mengenai pencabutan Tap. MPRS mengenai pelarangan komunisme dan gagasan pembukaan hubungan dagang dengan Israel, hubungan Presiden Abdurrahman Wahid dengan DPR dan bahkan dengan beberapa menteri dalam kabinet pemerintahannya terbilang tidak harmonis.

Penyebab ketidakharmonisan tersebut berawal dari seringnya presiden memberhentikan dan mengangkat menteri tanpa memberikan keterangan yang dapat diterima oleh DPR. Pemberhentian Laksamana Sukardi sebagai Menteri Negara Penanaman Modal dan Jusuf Kalla sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan bahkan menyebabkan DPR mengajukan hak interpelasinya.

Presiden Abdurrahman Wahid berusaha untuk mencegah sidang istimewa MPR dengan membuat dekrit presiden  yang berisi tentang:

  • Pembekuan MPR dan DPR RI
  • Mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat
  • Mempersiapkan pemilu dalam waktu satu tahun
  • Menyelamatkan gerakan reformasi dari hambatan unsur-unsur Orde Baru sekaligus  membekukan Partai Golkar sambil menunggu keputusan Mahkamah Agung

Namun sayangnya isi Dekret tersebut tidak dapat dijalankan terutama karena TNI dan Polri yang diperintahkan untuk mengamankan langkah-langkah penyelamatan tidak melaksanakan tugasnya. Seperti yang dijelaskan oleh Panglima TNI Widodo AS, sejak Januari 2001, baik TNI maupun Polri konsisten untuk tidak melibatkan diri dalam politik praktis.

Sikap TNI dan Polri tersebut turut memuluskan jalan bagi MPR untuk menggelar Sidang Istimewa dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi atas pertanggungjawaban Presiden Abdurrahman Wahid yang dilanjutkan dengan pemungutan suara untuk menerima atau menolak Rancangan Ketetapan MPR No. II/MPR/2001 tentang pertanggungjawaban Presiden Abdurrahman Wahid dan Rancangan Ketetapan MPR No. III/ MPR/2001 tentang penetapan Wakil Presiden Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden Republik Indonesia.

Seluruh anggota MPR yang hadir menerima dua ketetapan tersebut. Presiden dianggap telah melanggar haluan negara karena tidak hadir dan menolak untuk memberikan pertanggungjawaban dalam Sidang Istimewa MPR termasuk penerbitan Maklumat Presiden RI. Akhirnya, MPR memberhentikan Abdurrahman Wahid sebagai Presiden dan mengangkat Wakil Presiden Megawati Soekarno Putri sebagai presiden kelima Republik Indonesia pada tanggal 23 Juli 2001.

Dengan demikian, jawaban dari soal tersebut adalah karena banyak gagasan dari Presiden Abdurrahman Wahid yang kontroverisal serta ketidakharmonisan antara Presiden Abdurrahman Wahid dengan pejabat-pejabat terutama DPR dan MPR.

0

Roboguru

Salah satu kebijakan Presiden Abdurrahman Wahid yang banyak menuai tantangan dari banyak kalangan adalah. . . .

Pembahasan Soal:

Di bulan April tahun 2000, Gus Dur memecat Jusuf Kalla yang merupakan seorang Menteri Negara Perindustrian dan Laksamana Sukardi yang tidak lain adalah seorang Menteri Negara BUMN. Pemecatan kedua menteri tersebut bukanlah tanpa alasan. Alasan Gus Dur adalah karena kedua menteri tersebut terlibat kasus korupsi walaupun tidak ada cukup bukti untuk hal itu. Tidak lama kemudian Hamzah Haz yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Republik Indonesia mengundurkan diri karena menolak hubungan kedekatan antara Gus Dur dengan Israel.

0

Roboguru

Jelaskan mengapa Gusdur dilengserkan oleh MPR!

Pembahasan Soal:

Pelengseran K.H Abdurrahman Wahid berawal dari laporan panitia khusus atau Pansus DPR terkait dugaan (yang sebenarnya tidak pernah dilakukan Gusdur) seputar kasus penggunaan dana Yayasan Dana Kesejahteraan Karyawan Bulog sebesar 4 juta Dollar AS. dan dana bantuan Sultan Brunei Darussalam sebesar 2 juta Dollar AS. Akhirnya berdasarkan dugaan tersebut (yang sebenarnya tidak pernah dilakukan Gusdur), Gusdur dinilai telah melanggar UUD 1945 Pasal 9 tentang Sumpah Jabatan dan melanggar Tap MPR No. XI/MPR/1998 tentang penyelenggaraan negara yang bebas KKN. Konflik antara Gusdur dengan DPR/MPR semakin meruncing setelah Gusdur mengeluarkan Dekrit Presiden 23 Juli 2001 yang berisi tentang pembekuan DPR dan MPR, pengembalian kedaulatan ke tangan rakyat, dan pembekuan Golkar. Dekrit tersebut tidak berfungsi, sebab di hari yang sama, MPR mengadakan sidang istimewa, dan menyatakan Gusdur melanggar Tap MPR No. III/MPR/2000 karena memberhentikan Kapolri tanpa persetujuan DPR. Jabatannya kemudian digantikan oleh Megawati Soekarnoputri.

Dengan demikian alasan MPR melengserkan Gusdur dikarenakan adanya dugaan (yang sebenarnya tidak pernah dilakukan Gusdur) terkait penyalahgunaan kekuasaan oleh Gusdur selama menjabat sebagai presiden.

0

Roboguru

Partai yang dibekukan oleh Presiden RI yang ke-4 sebagaimana tertulis dalam Maklumat Presiden RI tanggal 22 Juli 2001 adalah ...

Pembahasan Soal:

Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah presiden ke-4 yang menjabat di Indonesia. Masa jabatannya terhitung sejak 20 Oktober 1999-23 Juli 2001. Menjelang akhir masa jabatannya, pada tanggal 23 Juli 2001 pukul 01.10 di Istana Negara, Presiden Gus Dur mengeluarkan sebuah Maklumat Presiden RI yang ditujukan untuk menyelamatkan bangsa. Isi dari maklumat ini adalah membekukan MPR/DPR, mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat, dan membekukan Partai Golkar. Maklumat tersebut ditolak secara tegas oleh MPR dan memilih untuk mempercepat sidang istimewa. Akhirnya, dalam sidang istimewa yang dilaksanakan pada hari yang sama, MPR memilih Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden kelima menggantikan Presiden Abdurrahman Wahid dengan ketetapan MPR No. III Tahun 2001.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.space 

0

Roboguru

Jatuhnya Gus Dur dari jabatan presiden tidak terlepas dari akumulasi dari berbagai gagasan dan keputusannya yang kontoversial. Coba sebutkan hal hal yang kontroversial tersebut ....

Pembahasan Soal:

K.H. Abdurrahman Wahid atau yang lebih kita kenal dengan Gus Dur adalah Presiden Indonesia ke-4. Beliau menjabat sebagai presiden menggantikan B.J Habibie dengan masa jabatan sejak 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001. Beberapa gagasan kontoversial yang dilontarkan Gus Dur sebagai presiden adalah sebagai berikut:

  1. Usul penghapusan TAP MPR tentang PKI. Usul pencabutan TAP MPRS No. XXV/1966 mengenai pelarangan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan pelarangan penyebaran ajaran Marxisme/Leninisme serta komunisme di Indonesia. Gagasan ini ditolak MPR, bukan hanya MPR yang menolak bahkan aksi protes juga dilakukan oleh para barisan muda Islam di beberapa penjuru Indonesia.
  2. Kontroversi tentang hubungan diplomatik dengan Israel, Gus Dur melontar gagasan tentang hubungan diplomatik dengan Israel,yang kemudian muncul reaksi yang menentang beliau. Presiden Gus Dur memahami benar kondisi politik Timur Tengah. Masalah Palestina sudah terjadi sejak lama, terjadi pengungsian besar-besaran rakyat Palestina ke berbagai negara, juga telah terjadi beberapa kali peperangan antara Mesir, Suriah dan Jordania dengan Israel. Akan tetapi, makin hari makin kelihatan bahwa negara-negara Arab sendiri tidak satu pendapat. Bahkan beberapa negara seperti Mesir dan Jordania mengambil sikap yang lebih rasional dan pragmatis dan mengadakan perdamaian dan hubungan diplomatik dengan Israel. Beberapa negara lain mengadakan hubungan perdagangan. Bahkan Palestina sendiri juga telah menandatangani perdamaian dengan Israel. Persoalannya, kalau Indonesia ingin berperan dalam membantu proses perdamaian antara Palestina dan Israel, tidaklah mungkin tanpa mempunyai hubungan diplomatik dengan kedua belah pihak bertikai. Dari latar belakang inilah gagasan Gus Dur tentang hubungan dengan Israel.
  3. Satu lagi kebijakan kontroversial Gus Dur adalah ancaman membubarkan parlemen. Beliau mengancam akan mengeluarkan dekrit yang berisi membubarkan MPR/DPR, mengembalian kedaulatan ke tangan rakyat dan mempercepat penyelenggaraan pemilu dalam tempo satu tahun, menyelamatkan reformasi dari hambatan masa Orde Baru dan membekukan Partai Golkar.

Usaha tersebut gagal karena tidak mendapat dukungan dari TNI dan POLRI, ditambah MPR menolak putusan tersebut. Dikarenakan hal ini pada 23 Juli 2001, MPR resmi memberhentikan Gus Dur dari jabatannya sebagai presiden dan digantikan oleh Megawati Soekarnoputri.

Dengan demikian gagasan yang dilontarkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid yang kontroversial adalah usul penghapusan TAP MPR TAP MPRS No. XXV/1966, kontroversi tentang hubungan diplomatik dengan Israel, ancaman membubarkan parlemen.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved