Sebuah peluru bermassa 5 gram ditembakkanke dalam suatu bandul balistik bermassa 1,5kg, sehingga bandul bergerak naik. Pada saatbandul mencapai ketinggian maksimum,kawat membentuk sudut θ ( cos θ = 0 , 75 ) . Jikapanjang kawat 1 m dan g = 10 m/s 2 , makakelajuan peluru yang ditembakkan adalah.... ( 5 = 2 , 24 )
Sebuah peluru bermassa 5 gram ditembakkan ke dalam suatu bandul balistik bermassa 1,5 kg, sehingga bandul bergerak naik. Pada saat bandul mencapai ketinggian maksimum, kawat membentuk sudut θ(cosθ=0,75). Jika panjang kawat 1 m dan g = 10 m/s2, maka kelajuan peluru yang ditembakkan adalah.... (5=2,24)
Diketahui:
m p = 5 gr = 5 × 1 0 − 3 kg m b = 1 , 5 kg cos θ = 0 , 75 l = 1 m g = 10 m / s 2
Ditanyakan:
v p = ... ?
Jawaban:
Momentumdidefinisikan sebagai ukuran kesukaran untuk menghentikan gerakan suatu benda. Pada pembahasan momentum dikenal hukum kekekalan momentum yaitu momentumsesaat sebelum tumbukan sama dengan momentum sesaat setelah tumbukan, asalkan tidak ada gaya lain yang bekerja pada benda tersebut. Hukum kekekalan momentum biasa diterapkan pada tumbukan. Tumbukan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu tumbukan lenting sempurna, tumbukan lenting sebagian dan tumbukan tak lenting sama sekali.
h = = = = L ( 1 − cos θ ) 1 ( 1 − 0 , 75 ) 1 ( 0 , 25 ) 0 , 25
Pada peristiwa ini berlaku hukum kekekalan energi mekanik, dimana energi mekaniksesaat benda bertumbukan sama dengan energi mekaniksesaat setelah tumbukan. Saat peluru menumbuk bandul, bandul masih berada pada posisi diam sehingga dianggaptidak memiliki ketinggian dan energi mekanik sama dengan energi kinetiknya. Saat peluru telah menumbuk bandul, bandul menempuh simpangan maksimum kemudian diam sehingga energi mekanik sama dengan energi potensial.
EM EP + E K 0 + 2 1 m v 2 2 1 m v 2 2 1 v 2 v 2 v 2 v 2 v = = = = = = = = = E M ′ E P ′ + E K ′ m g h + 0 m g h g h 2 g h 2 × 10 × 0 , 25 5 2 , 24
Nilai v merupakan nilai kecepatan peluru dan ayunan sesaat peluru menumbukbandul.
setelah nilai kecepatan diketahui, selanjutnya karena peluru bersarang pada bandul, maka tumbukan ini dikategorikan tumbukan tak lenting sama sekali, sehingga:
m p v p + m b v b 5 × 1 0 − 3 × v p + 1 , 5 × 0 5 × 1 0 − 3 × v p 0 , 005 v p v p v p v p = = = = = = ≈ v ′ ( m p + m b ) 2 , 24 ( 0 , 005 + 1 , 5 ) 2 , 24 ( 1.505 ) 3 , 3712 0 , 005 3 , 3712 674 , 24 674
Dengan demikian, jawaban yang tepat ditunjukkan oleh pilihan D.
Diketahui:
mp=5gr=5×10−3kgmb=1,5kgcosθ=0,75l=1mg=10m/s2
Ditanyakan:
vp=...?
Jawaban:
Momentum didefinisikan sebagai ukuran kesukaran untuk menghentikan gerakan suatu benda. Pada pembahasan momentum dikenal hukum kekekalan momentum yaitu momentum sesaat sebelum tumbukan sama dengan momentum sesaat setelah tumbukan, asalkan tidak ada gaya lain yang bekerja pada benda tersebut. Hukum kekekalan momentum biasa diterapkan pada tumbukan. Tumbukan terbagi menjadi 3 jenis, yaitu tumbukan lenting sempurna, tumbukan lenting sebagian dan tumbukan tak lenting sama sekali.
h====L(1−cosθ)1(1−0,75)1(0,25)0,25
Pada peristiwa ini berlaku hukum kekekalan energi mekanik, dimana energi mekanik sesaat benda bertumbukan sama dengan energi mekanik sesaat setelah tumbukan. Saat peluru menumbuk bandul, bandul masih berada pada posisi diam sehingga dianggap tidak memiliki ketinggian dan energi mekanik sama dengan energi kinetiknya. Saat peluru telah menumbuk bandul, bandul menempuh simpangan maksimum kemudian diam sehingga energi mekanik sama dengan energi potensial.
Nilai v merupakan nilai kecepatan peluru dan ayunan sesaat peluru menumbuk bandul.
setelah nilai kecepatan diketahui, selanjutnya karena peluru bersarang pada bandul, maka tumbukan ini dikategorikan tumbukan tak lenting sama sekali, sehingga: