Iklan

Pertanyaan

Sebanyak 900 mL larutan berisi campuran dari HC 3 ​ COOH 0,1 M dan CH 3 ​ COONa 0,1 M ditambahkan 100 mL larutan HCl 0,1 M ( K a ​ = 1 0 − 5 ). Bandingkan harga pH-nya sebelum dan sesudah ditambah HCl !

Sebanyak 900 mL larutan berisi campuran dari  0,1 M dan  0,1 M ditambahkan 100 mL larutan 0,1 M ().

Bandingkan harga pH-nya sebelum dan sesudah ditambah !space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

02

:

26

:

39

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

pH larutan penyangga sebelum penambahan adalah 5, dan setelah penambahan adalah 5 - log 1,25. HC 3 ​ COOH merupakan larutan asam lemah, sedangkan CH 3 ​ COONa adalah larutan garam. Campuran antara larutan asam lemah dengan garamnya akan membentuk larutan penyangga asam. Larutan penyangga adalah larutan yang relatif dapat mempertahankan harga pH setelah penambahan asam/basa/pengenceran. Untuk mengitung pH larutan penyangga asam, digunakan rumus penentuan pH larutan penyangga asam, dengan terlebih dahulu mencari mol masing-masing senyawa seperti berikut: mol CH 3 ​ COOH ​ = = = ​ M × V 0 , 1 M × 900 mL 90 mmol ​ mol CH 3 ​ COONa ​ = = = ​ M × V 0 , 1 M × 900 mL 90 mmol ​ Garam CH 3 ​ COONa akan mengion menjadi basa konjugasinya CH 3 ​ COO − , maka jumlah mol garam sama dengan mol basa konjugasi yaitu 90 mmol. [ H + ] ​ = = = ​ K a ​ × mol basa konjugasi mol asam ​ 1 0 − 5 × 90 90 ​ 1 0 − 5 ​ pH pH ​ = = = ​ − lo g [ H + ] − lo g [ 1 0 − 5 ] 5 ​ Sedangkan untuk menghitung pH setelah penambahan asam HCl, makadigunakan rumus penentuan pH saat penambahan asam dengan terlebih dahulu mencari mol HCl. mol HCl ​ = = = ​ M × V 0 , 1 × 100 10 mmol ​ Jika larutan penyangga asam direaksikan dengan asam HCl, maka terjadi reaksi : H + + CH 3 ​ COO − ⇌ CH 3 ​ COOH 10 mmol 10 mmol 10 mmol Berdasarkan reaksi diatas, penambahan HCl akan menambah jumlah mol CH 3 ​ COOH dan mengurangi jumlah mol CH 3 ​ COO − , maka: mol CH 3 ​ COO − ( setelah penambahan HCl ) ​ = = = ​ mol CH 3 ​ COO − ( awal ) − 10 mmol 90 − 10 80 mmol ​ mol CH 3 ​ COOH ( setelah penambahan HCl ) ​ = = = ​ mol CH 3 ​ COOH ( awal ) + 10 mmol 90 + 10 100 mmol ​ [ H + ] ​ = = = ​ K a ​ × mol basa konjugasi mol asam ​ 1 0 − 5 × 80 100 ​ 1 , 25 ⋅ 1 0 − 5 ​ pH pH ​ = = = ​ − lo g [ H + ] − lo g [ 1 , 25 ⋅ 1 0 − 5 ] 5 − lo g 1 , 25 ​

pH larutan penyangga sebelum penambahan adalah 5, dan setelah penambahan adalah 5 - log 1,25.


 merupakan larutan asam lemah, sedangkan  adalah larutan garam. Campuran antara larutan asam lemah dengan garamnya akan membentuk larutan penyangga asam. 

Larutan penyangga adalah larutan yang relatif dapat mempertahankan harga pH setelah penambahan asam/basa/pengenceran. 

Untuk mengitung pH larutan penyangga asam, digunakan rumus penentuan pH larutan penyangga asam, dengan terlebih dahulu mencari mol masing-masing senyawa seperti berikut:

 

 

Garam  akan mengion menjadi basa konjugasinya , maka jumlah mol garam sama dengan mol basa konjugasi yaitu 90 mmol.

 

 


Sedangkan untuk menghitung pH setelah penambahan asam HCl, maka digunakan rumus penentuan pH saat penambahan asam dengan terlebih dahulu mencari mol HCl.

 

Jika larutan penyangga asam direaksikan dengan asam HCl, maka terjadi reaksi :

  

Berdasarkan reaksi diatas, penambahan HCl akan menambah jumlah mol  dan mengurangi jumlah mol , maka:

 

 

 

 

Buka akses jawaban yang telah terverifikasi

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

9

Iklan

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!