Iklan

Iklan

Pertanyaan

Polusi udara mengandung oksida belerang yang dapat mempercepat terjadinya korosi besi sesuai persamaan berikut: Fe ( s ) + SO 2 ​ ( g ) + O 2 ​ ( g ) → FeSO 4 ​ ( s ) 4 FeSO 4 ​ ( s ) + O 2 ​ ( g ) + 6 H 2 ​ O ( l ) → 2 Fe 2 ​ O 3 ​ . H 2 ​ O ( s ) + 4 H 2 ​ SO 4 ​ ( a q ) Tentukan bilangan oksidasi semua atom/unsur yang terlibat dalam kedua reaksi redoks di atas! Identifikasikan beberapa unsur yang mengalami oksidasi atau reduksi!

Polusi udara mengandung oksida belerang yang dapat mempercepat terjadinya korosi besi sesuai persamaan berikut:



 

  1. Tentukan bilangan oksidasi semua atom/unsur yang terlibat dalam kedua reaksi redoks di atas!
  2. Identifikasikan beberapa unsur yang mengalami oksidasi atau reduksi! 

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Jawaban

bilangan oksidasi masing-masing atom/unsur dapat terlihat pada poin a reaksi pertama dan kedua, reaksi yang terjadi pada korosi besi terdapat reaksi oksidasi pada reaksi pertama dan reaksi redokspada reaksi yang kedua.

bilangan oksidasi masing-masing atom/unsur dapat terlihat pada poin a reaksi pertama dan kedua, reaksi yang  terjadi pada korosi besi terdapat reaksi oksidasi pada reaksi pertama dan reaksi redoks pada reaksi yang kedua.

Iklan

Pembahasan

Salah satu pemanfaatan reaksi redoks adalah pada reaksi korosi besi. Penentuan reaksi redoks dapat menggunakan konsep bilangan oksidasi. Penulisan reaksi korosi pada besi apabila dituliskan bilangan oksidasi tiap spesinyadapat dituliskan sebagai berikut: Reaksi pertama : a. Bilangan oksidasi semua atom/unsur pada reaksi pertama Bilangan oksidasi Fe pada FeSO 4 ​ adalah +2, karena FeSO 4 ​ terdiri dariion SO 4 2 − ​ dan ion Fe 2 + . Untuk atom/unsur lain bilangan oksidanya adalah: Bilangan oksidasi Fe adalah 0 Bilangan oksidasi S pada SO 2 ​ adalah +4 Bilangan oksidasi O pada SO 2 ​ adalah -2 Bilangan oksidasi O pada O 2 ​ adalah 0 Bilangan oksidasi Fe pada FeSO 4 ​ adalah +2 Bilangan oksidasi O pada FeSO 4 ​ adalah -2 Bilangan oksidasi S pada FeSO 4 ​ adalah +6 b. Identifikasi unsur yang mengalami oksidasi atau reduksi Unsur Fe mengalami reaksi oksidasi karena adanya kenaikan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2. Atom S pada senyawa SO 2 ​ mengalami kenaikan oksidasi dari +4menjadi +6 (oksidasi S pada senyawa FeSO 4 ​ . sehingga SO 2 ​ menjadi FeSO 4 ​ . Reaksi kedua : a. Bilangan oksidasi semua atom/unsur pada reaksi kedua Bilangan oksidasi Fe pada FeSO 4 ​ adalah +2 Bilangan oksidasi O pada FeSO 4 ​ adalah -2 Bilangan oksidasi S pada FeSO 4 ​ adalah +6 Bilangan oksidasi O pada O 2 ​ adalah 0 Bilangan oksidasi H dan O pada H 2 ​ O adalah +1 dan -2 Bilangan oksidasi Fe pada Fe 2 ​ O 3 ​ . H 2 ​ O adalah +3 Bilangan oksidasi O pada H 2 ​ SO 4 ​ adalah -2 Bilangan oksidasi S pada H 2 ​ SO 4 ​ adalah +6 b. Identifikasi unsur yang mengalami oksidasi atau reduksi FeSO 4 ​ mengalami reaksi oksidasi menjadi Fe 2 ​ O 3 ​ . H 2 ​ O karena adanya kenaikan bilangan oksidasi Fe dari +2 menjadi +3 O 2 ​ mengalami reaksi reduksi menjadi H 2 ​ SO 4 ​ karena adanya penurunan bilangan oksidasi dari 0 menjadi -2. Jadi, bilangan oksidasi masing-masing atom/unsur dapat terlihat pada poin a reaksi pertama dan kedua, reaksi yang terjadi pada korosi besi terdapat reaksi oksidasi pada reaksi pertama dan reaksi redokspada reaksi yang kedua.

Salah satu pemanfaatan reaksi redoks adalah pada reaksi korosi besi. Penentuan reaksi redoks dapat menggunakan konsep bilangan oksidasi. Penulisan reaksi korosi pada besi apabila dituliskan bilangan oksidasi tiap spesinya dapat dituliskan sebagai berikut:

Reaksi pertama :

a. Bilangan oksidasi semua atom/unsur pada reaksi pertama

Bilangan oksidasi   pada  adalah +2, karena  terdiri dari ion  dan ion . Untuk atom/unsur lain bilangan oksidanya adalah:

  • Bilangan oksidasi  adalah 0
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah +4
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah -2
  • Bilangan oksidasi   pada  adalah 0
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah +2
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah -2
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah +6

b. Identifikasi unsur yang mengalami oksidasi atau reduksi

  • Unsur  mengalami reaksi oksidasi karena adanya kenaikan bilangan oksidasi dari 0 menjadi +2.
  •  Atom  pada senyawa  mengalami kenaikan oksidasi dari +4 menjadi +6 (oksidasi  pada senyawa . sehingga  menjadi .

Reaksi kedua :

a. Bilangan oksidasi semua atom/unsur pada reaksi kedua

  • Bilangan oksidasi  pada  adalah +2
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah -2
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah +6
  • Bilangan oksidasi   pada  adalah 0
  • Bilangan oksidasi  dan   pada  adalah +1 dan -2
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah +3
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah -2
  • Bilangan oksidasi  pada  adalah +6

b. Identifikasi unsur yang mengalami oksidasi atau reduksi

  •  mengalami reaksi oksidasi menjadi  karena adanya kenaikan bilangan oksidasi  dari +2 menjadi +3
  •  mengalami reaksi reduksi menjadi  karena adanya penurunan bilangan oksidasi dari 0 menjadi -2.

Jadi, bilangan oksidasi masing-masing atom/unsur dapat terlihat pada poin a reaksi pertama dan kedua, reaksi yang  terjadi pada korosi besi terdapat reaksi oksidasi pada reaksi pertama dan reaksi redoks pada reaksi yang kedua.

Latihan Bab

Pendahuluan Redoks

Konsep Redoks Melibatkan Oksigen

Konsep Redoks Melibatkan Hidrogen

Konsep Redoks Melibatkan Elektron

193

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Tuliskan reaksi reduksi dan reaksi oksidasi darireaksi redoks berikut! Pb + PbO 2 ​ + HSO 4 − ​ + H + → PbSO 4 ​ + H 2 ​ O

82

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia