Roboguru

Perhatikan keterangan berikut!   Adanya gerakan separatis yang meng­ganggu stabilitas negara. Adanya perselisihan antarpartai. Kepercayaan rakyat kepada pelnerintah semakin pudar. Muncul desakan untuk memberiakukan kembali Undang-Undang Dasar 1945. Perdebatan yang berlarut-larut dalam Konstituante. Faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan Konstituante ditunjukkan oleh angka ....

Pertanyaan

Perhatikan keterangan berikut!
 

  1. Adanya gerakan separatis yang meng­ganggu stabilitas negara.
  2. Adanya perselisihan antarpartai.
  3. Kepercayaan rakyat kepada pelnerintah semakin pudar.
  4. Muncul desakan untuk memberiakukan kembali Undang-Undang Dasar 1945.
  5. Perdebatan yang berlarut-larut dalam Konstituante.


Faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan Konstituante ditunjukkan oleh angka ....space space 

  1. 1, 2, dan 3

  2. 1, 2, dan 4undefined

  3. 2, 3, dan 4undefined

  4. 2, 4, dan 5undefined

  5. 3, 4, dan 5undefined

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Konstituante adalah lembaga yang bertugas menentukan Undang-Undang dasar yang dibentuk melalui pemilu 1955. Konstituante dianggap gagal karena belum memiliki UUD karena kesulitan menentukan dasar negara. hal tersebut mendorong keinginan untuk kembali ke UUD 1945 dan mengakhiri sistem parlementer. Dengan demikian jawaban yang tepat adalah D.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Uga

Terakhir diupdate 05 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apa latar belakang munculnya penerapan demokrasi terpimpin oleh Presiden Sukarno?

Pembahasan Soal:

Demokrasi Terpimpin merupakan suatu periode pemerintahan yang berlangsung pada tahun 1959-1965. Dalam periode tersebut, presiden memegang kendali penuh atas jalannya pemerintahan. Hal tersebut berbeda dibandingkan periode sebelumnya (demokrasi liberal), dimana presiden hanya merupakan kepala negara sedangkan pemerintahan dipimpin oleh seorang perdana menteri. Diberlakukannya demokrasi terpimpin di Indonesia dilatarbelakangi oleh berbagai hal, seperti kegagalan Konstituante dalam merumuskan konstitusi baru, dikeluarkannya Dekrit Presiden 1959, serta kondisi politik nasional yang tidak stabil akibat sering dikeluarkannya mosi tidak percaya di parlemen.

Dengan demikian, latar belakang dibentuknya demokrasi terpimpin adalah kegagalan Konstituante dalam merumuskan konstitusi baru, dikeluarkannya Dekrit Presiden 1959, serta kondisi politik nasional yang tidak stabil. 

0

Roboguru

Latar belakang terbentuknya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ...

Pembahasan Soal:

Keputusan Presiden Nomor 150 Tahun 1959  tentang kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945, atau yang kemudian dikenal dengan sebutan Dekrit Presiden 5 Juli 1959, adalah keputusan presiden Indonesia pertama yang berisi tentang pembubaran Badan Konstituante hasil pemilu 1955 dan penggantian dari Undang-Undang Dasar Sementara 1950 ke Undang-Undang Dasar 1945.

Dalam perjalanan sejarah konstitusi di Indonesia, ketika sistem pemerintahan menerapkan sistem parlementer yang kemudian dalam periode sejarah disebut Masa Demokrasi Liberal (1950-1959), maka konsekuensi logisnya konstitusi yang digunakan adalah Undang-Undang Dasar Sementara 1950.

Sebab sifatnya yang masih sementara, maka perlu disusun konstitusi baru oleh suatu Badan Konstituante hasil pemilu 1955. Akan tetapi, dalam perkembangannya, Badan Konstituante itu tidak mampu mencapai kata sepakat sebab banyak kepentingan partai dan ideologi di dalamnya. Secara garis besar, ideologi itu terbagi ke dalam 3 kekuatan yakni Agamis, Nasionalis dan Komunis. Melihat situasi politik yang semakin kacau, akhirnya Soekarno berinisiatif untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.
Adapun isi dekrit tersebut, antara lain : 

  • dibubarkannya Badan Konstituante, 
  • tidak berlakunya UUDS 1950 dan diberlakukan kembali UUD 1945, serta
  • dibentuknya Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Dengan demikian, latar belakang dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah tidak sehatnya iklim situasi politik di Masa Demokrasi Liberal (1950-1959) dalam pembentukan konstitusi baru sebagai akibat tajamnya perbedaan ideologi partai politik, sehingga membuat Presiden Soekarno berinisiatif untuk mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959.

0

Roboguru

Salah satu penyebab dilaksanakannya Demokrasi Terpimpin adalah ....

Pembahasan Soal:

Demokrasi Terpimpin merupakan suatu periode pemerintahan yang berlangsung pada tahun 1959-1965. Dalam pemerintahan demokrasi terpimpin, presiden memegang penuh jalannya pemerintahan. Hal tersebut berbanding terbalik ketika masa pemerintahan demokrasi liberal, dimana presiden hanya merupakan kepala negara sedangkan pemerintahan dipimpin oleh seorang perdana menteri. Lahirnya demokrasi terpimpin disebabkan oleh kegagalan Konstituante dalam membentuk konstitusi baru atau UUD, gejolak politik ekonomi yang terjadi selama masa pemerintahan demokrasi liberal, hingga maraknya pemberontakan di sejumlah daerah.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C. 

0

Roboguru

Jelaskan hubungan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dengan dimulainya Masa Demokrasi Terpimpin ...

Pembahasan Soal:

Kehidupan politik pada Masa Demokrasi Liberal atau Parlementer yang berlangsung selama 9 tahun dari (1950-1959) diwarnai oleh ketidakstabilan dan inkonsistensi perubahan. Persaingan partai-partai politik yang menyebabkan terus pergantian kabinet sebanyak 7 kali selama rentang waktu 9 tahun. Selain itu, Dewan Konstituante hasil Pemilu 1955 yang bertugas untuk merumuskan Konstitusi baru belum juga mencapai kata sepakat diakibatkan karena tajamnya perbedaan ideologi di dalamnya. 
Dalam rangka mengatasi berbagai persoalan tersebut, akhirnya Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959 yang berisi sebagai berikut : 

  • pembubaran Dewan Konstituante hasil Pemilu 1955, 
  • tidak berlakunya Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) 1950 dan kembali berlakunya Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,
  • pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS) yang diberlakukan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Dengan adanya Dekrit Presiden ini maka berakhir salah satu Periode dalam Sejarah Indonesia yang dikenal Masa Demokrasi Liberal yang menerapkan sistem pemerintahan parlementer, ditandai dengan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan dan Presiden sebagai kepala negara, ke periode yang kemudian disebut sebagai Masa Demokrasi Terpimpin yang menerapkan sistem pemerintahan Presidensil dengan dipimpin oleh institusi kepresidenan yang sangat otoriter dan jauh dari nilai-nilai demokrasi universal.
Dengan demikian, Dekrit Presiden merupakan penanda dimulainya sistem Demokrasi Terpimpin sebab setelah dikeluarkannya Dekrit Presiden tersebut, posisi Presiden Soekarno tidak hanya sekedar sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. 

0

Roboguru

Jelaskan latar belakang timbulnya dekrit presiden 5 Juli 1959!

Pembahasan Soal:

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 atau Keputusan Presiden Nomor 150 Tahun 1959 tentang Kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 adalah dekrit yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno yang isinya meliputi pembubaran Konstituante, berlakunya kembali UUD 1945, dan tidak berlakunya lagi UUDS 1950, serta akan dibentuk MPRS dan DPAS. Dekret Presiden 1959 dilatarbelakangi oleh kegagalan Badan Konstituante untuk menetapkan UUD baru sebagai pengganti UUDS 1950. Anggota Konstituante mulai bersidang pada 10 November 1956, tetapi pada kenyataannya hingga tahun 1958 belum berhasil merumuskan UUD yang diharapkan.

Dengan demikian, latar belakang timbulnya dekrit presiden 5 Juli 1959 adalah kegagalan Badan Konstituante untuk menetapkan UUD baru sebagai pengganti UUDS 1950.

2

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved