Iklan

Iklan

Pertanyaan

Oksidasi ion sulfit ( SO 3 2 − ​ ) dapat dilakukan denganmenggunakan ion permanganat ( MnO 4 − ​ ) menurutreaksi berikut: 6 H + ( a q ) + 5 SO 3 2 − ​ ( a q ) + 2 MnO 4 − ​ ( a q ) → 5 SO 4 2 − ​ ( a q ) + 2 Mn 2 + ( a q ) + 3 H 2 ​ O ( l ) Dalam suatu reaksi digunakan 100 mL larutan H 2 ​ SO 3 ​ 0,10 M dan 100 mL larutan KMnO 4 ​ yang didapat daripengenceran 5 mL larutan KMnO 4 ​ 2,0 M. Jumlah mol elektron yang terlibat dalam reaksi tersebut adalah ....

Oksidasi ion sulfit () dapat dilakukan dengan menggunakan ion permanganat () menurut reaksi berikut: 

Dalam suatu reaksi digunakan 100 mL larutan  0,10 M dan 100 mL larutan yang didapat dari pengenceran 5 mL larutan  2,0 M.

Jumlah mol elektron yang terlibat dalam reaksi tersebut adalah ....space

  1. 0,02 molspace

  2. 0,04 molspace

  3. 0,08 molspace

  4. 0,10 molspace

  5. 0,12 molspace

Iklan

Q. 'Ainillana

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang benar adalah A.

jawaban yang benar adalah A.space

Iklan

Pembahasan

Reaksi redoks adalah singkatan dari reaksi reduksi dan oksidasi yang terjadi pada proses elektrokimia. Reaksi redoks berkaitan dengan pelepasan dan pengikatan elektron, atom oksigen, dan atom hidrogen. 6 H + ( a q } + 5 SO 3 2 − ​ ( a q } + 2 MnO 4 − ​ ( a q } → 5 SO 4 2 − ​ ( a q ) + 2 Mn 2 + ( a q } + 3 H 2 ​ O ( l ) Jumlah mol elektron yang terlibat pada reaksi redoks di atas dapat diketahuidengan meninjau penyetaraan reaksi redoks tersebut dengan cara menyamakan jumlah elektron (selisih bilangan oksidasi) di kedua ruas dengan menambahkan koefisien reaksi: sehingga diperoleh: Dengan demikian,setiap 5 mol SO 3 2 − ​ yang bereaksi akan melibatkan 10 mol elektron. Namun, untuk mengetahui jumlah mol elektron yang terlibat apabila dalam suatu reaksi digunakan 100 mL larutan H 2 ​ SO 3 ​ 0,10 M dan 100 mL larutan KMnO 4 ​ yang didapat daripengenceran 5 mL larutan KMnO 4 ​ 2,0 M, dapat dilakukan dengan cara berikut. 1. Menentukan konsentrasi KMnO 4 ​ yang digunakan untuk bereaksi Pada pengenceran berlaku: mol sebelum pengenceran ​ V 1 ​ × M 1 ​ 5 mL × 2 , 0 M M 2 ​ ​ = = = = ​ mol sesudah pengenceran ​ V 2 ​ × M 2 ​ 100 mL × M 2 ​ 0 , 1 M ​ Konsentrasi KMnO 4 ​ yang digunakan untuk bereaksi adalah 0,1 M. 2. Menentukan mol mula-mula dari zat yang bereaksi mol SO 3 2 − ​ mol KMnO 4 ​ ​ = = = = = = ​ [ SO 3 2 − ​ ] × volume SO 3 2 − ​ 100 mL × 0 , 10 M 10 mmol [ KMnO 4 ​ ] × volume KMnO 4 ​ 100 mL × 0 , 1 M 10 mmol ​ Reaksi redoks: Mol kedua pereaksi sama (masing-masing 10 mmol), namun koefisien reaksinya berbeda. Dalam hal ini, SO 3 2 − ​ merupakan pereaksi pembatas karena perbandingan mol dan koefisiennya lebih kecil dibandingkan MnO 4 − ​ , sehingga zat yang habis bereaksi adalah SO 3 2 − ​ sebanyak 10 mmol. 3. Menentukan jumlah mol elektron untuk setiap 10 mmol SO 3 2 − ​ Untuk setiap 5 mol SO 3 2 − ​ yang bereaksi, jumlah elektron yang terlibat sebanyak 10 mol, sedangkan untuk setiap 10 mmol SO 3 2 − ​ , jumlah elektron yang terlibat adalah sebanyak: 5 mol 10 mmol ​ × 10 mol = 20 mmol = 0 , 02 mol ​ Dengan demikian,untuk setiap 10 mmol SO 3 2 − ​ , jumlah elektron yang terlibat adalah sebanyak 0,02 mol. Jadi, jawaban yang benar adalah A.

Reaksi redoks adalah singkatan dari reaksi reduksi dan oksidasi yang terjadi pada proses elektrokimia. Reaksi redoks berkaitan dengan pelepasan dan pengikatan elektron, atom oksigen, dan atom hidrogen.

Jumlah mol elektron yang terlibat pada reaksi redoks di atas dapat diketahui dengan meninjau penyetaraan reaksi redoks tersebut dengan cara menyamakan jumlah elektron (selisih bilangan oksidasi) di kedua ruas dengan menambahkan koefisien reaksi:

sehingga diperoleh:

Dengan demikian, setiap 5 mol  yang bereaksi akan melibatkan 10 mol elektron.

Namun, untuk mengetahui jumlah mol elektron yang terlibat apabila dalam suatu reaksi digunakan 100 mL larutan  0,10 M dan 100 mL larutan yang didapat dari pengenceran 5 mL larutan  2,0 M, dapat dilakukan dengan cara berikut.

1. Menentukan konsentrasi  yang digunakan untuk bereaksi

Pada pengenceran berlaku:

Konsentrasi  yang digunakan untuk bereaksi adalah 0,1 M.

2. Menentukan mol mula-mula dari zat yang bereaksi

Reaksi redoks:

Mol kedua pereaksi sama (masing-masing 10 mmol), namun koefisien reaksinya berbeda. Dalam hal ini,  merupakan pereaksi pembatas karena perbandingan mol dan koefisiennya lebih kecil dibandingkan , sehingga zat yang habis bereaksi adalah  sebanyak 10 mmol.

3. Menentukan jumlah mol elektron untuk setiap 10 mmol 

Untuk setiap 5 mol  yang bereaksi, jumlah elektron yang terlibat sebanyak 10 mol, sedangkan untuk setiap 10 mmol , jumlah elektron yang terlibat adalah sebanyak:

space

Dengan demikian, untuk setiap 10 mmol , jumlah elektron yang terlibat adalah sebanyak 0,02 mol.

Jadi, jawaban yang benar adalah A.space

Latihan Bab

Konsep Redoks dan Biloks

Reaksi Redoks Spesial

Metode Setengah Reaksi

Metode Biloks

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

304

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Oksidasi ion sulfit ( SO 3 2 − ​ ) dapat dilakukan denganmenggunakan ion permanganat ( MnO 4 − ​ ) menurutreaksi berikut: 6 H + ( a q ) + 5 SO 3 2 − ​ ( a q ) + 2 MnO 4 − ​ ( a q ) → 5 SO 4 2 − ​ (...

49

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia