Iklan

Pertanyaan

Lukiskan dan nyatakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut ini terbuka atau tertutup serta tuliskan semua titik pojok yang mungkin terjadi. 2 x + y ≥ 16 , x + y ≥ 12 , x + 2 y ≥ 14 , x ≥ 0 , y ≥ 0

Lukiskan dan nyatakan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan linear berikut ini terbuka atau tertutup serta tuliskan semua titik pojok yang mungkin terjadi.

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

56

:

38

Klaim

Iklan

M. Iqbal

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dapat disimpulkan bahwa lukisan pada diagram kartesius SPtLDV seperti pada gambar di atas, kemudian DHP yang terbentuk berupa daerah terbuka dan titik pojok yaitu , , dan .

dapat disimpulkan bahwa lukisan pada diagram kartesius SPtLDV seperti pada gambar di atas, kemudian DHP yang terbentuk berupa daerah terbuka dan titik pojok yaitu left parenthesis 12 comma 0 right parenthesis, left parenthesis 4 comma 8 right parenthesis, dan left parenthesis 0 comma 16 right parenthesis.

Pembahasan

Diketahui: Ditanya: Lukiskan DHP dari SPtLDV, kemudian nyatakan DHP berupa daerah terbuka atau tertutup dan tulis titk-titik pojoknya! Jawab: Ingat bahwa untuk menentukan titik ekstrim juga harus menentukan DHP dari SPtLDV maka harus menentukan garis pembatas dari Pt yang diketahui dengan mengubahnya ke bentuk persamaan kemudian menentukan DHP berdasarkan syarat-syarat yang ada. Pertidaksamaan dan menunjukkan bahwa DHP berada pada kuadran I. Lukisan DHP dari ketiga garis pembatas , , dan dilakukan dengan melihat perpotongan garis itu terhadap sumbu koordinat kartesius. Menentukan titik potong garis Menentukan titik potong garis Menentukan titik potong garis Menentukan DHP Untuk karena nilai positif dengan tanda Pt maka DHP ada di atas garis Untuk karena nilai positif dengan tanda Pt maka DHP ada di atas garis Untuk karena nilai positif dengan tanda Pt maka DHP ada di atas garis Untuk maka DHP ada di kanan sumbu Untuk maka DHP ada di atas sumbu Dari hasil-hasil di atas maka dapat dibuat lukisan DHP dari SPtLDV sebagai berikut. Dilihat pada gambar bahwa DHP tersebut merupakan sebuah daerah terbuka. Menentukan titik ekstrim berdasarkan DHP di atas Titik perpotongan garis dan sumbu Titik perpotongan garis dan garis Titik perpotongan garis dan sumbu Jadi, dapat disimpulkan bahwa lukisan pada diagram kartesius SPtLDV seperti pada gambar di atas, kemudian DHP yang terbentuk berupa daerah terbuka dan titik pojok yaitu , , dan .

Diketahui:

  • 2 x plus y greater or equal than 16
  • x plus y greater or equal than 12
  • x plus 2 y greater or equal than 12
  • x greater or equal than 0
  • y greater or equal than 0

Ditanya: Lukiskan DHP dari SPtLDV, kemudian nyatakan DHP berupa daerah terbuka atau tertutup dan tulis titk-titik pojoknya!

Jawab:

Ingat bahwa untuk menentukan titik ekstrim juga harus menentukan DHP dari SPtLDV maka harus menentukan garis pembatas dari Pt yang diketahui dengan mengubahnya ke bentuk persamaan kemudian menentukan DHP berdasarkan syarat-syarat yang ada.

Pertidaksamaan x greater or equal than 0 dan y greater or equal than 0 menunjukkan bahwa DHP berada pada kuadran I. Lukisan DHP dari ketiga garis pembatas 2 x plus y equals 16x plus y equals 12, dan x plus 2 y equals 12 dilakukan dengan melihat perpotongan garis itu terhadap sumbu koordinat kartesius.

Menentukan titik potong garis 2 x plus y equals 16

Menentukan titik potong garis x plus y equals 12

Menentukan titik potong garis x plus 2 y equals 12

Menentukan DHP

  • Untuk 2 x plus y greater or equal than 16 karena nilai y positif dengan tanda Pt greater or equal than maka DHP ada di atas garis 2 x plus y equals 16
  • Untuk x plus y greater or equal than 12 karena nilai y positif dengan tanda Pt greater or equal than maka DHP ada di atas garis x plus y equals 12
  • Untuk x plus 2 y greater or equal than 12 karena nilai y positif dengan tanda Pt greater or equal than maka DHP ada di atas garis x plus 2 y equals 12
  • Untuk x greater or equal than 0 maka DHP ada di kanan sumbu Y
  • Untuk y greater or equal than 0 maka DHP ada di atas sumbu X

Dari hasil-hasil di atas maka dapat dibuat lukisan DHP dari SPtLDV sebagai berikut.

Dilihat pada gambar bahwa DHP tersebut merupakan sebuah daerah terbuka.

Menentukan titik ekstrim berdasarkan DHP di atas

  • Titik straight A left parenthesis 12 , 0 right parenthesis perpotongan garis x plus y equals 12 dan sumbu X
  • Titik straight B left parenthesis 4 , 8 right parenthesis perpotongan garis x plus y equals 12 dan garis 2 x plus y equals 16
  • Titik straight C left parenthesis 0 comma 16 right parenthesis perpotongan garis 2 x plus y equals 16 dan sumbu Y

Jadi, dapat disimpulkan bahwa lukisan pada diagram kartesius SPtLDV seperti pada gambar di atas, kemudian DHP yang terbentuk berupa daerah terbuka dan titik pojok yaitu left parenthesis 12 comma 0 right parenthesis, left parenthesis 4 comma 8 right parenthesis, dan left parenthesis 0 comma 16 right parenthesis.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Muthia Adya Fenna

Pembahasan lengkap banget

Iklan

Pertanyaan serupa

Nilai maksimum dari f ( x , y ) = 6 x + 4 y yang memenuhi sistem pertidaksamaan 2 x + y ≤ 4 , x + y ≤ 3 , x ≥ 0 , dan y ≥ 0 adalah ...

2

4.9

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia