Roboguru

Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

Pertanyaan

Konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....space

Pembahasan Soal:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konjungsi adalah kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat. Berdasarkan fungsinya, konjungsi diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  1. Konjungsi aditif, yaitu kata penghubung yang memberikan keterangan tambahan. Itulah mengapa jenis yang satu ini sering juga disebut dengan konjungsi gabungan. Tapi, tanpa mengubah keterangan di dalam kalimat sebelumnya. Contoh kata penghubungnya, yaitu: dan, bahkan, selain itu, dan serta.
  2. Konjungsi Adversatif, yaitu kata penghubung yang menghubungkan kedua gagasan yang berlawanan atau menyatakan kontras. Contoh kata penghubungnya, yaitu: namun, meskipun, tetapi, dan melainkan.
  3. Konjungsi Klausa, yaitu kata penghubung yang memiliki fungsi untuk menghubungkan dua gagasan yang memiliki hubungan sebab-akibat. Contoh kata penghubungnya, yaitu: jadi, karena, sebab, dan sehingga.
  4. Konjungsi Temporal, yaitu kata penghubung yang berfungsi untuk menyatakan waktu atau suatu hubungan kronologi yang ada atau terjadi di dalam teks serta terdapat suatu hasil.Ccontoh kata penghubungnya, yaitu: kemudian, lalu, setelahnya, dan sebelumnya.
  5. Konjungsi disjungtif atau pilihan Konjungsi disjungtif digunakan untuk menghubungkan dua unsur yang sederajat, dengan memilih salah satu hal dari dua hal tersebut. Contoh konjungsinya: atau, maupun, baik, entah.

    Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Konjungsi: Pengertian dan Macamnya", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/skola/read/2021/03/09/205803869/konjungsi-pengertian-dan-macamnya?page=all.
    Penulis : Vanya Karunia Mulia Putri
    Editor : Nibras Nada Nailufar

    Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
    Android: https://bit.ly/3g85pkA
    iOS: https://apple.co/3hXWJ0L
    Konjungsi disjungtif atau pilihan, yaitu kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan dua unsur yang sederajat, dengan memilih salah satu hal dari dua hal tersebut. Contoh kata penghubungnya, yaitu atau, maupun, baik, entah.

Berikut ini adalah analisis penggunaan konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf di atas, yaitu:

  • Konjungsi yang tepat digunakan pada kalimat kedua yang berbunyi "Mereka berupaya menerapkan gaya hidup sehat (...) ramah lingkungan." adalah kata "dan" karena menunjukkan suatu keterangan tambahan atau gabungan antara kata "hidup sehat dan ramah lingkungan".
  • Konjungsi yang tepat digunakan pada kalimat ketiga yang berbunyi "Isu konservasi (...) kelestarian lingkungan seperti penurunan emisi karbon (...) pembatasan penggunaan limbah plastik sering dikampanyekan di kawasan urban." adalah kata "dan" untuk melengkapi kata "konservasi dan kelestarian lingkungan" karena menunjukkan suatu keterangan tambahan atau gabungan antara kata sedangkan kata "atau" untuk melengkapi kata "penurunan emisi karbon atau pembatasan penggunaan limbah plastik"  karena menunjukkan dua unsur yang sederajat, dengan memilih salah satu dari dua hal yang sama maknanya.
  • Konjungsi yang tepat digunakan pada kalimat keempat yang berbunyi "(...), kepedulian seperti itu belum menyentuh seluruh yang masyarakat urban." adalah kata "namun" karena menunjukkan gagasan yang berlawanan terhadap gagasan sebelumnya.

Berdasarkan analisis di atas, maka konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah "Masyarakat perkotaan sudah cukup sadar akan isu lingkungan. Mereka berupaya menerapkan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Isu konservasi dan kelestarian lingkungan seperti penurunan emisi karbon atau pembatasan penggunaan limbah plastik sering dikampanyekan di kawasan urban. Namun, kepedulian seperti itu belum menyentuh seluruh yang masyarakat urban."


Dengan demikian, konjungsi yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah dan, dan, atau, namun.space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Juliana

Mahasiswa/Alumni STKIP Siliwangi Bandung

Terakhir diupdate 06 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kata penghubung yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adaIah ....

Pembahasan Soal:

Kata penghubung adalah kata yang kegunaannya menghubungkan dua kata atau bagian-bagian kalimat lainnya sehingga kalimat itu menjadi padu.

Kata penghubung itu sendiri ada bermacam-macan jenisnya, diantaranya:

  • Hubungan tujuan, contohnya: biarpun, meskipun, sekalipun, walaupun.
  • Hubungan konsesif, contohnya: sungguhpun, kendatipun.
  • Hubungan pemiripan, contohnya: seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti.
  • Hubungan penyebaban, contohnya: sebagai, laksana.
  • Hubungan pengakibatan, contohnya: sebab, karena, oleh karena.
  • Hubungan syarat agar, supaya, biar contohnya: sehingga, sampai, makanya, jika, kalau, jikalau, asalkan, apabila, manakala.

Berikut ini adalah analisis penggunaan kata konjungsi pada kalimat di atas, yaitu:

  1. Kalimat pertama yang berbunyi "Berbagai macam aksi demo terjadi di mana-mana." menyatakan hubungan penyebaban.
  2. Kalimat kedua yang berbunyi "Hal ini terjadi ... ketidakpuasaan terhadap berbagai kebijakan yang ada." menyatakan hubungan pengakibatan dari kalimat pertama sehingga kata penghubung yang tepat adalah kata "karena".
  3. Kalimat ketiga yang berbunyi " ... aksi ini tidak segera ditanggapi dengan bijaksana oleh yang berwenang, dikhawatirkan akan menimbulkan gangguan sosial." menyatakan hubungan persyaratan sehingga kata penghubung yang tepat adalah kata "apabila".

Berdasarkan analisis di atas, maka kata penghubung yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adaIah "karena" dan "apabila".


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A.space

Roboguru

Cermati kutipan teks berikut!   Modal utama untuk melawan berita hoax adalah akal sehat. Akal sehat mengajarkan ... sulit ditemui berita yang benar pada saat banjir informasi. ..., akal sehat menging...

Pembahasan Soal:

Konjungsi adalah kata hubung yang berfungsi menghubungkan antarklausa atau antarkalimat. Konjungsi terbagi menjadi dua jenis, yakni konjungsi intrakalimat dan antarkalimat. Konjungsi intra kalimat berfungsi untuk konjungsi berfungsi untuk menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, hingga klausa dengan klausa. Sementara itu, konjungsi antarkalimat berfungsi menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya.

Dengan demikian, konjungsi yang tepat untuk melengkapi teks tanggapan tersebut adalah bahwa, jadi, dan untuk.space 

Roboguru

Kalimat gabung hubungan pengandaian dari kedua kalimat tersebut adalah ...

Pembahasan Soal:

Kalimat pengandaian adalah kalimat yang berisikan perkiraan-perkiraan atau angan-angan atas keadaan yang belum terjadi. Contoh kalimat pengandaian, yaitu: andaikan, apabila, bila, jika, seandainya, kalau.

Berikut ini adalah analisis penggunaan kalimat pengandaian yang tepat pada setiap pilihan jawaban, yaitu:

  • Pada pilihan A yang berbunyi "Karena nilai ujianku cukup baik, aku akan melanjutkan ke SMA unggulan itu." merupakan kalimat pengakibatan karena kata hubung yang digunakan adalah kata "karena".
  • Pada pilihan B yang berbunyi "Nilai ujianku cukup baik, sehingga aku akan melanjutkan ke SMA unggulan itu." merupakan kalimat persyaratan karena kata hubung yang digunakan adalah kata "sehingga".
  • Pada pilihan C yang berbunyi "Nilai ujianku cukup baik sebab aku akan melanjutkan ke SMA unggulan itu." merupakan kalimat penyebaban karena kata hubung yang digunakan adalah kata "sebab"
  • Pada pilihan D yang berbunyi "Kalau nilai ujianku cukup baik, aku akan melanjutkan ke SMA unggulan itu." merupakan kalimat pengandaian karena kata hubung yang digunakan adalah kata "kalau".

Berdasarkan analisis di atas, maka kalimat gabung hubungan pengandaian dari kedua kalimat tersebut adalah  "Kalau nilai ujianku cukup baik, aku akan melanjutkan ke SMA itu".


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan D.space

Roboguru

Carilah kaidah kebahasaan teks tanggapan pada teks tersebut. Tulislah kalimatnya dan garis bawahi kata yang dimaksud!

Pembahasan Soal:

Berikut kaidah kebahasaan teks tanggapan:

  1. Menggunakan bahasa deskriptif agar tanggapan terhadap sesuatu menjadi lebih spesifik.
     
  2. Menggunakan pernyataan berupa kalimat saran atau rekomendasi di akhir teks.
     
  3. Terdapat kata-kata penilaian, seperti pujian atau kritikan. Pujlan berarti penghargaan yang tulus, dan kritikan berfokus pada keunggulan bukan kelemahan.

Dengan demikian, berikut kaidah kebahasaan teks tanggapan pada teks tersebut:

  1. Menggunakan bahasa deskriptif: Metode foxfire sebenarnya merupakan metode penugasan atau pemberian tugas kepada peserta didik untuk melakukan kajian kemasyarakatan ke suatu daerah, kemudian hasil kajian itu disusun dalam bentuk tulisan singkat, dan akhirnya diterbitkan sebagai bentuk laporan.
     
  2. Menggunakan bahasa deskriptif: Tujuan yang akan dicapai dengan menggunakan metode ini adalah untuk (1) meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga warisan sosial dan budaya masyarakat, (2) meningkatkan keterampilan siswa dalam proses pengumpulan data, dan (3) meningkatkan keterampilan menulis.
     
  3. Terdapat kata-kata penilaian (pujian): Metode mengajar ini memiliki kelebihan yang luar biasa.
     
  4. Terdapat kata-kata penilaian (pujian): Metode ini dikatakan baru dan cukup unik sejalan dengan penerapan pendekatan PAKEM yang sedang dikembangkan.
     
  5. Terdapat kata-kata penilaian (kritikan): Metode mengajar ini memang memiliki beberapa kelemahan sebagai berikut.
     
  6. Menggunakan pernyataan berupa kalimat saran atau rekomendasi: Jika metode ini dapat diterapkan, saya yakin akan berdampak sangat positif kepada siswa. Apalagi kalau hasil pekerjaan siswa tersebut diterbitkan dan dipasarkan, tentu sangat membanggakan.undefined 
Roboguru

Karena (1) sampah-sampah tidak dibuang pada tempatnya, kota akan kotor, sedangkan (2) tumpukan sampah merupakan (3) sumber penyakit. Kata-kata bercetak miring pada kalimat tersebut tepat diganti deng...

Pembahasan Soal:

Kata penghubung adalah kata yang kegunaannya menghubungkan dua kata atau bagian-bagian kalimat lainnya sehingga kalimat itu menjadi padu.

Kata penghubung itu sendiri ada bermacam-macan jenisnya, diantaranya:

  • Hubungan penyebaban, contohnya: sebagai, laksana, menjadi.
  • Hubungan pengakibatan, contohnya: sebab, karena, oleh karena.
  • Hubungan syarat agar, supaya, biar contohnya: sehingga, sampai, makanya, jika, kalau, jikalau, asalkan, apabila, manakala.
  • Menyatakan konsekuensi, kebalikan, kelanjutan, pertentangan, penambahan, pendahulu, dan penguatan, contohnya selain itu, lagipula, tak hanya itu.

Berikut ini adalah analisis penggunaan kata konjungsi yang tepat untuk mengganti kata yang bercetak miring pada kalimat di atas, yaitu:

  • Kata pertama harus dilengkapi dengan kata hubung yang menyatakan syarat, sehingga kata "karena" dapat diganti dengan kata "jika".
  • Kata kedua harus dilengkapi dengan kata hubung yang menyatakan konsekuensi, sehingga kata "sedangkan" dapat diganti dengan kata "selain itu".
  • Kata ketiga harus dilengkapi dengan kata hubung penyebaban sehingga kata "merupakan" dapat diganti dengan kata "menjadi"

Berdasarkan analisis di atas, maka kata penghubung yang tepat untuk menggganti kata-kata yang bercetak miring pada kalimat tersebut adalah "Jika (1) sampah-sampah tidak dibuang pada tempatnya, kota akan kotor, selain itu (2) tumpukan sampah menjadi (3) sumber penyakit".


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan B.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved