Iklan

Pertanyaan

Jelaskan ungkapan ungkapan adat ge mauri syara, syara mauri Kitabullah dalam masyarakat Tidore!

Jelaskan ungkapan ungkapan adat ge mauri syara, syara mauri Kitabullah dalam masyarakat Tidore!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

23

:

24

Klaim

Iklan

A. Jasmine

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

ungkapan masyarakat Tidore, yaitu " Adat ge mauri syara, syara mauri Kitabullah " berarti adat bersendi pada syariat (Islam) dan Syariat (Islam) yang bersendi pada kitab Allah SWT (Al-Qur’an).

 ungkapan masyarakat Tidore, yaitu "Adat ge mauri syara, syara mauri Kitabullah"  berarti adat bersendi pada syariat (Islam) dan Syariat (Islam) yang bersendi pada kitab Allah SWT (Al-Qur’an). 

Pembahasan

Landasan dan falsafah sosial masyarakatTidore merupakan usaha para ulama dengan toleransi ide dan kebijaksanaan para kaum pribumi dalam menerima membantu proses Islamisasi. Hal ini membuatsatu kekuatan fondasi sosial, yakni“Adat ge mauri Syara, Syara mauri Kitabullah” yang artinya adat bersendi pada syariat (Islam) dan Syariat (Islam) yang bersendi pada kitab Allah SWT (Al-Qur’an). Oleh karena itu, setiap tata budaya yang dilaksanakan oleh adat Tidore tak pernah keluar dari garis islam dan ketata-sosialannya sebagaimana peradaban Islam lainnya, yakni tata krama (kesopanan dan kesusilaan), etika (perilaku), dan norma-norma islam. Dengan demikian,ungkapan masyarakat Tidore, yaitu " Adat ge mauri syara, syara mauri Kitabullah " berarti adat bersendi pada syariat (Islam) dan Syariat (Islam) yang bersendi pada kitab Allah SWT (Al-Qur’an).

Landasan dan falsafah sosial masyarakat Tidore merupakan usaha para ulama dengan toleransi ide dan kebijaksanaan para kaum pribumi dalam menerima membantu proses Islamisasi. Hal ini membuat satu kekuatan fondasi sosial, yakni “Adat ge mauri Syara, Syara mauri Kitabullah” yang artinya adat bersendi pada syariat (Islam) dan Syariat (Islam) yang bersendi pada kitab Allah SWT (Al-Qur’an). Oleh karena itu, setiap tata budaya yang dilaksanakan oleh adat Tidore tak pernah keluar dari garis islam dan ketata-sosialannya sebagaimana peradaban Islam lainnya, yakni tata krama (kesopanan dan kesusilaan), etika (perilaku), dan norma-norma islam.

Dengan demikian, ungkapan masyarakat Tidore, yaitu "Adat ge mauri syara, syara mauri Kitabullah"  berarti adat bersendi pada syariat (Islam) dan Syariat (Islam) yang bersendi pada kitab Allah SWT (Al-Qur’an). 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Pembentukan Uli Lima dan Uli Siwa oleh Kerajaan Ternate dan Tidore bertujuan untuk...

4

4.6

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia