Jadi, pH larutan garam tersebut sebesar 7 + log 4,7
Garam dari asam lemahdan basa kuatjika dilarutkan dalam air juga akan mengalami hidrolisis sebagian. Hal ini disebabkan karena aniondari asam lemah dapat terhidrolisis, sedangkan kationdari basa kuat tidak mengalami hidtrolisis.
Garam KNO 2 adalah garam yang terbentuk dari asam lemah HNO 2 dan basa kuat KOH . Sehingga anoin dari garam tersebut yang akan terhidrolisis.
Reaksi ionisasi :
KNO 2 → K + + NO 2 − 0 , 1 M 0 , 1 M
Reaksi hidrolisis :
NO 2 + H 2 O ⇌ HNO 2 + OH −
Adanya ion OH − menyebabakn sifat garam tersebut menjadi basa. Sehingga untuk menentukan pH larutan tersebut bisa menggunakan persamaan berikut :
[ OH − ] = K a K w × [ NO 2 − ] [ OH − ] = 4 , 5 × 1 0 − 4 1 0 − 14 × 0 , 1 [ OH − ] = 0 , 47 × 1 0 − 6 [ OH − ] = 4 , 7 × 1 0 − 7 pOH = 7 − lo g 4 , 7 pH = 14 − ( 7 − lo g 4 , 7 ) pH = 7 + lo g 4 , 7
Dari persamaan di atas diperoleh pH larutan garam tersebut sebesar 7 + log 4,7.
Jadi, pH larutan garam tersebut sebesar 7 + log 4,7
Garam dari asam lemah dan basa kuat jika dilarutkan dalam air juga akan mengalami hidrolisis sebagian. Hal ini disebabkan karena anion dari asam lemah dapat terhidrolisis, sedangkan kation dari basa kuat tidak mengalami hidtrolisis.
Garam KNO2 adalah garam yang terbentuk dari asam lemah HNO2 dan basa kuat KOH. Sehingga anoin dari garam tersebut yang akan terhidrolisis.
Reaksi ionisasi :
KNO2→K++NO2−0,1M0,1M
Reaksi hidrolisis :
NO2+H2O⇌HNO2+OH−
Adanya ion OH− menyebabakn sifat garam tersebut menjadi basa. Sehingga untuk menentukan pH larutan tersebut bisa menggunakan persamaan berikut :