Iklan

Pertanyaan

Gambar di bawah menunjukkan sebuah balok( w = 10 N) tergantung pada seutas tali yangdililitkanmengitari sebuah silinder pejal ( w = 40 N, R = 0,2 m).Permukaan mendatartempat silinder bergerak adalahlicin (gesekan diabaikan). Katrol juga dianggap licin.Tentukan percepatan balok dan tegangan dalam talipenghubung! ( g = 10 m/s 2 )

Gambar di bawah menunjukkan sebuah balok (w = 10 N) tergantung pada seutas tali yang dililitkan mengitari sebuah silinder pejal (w = 40 N, R = 0,2 m). Permukaan mendatar tempat silinder bergerak adalah licin (gesekan diabaikan). Katrol juga dianggap licin. Tentukan percepatan balok dan tegangan dalam tali penghubung! (g = 10 m/s2)space 
 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

23

:

29

Klaim

Iklan

A. Aulia

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

percepatan dan tegangan tali sistem adalah 2 m/s 2 dan 4 N .

 percepatan dan tegangan tali sistem adalah 2 m/s2 dan 4 N  .

Pembahasan

Diketahui : Silinder pejal dengan R = 0,2 m, W = 40 N ( M = 4 kg) w b = 10 N ( m = 1 kg) g = 10 m/s 2 DItanya : a ? T ? Penyelesain : Torsi atau momen gaya adalah gaya pada sumbu putar yang dapat menyebabkan benda bergerak melingkar atau berputar. Terdapat dua persamaan untuk menghitung momen gaya sebagai berikut. Hanya silinder yang mengalami gerak rotasi sehingga persamaan torsi hanya berlaku pada silinder. Yang membuat silinder berputar adalah gaya tegangan tali sehingga gaya yang dipakai tegangan tali. . Untuk menghitung tegangan tali, gunakan persaman Hukum II Newton dengan melihat gaya-gaya pada sistem seperti pada gambar. Katrol licin sehingga katrol tidak berputar yang berarti percepatan sudut katrol nol. Oleh karena itu, besar tegangan tali ( T ) sama. Masukkan nilai percepatan ke gaya tegangan tali. . Dengan demikian,percepatan dan tegangan tali sistem adalah 2 m/s 2 dan 4 N .

Diketahui :

Silinder pejal dengan R = 0,2 m, W = 40 N (M = 4 kg)

wb = 10 N (m = 1 kg)

= 10 m/s2

DItanya : a ? T ?

Penyelesain :

Torsi atau momen gaya adalah gaya pada sumbu putar yang dapat menyebabkan benda bergerak melingkar atau berputar. Terdapat dua persamaan untuk menghitung momen gaya sebagai berikut.

tau equals F r tau equals I alpha   

Hanya silinder yang mengalami gerak rotasi sehingga persamaan torsi hanya berlaku pada silinder. Yang membuat silinder berputar adalah gaya tegangan tali sehingga gaya yang dipakai tegangan tali.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell F r end cell equals cell I alpha end cell row cell T up diagonal strike R end cell equals cell 1 half M up diagonal strike R squared end strike fraction numerator a over denominator up diagonal strike R end fraction end cell row T equals cell 1 half 4 a end cell row blank equals cell 2 a end cell end table .

Untuk menghitung tegangan tali, gunakan persaman Hukum II Newton dengan melihat gaya-gaya pada sistem seperti pada gambar. Katrol licin sehingga katrol tidak berputar yang berarti percepatan sudut katrol nol. Oleh karena itu, besar tegangan tali (T) sama.


 

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell begin inline style sum for blank of end style F end cell equals cell left parenthesis m plus M right parenthesis a end cell row cell m subscript b g minus T plus T end cell equals cell left parenthesis m plus M right parenthesis a end cell row cell m subscript b g end cell equals cell left parenthesis m plus M right parenthesis a end cell row 10 equals cell left parenthesis 1 plus 4 right parenthesis a end cell row 10 equals cell 5 a end cell row cell 10 over 5 end cell equals a row cell 2 space straight m divided by straight s squared end cell equals a row blank blank blank end table   

Masukkan nilai percepatan ke gaya tegangan tali.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row T equals cell 2 a end cell row blank equals cell 2 times 2 end cell row blank equals cell 4 space straight N end cell end table .

Dengan demikian, percepatan dan tegangan tali sistem adalah 2 m/s2 dan 4 N  .

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

ChristWang

percepatan sudut kok jadi a/R

Iklan

Pertanyaan serupa

Jika τ adalah momen gaya (Nm). I = momen inersia ( kgm 2 ) dan α = percepatan sudut ( rad / s 2 ),maka hubunganmatematis yang benar dari ketiga besaran tersebut ...

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia